Zirah Garuda Putih

Zirah Garuda Putih
Dewa atau siluman


__ADS_3

"yo...sudah datang rupanya" kataku, dia pun menatapku dengan tatapan tajam, dan langit pun mulai gelap.


"siapa kau, kenapa kau menyembunyikan aura mengerikanmu" kata poseidon dengan memegang trisulanya.


"hmmm...kau bahkan tidak punya mana, energi kehidupanmu pun tidak ada, sudah kuduga kau bukan makhluk hidup" kataku.


"dasar manusia, tunjukkan rasa sopan mu!" kata poseidon mengacungkan trisula nya.


"heee....derajatmu saja tidak setara denganku" kataku.


dia pun menyerangku dengan trisulanya dan aku menahannya dengan 1 tangan.


"sudah lah kau tidak sebanding denganku" kataku dengan lantang.


"sial badanku tidak bisa di gerakkan!" katanya sambil berusaha menarik trisulanya, aku pun melepaskan genggamanku, lalu dia pun mundur beberapa langkah.


"hmm...baiklah, ku kira kekuatan trisula ini saja cukup" kata poseidon


"apa yang kau cari?" kataku


"aku sedang mencari keturunan bluemoon yang ada saat ini, huft...kukira ini akan mudah" kata poseidon mengeluh.


"apakah karena dia adalah ancaman dari musnahnya ras mu" kataku


"sepertinya kau tau banyak" kata poseidon


"hhh...kalian bodoh sekali, kalian terlalu memandang ras mu seperti yang terkuat dan hanya orang yang memiliki mata blueemoon yang bisa mengalahkan rasmu" kataku


"apa maksudmu" kata poseidon


"intinya kalian terlalu sombong, aku pun bisa mengalahkan siluman seperti kalian sekaligus, mau di coba" kataku.


"sombong sekali kau manusia, baiklah untuk menghancurkan kesombongan mu akan ku tantang kau ke arena pertandingan dewa, kami akan menanti mu di sana"

__ADS_1


"baiklah apa taruhannya?" kataku


"berani juga kau mengadakan taruhan, baiklah kalau kau menang aku akan menuruti semua kemauan mu, tapi jika kau kalah kau maupun anak itu akan mati.."kata poseidon.


"oke oke taruhan yang memguntungkan, nanti kirim saja undangannya oke, kapan pun kau siap" kataku, lalu dia pun pergi dan langit pun kembali cerah, aku menoleh ke belakang...ruang tamu dan halaman ku hancur sepertinya poseidon tadi belum mengeluarkan seluruh kekuatannya.


*


*


*


*


"kelihatan nya dia sudah pergi , auranya sudah mulai hilang ayo kita kembali" kata Kimmy, Karin, Mimi dan Luo pun menganguk.


*


*


*


"wah wah terjadi pertarungan hebat rupanya" kata Kimmy.


"sepertinya tidak, besok aku akan menghubungi tukang bangunan untuk memperbaiki ini dengan cepat" kataku, lalu aku menghubungi tukang bangunan untuk membangun rumah ini kembali.


"untung saja kamar kita aman" kata Luo.


"iyah tapi ruang tamunya rusak parah" kata Kimmy sambil mengangkat kayu yang menghalangi jalan.


Karin hanya memandang ku dengan raut muka yang khawatir.


"oke aku ngantuk aku akan tiduk dulu" kataku memasuki kamar.

__ADS_1


*


*


*


*


"Risuke-kun" kata seseorang dari belakang, saat ini aku sedang berada di kasur, dan biasanya yang memanggilku seperti itu hanya satu yaitu Karin...


aku pun berbalik..


"ada apa Karin?" kataku


"terimakasih, padahal sampai saat ini aku tidak bisa membalas kebaikan mu waktu itu..." kata Karin


"iyah cuma itu urusanmu kan yaudah, kembalilah ke kamarmu" kataku, aku pun berbalik membelakangi Karin.


tiba tiba dia memelukku dari belakang dan berkata..


"aku mencintaimu sangat mencintaimu, aku mengerti hati mu sekarang pasti masih tertutup karena kejadian di masa lalu, aku akan terus menunggumu..."


aku pun hanya diam dan berpura pura tidur, lalu karin pun pergi dari kamarku.


selang beberapa lama Kimmy pun masuk ke kamarku,


"jadi kau masih belum bisa membuka hatimu untuk siapapun yah" kata Kimmy


"setelah aku berfikir, aku hanya ingin melalui semua ini seperti biasanya saja, keseharian yang kalian lakukan serasa membuatku tenang, aku tidak ingin melihat kejadian yang sama" kataku, Kimmy pun tersenyum lalu tidur di sebelahku.


"aku menghormati keputusanmu"kata kimmy, dia pun tidur di sebelah ku dan menghadap ke arah berlawanan denganku...


.........aku akan membunuh semua yang menghilangkan semua yang menghalangi ketenangan saat ini........

__ADS_1


__ADS_2