
-Antara hidup dan mati-
"sial kita sudah terlambat bocah", ekspresi paman mulai berubah.
"Kenapa memangnya paman", tanya Yui.
"Nak kamu harus bersabar karena ini semua tidak akan mudah untuk dilakukan", Paman kemudian berbalik arah.
Entah kenapa paman berbalik arah, hingga membuat Yui menjadi cemas. Namun saat dia melihat kembali ke rumah sakit ia pun mulai marah kepada paman.
"Paman....Tunggu dulu",Yui memegang kerah belakang baju paman dan membalikkan arah jalannya.
"Coba jelas kan paman kenapa kita sudah terlambat?!",Yui marah.
Paman ketakutan karena melihat aura seram dari Yui,
"Jadi gini kita sudah terlambat karena rumah sakit itu sudah tidak bisa kita masuki",jelas paman.
"Masuki ya!!!"
Yui kemudian menarik nafas panjang dan berkata,
"INI MASIH JAM 4 PAGI BAGAIMANA TIDAK RUMAH SAKITNYA TUTUP!!"
"Tapi kan rumah sakit buka 24 jam Yui",balas paman terpojok.
Yui pun semakin marah dan berkata,"Baca paman!,rumah sakit ini cuma buka sampai jam 11 malam dan buka jam 5 pagi!!"
Yui mengarahkan kertas yang ada di dinding pagar ke arah paman.
__ADS_1
Paman mulai membaca info dari kertas itu dan sadar kalau rumah sakit ini bukanlah rumah sakit yang buka 24 jam.
"Hahahaha....... ternyata kau lebih pintar dari dugaan ku Yui",paman tertawa.
"Diam!",balas Yui sinis.
"Baik nyonya",paman pun menangis di pojok tempat mereka berada.
Setelah beberapa lama kemudian mereka menunggu rumah sakit itu buka dengan pembicaraan yang tidak jelas serta tidak ada manfaatnya,Hingga akhirnya rumah sakit itu buka.
Namun setelah rumah sakit itu buka biasanya sangatlah tenang dan damai namun sesaat setelah mereka buka suasana menjadi kacau dan rusuh.Banyak dokter yang masih berada dirumah sakit itu berlarian kesana kesini dan juga ada seorang pasien yang diangkut ke ruang darurat intensif.
"Eh paman,lihat itu bukannya Zi",Kata Yui.
"Mana yu,kok ngak kelihatan",Balas paman.
"Bukan kesana tapi kearah sana",Yui memutarkan kepala paman.
Mereka berlari kearah pasien itu dan berharap agar Zi tidak apa apa walaupun harapan itu hanya satu persen terkabulkan.
"Dok ada apa ini?"tanya paman.
"Anda siapa?,apakah keluarga korban?"balas dokter tergesa gesa.
"Saya pamannya dok"
Tiba tiba dokter membawa paman kearah tempat darurat bersama dengan korban.
"Jadi begini,keluarga bapak sekarang sedang sekarat dan ia juga pernah kehilangan detak jantung untuk sesaat"kata seseorang dokter disana.
__ADS_1
Saat dokter dan paman ku sedang berusaha membuat diriku selamat dari koma, Aku yang sedang berbaring ternyata hanyalah tubuhku.
"Aduh..... Aku dimana ini", tanya ku melihat sekitar
"Apakah ini surga?, Atau neraka?", Lanjut ku.
Diriku kemudian berdiri dan berjalan-jalan di sekitar tempat itu untuk mencari petunjuk, hingga aku menemukan sebuah info tentang tempat yang sedang aku kelilingi, tempat itu bernama "End"
"Eh.... Kok norak amat namanya", kata ku
Namun tiba-tiba terdengar suara yang begitu keras,
"Tes...Tes...!"
"Aduh kok keras amat suaranya", kataku sambil menutup telinga
"Selamat datang wahai anak anak ku di kerajaan saya, saya adalah King, dan kalian adalah pion. Terlebih lagi ada 12 orang dari kalian yang terpilih untuk memasuki ruangan ini, jadi gimana menurut kalian?, Hihi..... Yap, langsung aja kita mulai acaranya", suara keras berhenti.
"Eh... Maksudnya apaan?, Ada 12 orang dan aku salah satunya berarti?", Diriku mulai berpikir
King mengatakan kepada kami bahwa di dunia ini ada 12 orang yang dipilih, walaupun aku tidak tahu siapa-siapa saja yang dipilih, namun satu hal yang pasti, mereka yang berada disini pasti sedang terbaring kritis di dunia nyata.
Namun bagaimana cara kami berdua belas untuk kembali ke dunia nyata?, Akhirnya aku memutuskan untuk mencari beberapa petunjuk tambahan lalu menyatukan nya menjadi satu.
Semua petunjuk yang aku kumpulkan akhirnya saling berkaitan hingga mengarah ke sebuah bangunan di ujung dari tempat ku di panggil.
"Ok, baiklah ini seru juga", kata ku bersemangat
"Di dunia nyata, aku hanyalah sampah dan tidak memiliki siapa pun, selalu dihina dan tidak dapat menikmati petualangan ku sendiri"
__ADS_1
"Tapi disini beda, aku bisa berbuat semauku tanpa harus mengharapkan belas kasihan dari orang lain, Wahai King Ayo kita mulai game nya!", Kata ku menantang
Namun aku tidak tahu, bahwa yang menunggu bukanlah sesuatu yang mudah untuk diselesaikan namun sesuatu itu sangatlah.......