
seperti biasa di hari hari sebelum nya kami menyelesaikan Kan misi kami dan tidak sadar akan lewatnya hari ternyata sudah 4 bulan sejak aku masuk ke academy ini.
hari ini jam 6 pagi aku berangkat ke academy dari rumah, seharusnya para murid di anjurkan untuk menginap saja karena asrama academy fuusen gratis tanpa dipungut biaya apapun, namun aku kurang suka saja karena kalau kita di asrama tidur makan dan aktifitas akan bersama dengan banyak orang, aku kurang suka hal tersebut, jadi aku memilih untuk membeli rumah saja toh uangku juga masih banyak emas yang kupunyai saat ini sekitar 2 ton jadi aku tidak mungkin kelaparan.
jam 8 pagi bel mulai berbunyi tanda pelajaran akan dimulai tapi di kelasku tidak ada guru yang mengajar karena disini murid murid nya terkenal paling lemah dan dianggap tidak bisa apa apa jadi wali kelas kami hanya memberi pengumuman dan misi lalu pergi tanpa duduk sekalipun, yah aku sedikit merasa nyaman karena tidak ada gangguan dari guru ataupun hukuman jadi aku bisa tidur sesuka hati, sekali sekali aku memandang ke arah murid murid yang mengingatkan ku Waktu zaman ku sekolah di Eropa dan Indonesia.
''oke Anak anak hari ini kita ke lapangan academy untuk mengadakan latih tanding dengan kelas sebelah'' kata wali kelas yang langsung menyelonong ke dalam kelas tanpa salam. ''pak maksudnya kelas tinggi dan menengah'' kata salah satu murid ''iya benar'' jawab wali kelas ''apa apaan ini pak kita saja tidak pernah diajari sesuatu seperti kelas menengah dan kelas tinggi dan juga ukuran sihir mereka lebih besar dari pada kita apakah itu adil'' kata salah satu murid dan kelas pun mulai ribut, ''diam'' kata wali kelas semua murid diam ''aku tidak peduli aku hanya menyampaikan nya saja dan aku tidak peduli mau menang atau pun kalah, oke kalian faham kalau begitu sampai jumpa'' kata guru itu lalu pergi meninggalkan kelas.
''dasar guru menjengkelkan kita seperti alat yang hanya digunakan untuk misi dan kelas tinggi tidak pernah sekalipun menjalankan misi spertinya disini kita hanya menjadi babu mereka saja'' kata salah satu murid kelas di depanku, ternyata sistem disekolah fuusen ini seperti itu kelas menengah dan tinggi akan di latih khusus untuk pengembangan sekolah tersebut sedangkan kelas bawah seperti kami ini digunakan untuk mencari uang dari misi misi kami.
''hei apakah ayah mu sangat adil'' kataku kepada Karin sambil berjalan menuju kelapangan sekolah ''apa yang kau maksud adalah sistem kasta, ini memang sebuah adat kelas tinggi dan menengah mendapatkan pengajaran serta kelas bawah mendapatkan pekerjaan, aku sudah pernah menanyakan ke ayah ku dia hanya bilang kalau ini untuk kepentingan academy aku pun terdiam jadi aku memilih untuk menjadi murid kelas bawah supaya tidak banyak belajar hahah'' kata Karin sambil tertawa terbahak-bahak, aku pun diam saja dan kami pun pergi ke lapangan ''oh jadi begitu guru guru itu menginginkan kita tertindas'' kata ku kepada Karin sambil melihat salah satu murid kelas tinggi latih tanding dengan kelas bawah ''ha kau benar kita seperti di permalukan disini'' kata Karin, di lapangan sekolah ini banyak sekali orang yang menonton baik itu guru maupun tetua, semua menonton latih tanding para muridnya
''selamat pagi semuanya para guru murid serta para tetua hari ini kita akan mengadakan acara tahunan yang berupa latih tanding secara acak dari kelas tinggi sampai kelas bawah''.kata seorang guru yang memimpin acara tersebut.
__ADS_1
dari angkatan ku kami per kelas ber jumlah 21 orang murid jadi keseluruhan angkatan kami adalah 63 murid jadi kami akan dipilih secara acak untuk mengikuti latih tanding.
''pertama dan kita sambut anak berbakat dari kelas tinggi ryue dari klan rembulan biru'' lanjut MC tersebut.
''bukankah itu dari klan mu'' kataku kepada Karin ''iya dia adalah kakak sepupuku dia sangat kuat dia bisa menggunakan naga Kirin dan menguasai banyak sekali jurus elemen petir dia mendapat julukan sebagai sikilat dari rembulan biru'' kata Karin ''jadi dia penguasa elemen petir'' kataku ''tidak hanya petir dia juga bisa menggunakan elemen air api dan petir, itu adalah kejadian yang langkah karena mampu menguasai 3 elemen'' jawab Karin aku hanya diam dan kembali memandangi ryue dan penasaran siapa musuhnya.
''dan yang berlawanan dengan ryue adalah anak kelas bawah yakni Hyoko dari klan rembulan biru'' lanjut MC nya ''apa kenapa harus hyoko kan kita berada dalam satu klan'' kata Karin ''saya mohon izin Karin sama'' kata hyoko lalu pergi.
''baiklah, ambil posisi masing masing, bersiap sediaaa, MULAI''.
Ryue pun mulai menyerang dan hyoko hanya bertahan atas semua serangan dari Ryue, dia sangat mahir menggunakan pedang dan kecepatan nya, kalau pun Hyoko dibolehkan menyerang dia tidak akan mampu menyamai kecepatan Ryue.
Lalu Hyoko membuat mantra ''jurus elemen tanah : tanah berduri'' tanah lapang pun mulai menjulang secara acak dan terus bergerak itu menyebabkan kaki ryue tersangkut dan membuatnya terjatuh.
__ADS_1
''berani beraninya kau'' kata ryue ''aku bukan bawahanmu dan aku adalah pengikut setia dari Karin sama, karena dia tidak sepertimu yang haus akan harta pujian dan ketenaran jika aku harus mati aku bangga telah mengikuti Karin sama'' kata ryue dengan mulut yang berdarah ''apa kau mau mati ya akan ku turuti'' Ryue pun mengeluarkan naga Kirin nya dan menyerang dari arah atas meskipun Hyoko membuat dinding tanah perbedaan kekuatan mereka benar benar jauh berbeda.
naga Kirin pun mengenai hyoko sehingga dia sekarat ''oke cukup sampai disitu pemenangnya adalah Ryue dari kelas atas'' kata MC tersebut.
''hyokooo'' teriak Karin lalu dia pun menangis ''aku akan menghajar Ryue'' lanjutnya dan bersiap siap beranjak pergi. lalu aku menggenggam tangan nya ''jangan bodoh duduklah dan nikmati pertunjukan ini'' kataku sambil menghadap ke arah ryue.
pertandingan pun terus berlanjut para murid kelas bawah terus tertindas tapi mereka tidak memanggil Karin karena dia adalah anak kepala sekolah dan akupun juga tidak terpanggil ternyata benar ini ditunjuk sesuai oleh selera kelas atas.
lalu tibalah babak final antara kelas menengah dan kelas atas ''oke kita akan memasuki babak final antara Ryue dari kelas atas dan Sirigami dari kelas menengah'' disana tampak seorang pria bertubuh besar dengan membawa kapak yang dijuluki sebagai Sirigami nampaknya dia tidak bisa menggunakan elemen tapi sihir penguat tubuhnya adalah sihir tingkat tinggi.
'' oke langsung saja kita mulai sediaa mulai'' kata sang MC semua orang ber sorak dan mereka beradu serangan antara kapak dan pedang, anak kelas menengah itu tidak bisa dibilang remeh karena kekuatan fisiknya yang sangat kuat.
bahkan Ryue sampai kewalahan ''bagus teruskan hajar dia jangan kasih ampun'' kata Karin dengan sangat keras ''aku yakin ryuen pasti kalah karena fisiknya tidak begitu kuat'' kata Karin ''apa kau yakin ryue hanya mengukur sejauh mana anak itu bisa bertarung kalau masalah di fisik itu tidak perlu asalkan sihir mereka sangat besar, kalau ini adalah pertarungan tangan kosong maka Sirigami akan menang tapi ini adalah pertarungan yang di bebaskan mau menggunakan apa saja seperti pedang dan lain lain jadi ryuen bisa menusuk musuhnya dengan mudah sekarang dia hanya bermain main saat ini'' kataku kepada Karin dengan memperhatikan pertarungan ryuen dengan sirigami
__ADS_1