Zirah Garuda Putih

Zirah Garuda Putih
episode 4 latihan!!


__ADS_3

besoknya aku sekolah seperti biasa tapi bedanya ini aku tidak lagi diejek seperti dulu aku memasuki kelas terdapat sultan yang tengah membuat bulatan lava yang memancar "apa itu sul"


"bola api aku menyempurnakannya selama seminggu penuh aku nanti akan mengujinya " "aku juga menyempurnakan sebuah jurus" aku pun membuka telapak tangan dan membuat bola angin yang cukup besar "nanti kita adu dibelakang"kata ku"siap" jawab sultan pelajaran dimulai.


waktu istirahat


aku menuju kebelakang dengan sultan dan mengadukan dengan milik sultan dan kerusakan besar terjadi dan asap putih dimana mana bola angin ku belum memudar dan hampir mengenai sultan dan kualih kan ke tanah dan pusaran angin pun terjadi dan guru guru mendatangi kami


"apa yang kalian lakukan" "kami sedang menguji saja pak"


sultan hanya diam dan kembali kekelas "mau kemana sul" dia tidak mendengarkan ku aku pun kembali juga tapi disaat dikelas dia juga diam saja aku nggak tau yaudah sekolah pun berakhir dan aku bersiap siap latihan.


Rizna pun memghampiriku ke sekolah"woy udah siap t ayo kita latihan" katanya"oke" kataku lalu naik ke mobilnya sepertinya dia dimanja oleh kakaknya, tapi kenapa dia ingin membunuhnya


"oke kita berangkat" katanya setelah sampai tempat pelatihan yang ternyata ruang untuk pelatihan khusus semua alat tersedia lengkap luasnya mencakup 2× nya stadiun sepakbola rizna pun ganti baju silatnya dan dia siap melatih.


"baik aku akan menguji tingkat kemahiran elemenmu ayo maju serang aku dengan seluruh tenagamu" Kata rizna.


karena merasa di remehkan, aku pun menunjukkan bola bola elemen yang kulatih semalam bola petir, tanah, api, angin dan petir kulempar pada rizna "perisai kristal" katanya sambil menggabungkan tangannya dan membentuk sebuah perisai mengelilinginya.

__ADS_1


booom suara menggelegar dan perisai nya masih utuh "aku membuat perisai ini untuk melawan kakak ku tapi dia bisa melumatkannya menjadi berkeping keping masa kamu nggak bisa" katanya dengan nada mengejek


aku pun membuat bola yang lebih besar dengan menyatukan seluruh elemen dasar dan itu berbentuk seperti keseimbangan "hiyah" boom kali ini berbeda dinding pelatihan yang kokoh mulai retak begitu pula perisai viarrizna


"bagus" pyyar kristal itu pecah clliiing "awasi belakangmu" dia memukulku dari belakang cliing aku pun menghilang "jangan remehkan aku aku bisa menirukan seluruh jurusmu" aku menguncinya dan dia tak bisa bergerak


"menyerah"kataku


"oke oke" balas nya


"baiklah sekarang aku akan mengantarkanmu ke guru ku bukan aku seharusnya yang mengajarimu.


"sudahlah murut aja" katanya


dia membawaku kesebuah gunung tinggi "ayo" katanya aku mengikutinya dan sampailah ke gunung itu


"Guru ini anak yang kubicarakan kemarin" kata rizna


"ooo ini anknya jadi ini pemilik zirah garuda dan penguasa 5 elemen" kata orang tua yang di panggul guru oleh rizna

__ADS_1


" iya guru" balas rizna


guru itu menganguk "perkenalkan aku wira sujono"


"iya guru namaku riski" kataku sambil salaman


"aku tadi mengujinya guru memang dia memakai 5 elemen sekaligus tapi aku bingung dia tidak mengeluarkan zirah sama sekali tidak seperti kakak ku"


kata rizna


"dia masih belum menguasainya aku akan mengajarinya pertama penggabungan elemen kamu harus menggabungkan elemen seperti tanah dan air menjadi kayu. air dan angin jadi es dan lain lain ini pelajaran pertamamu" kata guru itu


aku pun diajak kelapangan dekat gunung itu tak ku sangka ada lapangannya dia menemukan perubahan elemen yang iya bisa yakni kayu dan es dia penguasa 3 elemen dasar sama seperti rizna.


"kau hanya perlu menyatukan elemen kedalam satu manah dan itu akan tergabung dengan sendirinya, proses ini sangat menguras mana berhati-hatilah" kata guru itu


"aku akan coba" kataku


lalu aku menyatukan elemen elemen dan membuat elemen kayu,kristal,lava,es.

__ADS_1


"kau sangat cepat menguasai nya bagus latihlah sampai kau mahir meggunakan elemen gabungan itu" "baik guru".


__ADS_2