
''Bersiaplah'' aku pun menyerangnya dengan secepat kilat dan meninju perut serta dadanya merekapun tumbang dengan satu serangan saja ''ha kenapa kalian tidur apa sudah selesai main mainnya'' kataku ''sialan siapa kau'' kata pilar api dengan amarah ''apakah penting memberitahu kalian tentang namaku'' kataku lalu aku menendang kepalanya hingga terbang puluhan meter ''wah aku terlalu berlebihan ternyata'' kataku lalu sang tanah pun berkata ''semua pilar kita harus bersatu untuk menghadapi orang ini'' kata pilar tanah dengan sihir telepati.
merekapun berkumpul, pilar yang dilawan Karin dan Luo Yi juga ikut berkumpul dan menyatukan kekuatan menggunakan tubuh pilar tanah karena kokoh dan kuat.
''ayo kita mulai'' kata pilar tanah dengan kekuatan yang lebih tinggi dia menggabungkan seluruh kekuatannya ke dalam satu titik dalam serangannya dan membuat gelombang yang besar.
''oke ayo kita coba berapa lama mode fushen mu itu bisa menghiburku'' aku pun membalas serangannya dengan haki pengeras dan kami pun saling serang di atas langit, sebenarnya aku hanya mengeluarkan 1% kekuatan haki ku untuk melawan orang ini, aku tidak ingin dia berakhir dalam sekejap.
''sudahlah Risuke Kun kamu tidak perlu bermain main begitu ini sudah hampir tengah malam'' kata Karin dengan duduk di sebuah batu.
__ADS_1
''apa bermain main apa dari tadi kau menghadapi kekuatan penuhku dengan main main saja'' kata pilar itu.
''bisa dibilang begitu'' lalu aku meningkatkan power pukulanku dan membuatnya terpental dan pingsan.
''maaf sepertinya aku terburu buru'' kataku.
lalu kami pun masuk kedalam sebuah penjara bawah tanah dan aku melihat Kimi yang dirantai serta kekuatannya di sedot hingga energi kehidupannya juga dan dia dalam keadaan yang mengenaskan badannya tinggal tulang dan kulit karena sudah kehabisan energi.
''wah penghalang ya mereka sampai repot repot membuat penghalang seperti ini'' kataku lalu aku pun memukul penghalang itu hingga hancur berkeping keping.
__ADS_1
aku pun menghampiri Kimi dan melepaskan rantai yang ada di tangan dan kakinya.
aku menyalurkan sebagian kecil dari energi kehidupanku dan badan Kimi pun kembali seperti semula.
''ayo kita pergi'' kataku dengan mengaktifkan sebuah portal.
mereka mengangguk dan gua itu pun runtuh.
sesampainya dirumah aku menidurkan Kimi di kamar Karin dan Luo Yi selang beberapa lama Kimi pun membuka matanya.
__ADS_1
''aku dimana'' kata Kimi ''kau ada dirumah risuke'' kata Luo Yi ''hmm kakak apa yang kau lakukan disini'' kata Kimi dengan tersenyum ''dasar bodoh aku mengkhawatirkan mu kenapa kau bisa seceroboh itu'' kata Luo Yi sambil menangis memeluk Kimi ''sudahlah kak tak perlu dipikirkan omong omong ini siapa kak'' kata Kimi menunjuk kearah Karin ''ini adalah Karin anak keturunan dari rembulan biru'' kata Luo Yi ''oo jadi ini keturunan dari anakku ya'' kata Kimi sambil mengelus rambut Karin ''wah matamu sangat mirip dengan rembulan'' kata Kimi dengan tersenyum ''omong omong Risuke itu siapa'' kata Kimi dengan heran ''itu adalah aku'' kataku tiba tiba memasuki kamar ''oo Riski ya, wah akhirnya kau memutuskan untuk menyelamatkan ku'' kata Karin dengan nada mengejek ''ha apa maksudmu aku hanya gabut untuk menyelamatkan mu'' kataku ''yah apapun alasannya terima kasih ya'' kata Kimi ''jadi kau seorang janda ya kimi'' kataku sambil mengejek kembali ''apa maksudmu'' kata Kimi dengan marah ''itu Karin kan keturunan mu'' kataku ''yah kau ayahnya'' kata Kimi bangun dari ranjang dan memelukku ''apa kau gila aku tidak pernah berhubungan dengan mu sama sekali'' kataku aku pun melepaskan pelukannya ''aku hanya bercanda nenek moyang Karin dulu aku jadikan anak angkat sebelum aku di segel dan memberikan zirah angsa kepadanya'' kata Kimi
''oo jadi begitu sekarang aku paham dia bisa menggunakan zirah'' kataku ''tenang saja aku tidak akan selingkuh darimu'' kata Kimi ''ha apa maksudku aku tidak pernah berpikir seperti itu'' kataku lalu pergi keluar, tapi dengan ini aku bisa menambah kekuatan ku.