
setelah itu Risna berkata padaku "kau harus pergi keselamatan dunia ini ada padamu, sekarang Kakakku sudah mati permintaanku sudah selesai Sekarang waktunya untuk berpisah Pergilah aku akan menghancurkannya dengan ledakan kristal dan cahaya" "tidak aku tidak akan meninggalkanmu di sini Jika kita harus pergi kita harus pergi bersama" kataku sambil menggandeng tangannya lalu Rahma berkata "Biar aku saja kalian larilah"" tidak ini tugasku hanya ini yang bisa aku lakukan kalian berdua larilah cepat" Risna berkata sambil tersenyum ,raja iblis pun bersiap menuju ke arahku Risna mengumpulkan energi untuk menghancurkan dirinya lalu Rahma membawa aku pergi
__ADS_1
lalu Risna menatap aku sambil tersenyum dengan Lirih Dia berkata "selamat tinggal" ledakan pun terjadi,dan aku pingsan.
__ADS_1
"anak kurang ajar beraninya dia membiarkan mangsaku lolos Untung dia sudah mati Hahaha" kata raja iblis sambil berjalan kembali ke kerajaannya.
__ADS_1
keesokan harinya aku keluar dari camp aku melihat suasana kok nggak kayak di Indonesia seperti nuansa luar negeri Rahma pun menyapaku "Bagaimana keadaanmu" "yah ginilah kalau aku diam saja tidak ada yang berubah" kataku sambil tersenyum aku pun bertanya lagi "ini di mana Kok nggak nuansa Nusantara gini" kataku "ini di Eropa karena Indonesia sekarang sudah tidak aman ini adalah langkah bagus untuk memperkuat diri kita" katanya "tapi tapi aku nggak bisa bahasa Inggris sulit sumpah sulit" kataku sambil menggelengkan kepala "haduh anak ini kan bisa pakai sihir" katanya sambil mengeluh "Emang bisa" kataku penasaran dia hanya diam dan minta mengikutinya di sana ada orang asing Dia berkata padanya "Apakah anda bisa menunjukkan penginapan dekat sini" "yes why no" jawab orang tersebut "kamu ngerti bahasanya" kata "aku yang ngerti lah Kan aku pakai sihir" katanya oke biar aku coba aku pun bertanya kepada seseorang "Apakah ada penjual makanan dekat sini" "Yes, you just have to turn to the left" jawabnya aku pun hanya mengangguk karena tidak paham "Gimana sih caranya dan aku taruh sihir tadi" kata aku dengan lirik "gimana paham" kata Rahmah aku hanya menggelengkan kepala lalu dia menghela nafas berkata "kamu hanya tinggal memusatkan manamu ke telinga sudah gitu doang masa gak paham" "Oh begitu" kataku sambil mengejek "ya sudah kita harus mencari penginapan dulu" kata- Rahma aku pun mengikutinya dan tibalah kita di sebuah penginapan yang amat mewah sih dan saat di kasir Rahma memesan "Mbak satu kamar tidur 9 hari ya mbak" kata Rahma aku pun bertanya padanya "kok satu aku gimana" "ya Pesan dong sendiri" kata Rahma "Uangku hilang saat pertempuran kemarin" kataku sambil garuk kepala "Ya mau gimana lagi sekamar lah uangku juga tidak cukup kalau sewa dua kamar" katanya dengan santai aku pun kaget tapi sedikit senang dia itu manis meskipun sikapnya agak menjengkelkan, Tapi nggak papa lah dia juga ikut menyelamatkanku kemarin
__ADS_1
wah tapi ya kalau se kamar sih nggak papa lah hahaha. saat malam hari dia memintaku untuk tidur di atas sofa dan dia tidur di kasur ini sebenarnya curang Tapi nggak papa lah dia yang bayar ha andai saja Uangku nggak hilang pasti nggak akan tidur sofa sabar sabar.
__ADS_1