
Sejam kemudian
"Haus...."
"Udah nyari-nyari di seluruh gedung kok ngak ada juga minuman kaleng", kata ku kelelahan
"Tolong lah, bersemangat sih boleh tapi KALAU NGAK ADA AIR GIMANA MAU HIDUP UI!", teriak ku marah kepada raja
"Bodoh lah, mana mungkin dia ngedengarin keluhan ku", aku pun melanjutkan perjalanan
Saat diriku sedang berada di pusat kota, aku mencoba mencari seseorang yang kata King ada 11 orang selain diriku. Namun saat aku sudah menunggu 3 jam lebih tidak ada seorang pun yang datang.
"Hm.....hm.....", Kata ku masih sabar
"Gimana oi!, Kok ngak ada yang datang!", Akhirnya emosi ku meluap.
Hingga saat aku sedang berbaring melihat langit yang mulai malam, aku mulai kehausan,
"Tolong apa tidak ada air disini?", Tanyaku ke hausan
"Bruk!", Tiba tiba sebuah benda mengenai kepalaku
"Aduh sakit, apa-apaan ini?", Aku mengangkat benda itu
Saat aku melihatnya ternyata benda yang dingin itu adalah sebotol air minum yang berukuran lumayan besar
"Hua..... Ada air!", Teriakku sambil meminum nya
Dalam kegelapan gedung ada seseorang yang mulai mengamati ku
"He.... Mission sukses", kata orang itu tersenyum sinis
Pada saat itu insting ku mulai merasakan adanya aura dari seseorang yang cukup jauh dari tempat ku berada
"He... Udah ada yang muncul ya, boleh juga", kata ku mengamati
__ADS_1
"Apakah dia tahu aku ada disini?!", Orang itu terkejut melihatku menoleh kebelakang
"Deg...deg...deg...."
"Hm........", Aku masih mengamati
"Deg....deg....deg..."
"Ah bodolah, lanjut minum aja", kata ku melanjutkan minum
"Bruk", orang itu terjatuh
"Hadeh dasar sialan, aku kira dia tahu lokasi ku ternyata cuma lagi nyari angin toh", kata orang itu lega
Saat orang di balik gedung melihat teropong nya tiba-tiba
"Kemana orang tadi itu pergi?, Sial!", Ia marah lalu membanting teropong nya
"Hei kakak tidak baik loh mengintai orang yang sedang minum"
"Hehe, udah telat loh, tak!", Kataku sambil membuat orang itu pingsan
"Emangnya siapa sih o... Eh kok pandangan ku kabur", tiba-tiba 0 ku kabur dan badanku melemah
"Bruk", Akupun terjatuh dan pingsan
"Zi... Bangun, Zi..... Bangun!", Suara orang yang ku kenali terdengar
"Apakah aku sudah mati?, Apakah memang diriku ini tidak ada gunanya?", Tanya diriku didalam kesedihan
"Heh.... Bagaimana kalau kau bangun lagi!"
"Siapa itu!", Kata ku
"Kau tidak perlu tahu Zi, sekarang bangunlah aku berikan kau kesempatan ke 2"
__ADS_1
"Hah...ha...hah....", Aku terbangun di ruangan aneh
"Dimana ini?", Tanyaku melihat sekeliling
"Zi... Zi.... Akhirnya, untunglah kau sadar", kata seseorang yang tidak asing bagi ku
"Eh kau bukannya..", belum selesai aku berbicara
"Hup", tiba-tiba ada seseorang yang langsung memeluk ku dengan erat
Perasaan ini, perasaan yang sangat sedih. Aku tahu ada satu orang yang sangat peduli padaku. Hanya dia yang bisa berbuat seperti ini kepada ku, siapa lagi kalau bukan ' Yui '.
"Eh", aku membalikkan pandangan
Seketika aku merasa tenang dan nyaman
"Ternyata kau Yui", kataku sambil mengelus kepalanya
"Zi.. Zi.... Kau masih hidup kan", tanya dia sangat sedih
"Iya Yui, aku masih hidup dan sedang kau peluk juga", Jawab ku dengan rasa senang
"Bodoh, Zi bodoh..... Siapa yang menyuruh mu untung sendirian di dalam sana", balas Yui sambil memukul ku
"Maaf ya sudah membuat mu khawatir", kata ku membersihkan air matanya
Suasana yang sangat nyaman, rasa yang tak ingin pergi akhirnya bisa aku rasakan di sini bersama dengan seseorang yang begitu peduli padaku. Walau ia adalah orang kaya, perbuatan nya sangatlah berbeda dengan mereka yang selalu menghinaku.
"Yui jika misalkan aku pergi ke suatu tempat a....", Lagi lagi perkataan ku dipotong oleh nya
"Zi kau tidak boleh pergi lagi, kau harus berada paling jauh cuma 1 meter dari ku, dan jika kau mau pergi aku juga akan ikut!", Kata Yui serius
Mendengar kata-kata itu dari Yui membuat diriku merasa tambah nyaman tanpa perlu mendengar kata yang tak ingin aku dengar
"Terimakasih Yui", balas ku memeluk nya sambil tidur di sampingku
__ADS_1