Zirah Garuda Putih

Zirah Garuda Putih
turnamen 3


__ADS_3

''oke ayo kita berangkat adik adik'' kataku


tak berselang lama ada sebuah suara dari atas langit


''perhatian perhatian turnamen akan berakhir pukul 15:00 semua peserta harap ber siap sedia'' kata suara misterius itu.


''hmm sepertinya ini akan segera berakhir lebih baik kita cari mereka'' kataku


''ha..ini masih pagi apa kau tidak ngantuk'' kata kimmy


''sudahlah kimmy cepatlah bangun'' kata Luo sambil menarik tangan kimmy, Karin yang ada di sebelah kimmy langsung beranjak ke kamar mandi yang ku buat dari elemen tanah.


tak berselang lama Kimmy dan karin pun selesai mandi dan siap untuk berangkat..


''kita akan cari kemana dulu'' kata Kimmy


''tenang saja aku sudah mempersiapkan semuanya'' kataku lalu mengeluarkan radar dari cincin ruang waktu ku.


'' hmm sepertinya mereka di arah barat daya sana'' kataku.


''tunggu apa lagi cepat gunakan jurus teleportasi mu'' kata Kimmy.


''tidak, saat ini hanya ada dua squad tersisa pasti mereka sedang fokus ke kita kalau sampai mereka melihat kita teleportasi kita bisa bisa di curigai'' kataku


''lalu apakah kita akan berjalan, dilihat dari peta itu sepertinya tempat itu lumayan jauh'' kata Kimmy


''hmm kita harus mencari cara yang lebih umum'' kataku


''portal'' kata karin


''hmm bisa'' kataku lalu membuka portal.


''oo memendekkan jarak ya oke kalau begitu'' kata Kimmy, Luo hanya diam saja.


kami pun masuk kedalam portal setelah berjalan lebih dari 30 menit akhirnya kami sampai di sebuah monumen reruntuhan kuno dan sepertinya bekas arena duel yang tak terpakai.

__ADS_1


''mereka ada di tempat ini'' kata Kimmy


''kimmy san lihat keatas'' kata Karin, diatas kami ternyata terlihat banyak sekali penonton yang mengatasi coloseum di luar arena.


''area ini adalah pusat dari arena sihir'' kataku


''tapi di sini tertulis tempat ini adalah tempat penyerahan bola kristal nanti'' kata Luo


''sekarang dimana mereka'' kata Kimmy yang tidak sabar menghajar orang.


''kimmy diam dan rasakan energi di sekitarmu'' kataku


''sialan kita dijebak'' kata Kimmy yang merasa kami telah terjebak.


''kelemahan sebuah portal adalah gerbang tujuan kita akan terlihat oleh musuh'' kata Luo


lalu muncullah sebuah kurungan sihir yang mengusung kami di dalamnya.


''wah wah ada yang masuk ke kandang singa nih'' kata seseorang yang sedari tadi bersembunyi di balik reruntuhan.


lalu muncullah gadis berselendang ungu itu dari balik pohon.


''jadi kalian ingin merebut bola kristal itu dari kami'' kata gadis itu.


''hmm sang kuda hitam telah muncul'' kataku dengan tersenyum.


''terimakasih atas pujian mu, tapi aku tidak akan mengeluarkanmu dari kurungan penghisap jiwa, jadi energi kehidupan akan terhisap dengan skala yang besar'' kata gadis itu, tak lama kemudian karin langsung tersungkur lemas karena energi kehidupannya hampir habis terserap.


''peganglah tanganku Karin'' kataku, lalu ia pun memegang tanganku dan aku memberikan energi kehidupan kepadanya.


''kasian sekali hhh'' kata salah seorang dari mereka.


''hhh..apa kau pikir kurungan ayam seperti ini bisa menahanku.'' kata Kimmy


''hei kimmy jangan terlalu mencolok'' kataku dengan berisik ke Kimmy.

__ADS_1


''iya aku tau, aku akan menahan diri'' kata Kimmy.


lalu kimmy pun memukul kurungan itu hingga hancur ber keping keping.ì


''apa bagaimana bisa'' kata seorang dari mereka.


mereka pun kaget, pasalnya hanya seorang yang sangat kuat yang biasanya bisa menghancurkan kurungan seperti itu.


''hati hati mereka bukan orang biasa, kita harus mengerahkan kekuatan dengan maksimal,jangan sampai lengah'' kata gadis itu


''pengamatan bagus juga baik akan aku mulai'' kata kimi sambil membentuk kuda kuda


''kimi jangan berlebihan'' kataku pada Kimmy dengan telepati


''tenang saja'' balas kimmy


kimi pun menyerang seorang dari mereka dengan pukulan tanpa sihir apapun dan orang itu berhasil bertahan dari pukulan Kimmy walaupun harus mundur beberapa meter.


''kuat sekali'' kata orang itu.


''hhh lumayan'' kata Kimmy


lalu kami masing masing berhadapan satu orang dan aku juga berhadapan dengan gadis berselendang ungu itu, dia sangat ahli dalam sihir dan kelincahan dia berkali-kali hampir mengenai tubuhku dengan kedua pedangnya.


''kau lumayan hebat, tapi...'' kataku lalu aku pun menjitak kepalanya dari atas dan dia pun terlepas kebawah.


''kau kurang cepat dan terlalu membuka celah'' kataku, lalu dia pun menyerang lagi dan berhasil kupukul mundur dan dia hampir jatuh kedalam jurang, lalu aku menarik selendang nya dan melemparkannya ke arah sebaliknya untuk menyelamatkan nya.


selendang yang menutupi wajahnya itu pun lepas dan kelihatan wajah cantik jelita yang sangat mirip dengan karin.


''beraninya kau'' kata gadis itu berteriak.


karena teriakan nya Luo,Karin dan Kimmy menoleh ke arah kami.


''kakak'' kata karin.

__ADS_1


__ADS_2