Zirah Garuda Putih

Zirah Garuda Putih
Mimi


__ADS_3

''tuan gen ini nampaknya tidak stabil'' kata seorang ilmuwan di sebuah laboratorium.


''hmm...jadi tidak bisa di beri jantung ya, Gen Kimmy dan Diablo sama sekali tidak bisa menyatu'' kata orang pemimpin sebuah organisasi terlarang fuinketsu.


''iya tuan saya saran kan untuk memberinya inti sihir yang kekuatan nya diatas 1 miliar kon tuan'' kata sang ilmuwan itu


''jadi begitu baiklah akan aku carikan yang kau minta'' kata orang itu.


*


*


*


*


''baik sekarang aku adalah tuanmu'' kata pemimpin organisasi itu


''tu..an'' kata anak buatan yang di ciptakan sang ilmuwan


''yah benar, Rossie sekarang tugasmu adalah merawatnya agar menjadi makhluk yang lebih kuat dari Kimmy'' kata orang itu


''baik tuan'' kata seorang wanita yang tak lain adalah Rossie.


Rossie pun mengajarkan anak itu berbicara membaca dan bertarung, anak itu pun dapat mempelajari sesuatu dengan sangat cepat.


Anak itu tidak memiliki emosi apapun dan sebagai gantinya dia menjadi prajurit sihir yang lebih kuat dari Raja Iblis Kimmy.


suatu hari Anak itu melihat Rossie membuka sebuah buku yang berisi sejumlah foto.


''Rossie kau sedang membaca apa'' kata anak itu dengan muka datar


''lihat ini!'' kata Rossie


''siapa ini'' kata anak itu dengan polos


''ini adalah ibu mu Nyonya Kimmy, dia adalah orang kuat yang dulu selalu ku ikuti, dia adalah pemimpin yang bijak dan tidak memandang rendah orang lain'' kata Rossie dengan senyuman di wajahnya


''dimana dia sekarang dan apa itu ibu'' kata anak itu


''dia sekarang sedang di kurung oleh manusia manusia itu, dan ibu adalah orang yang akan menyayangimu'' kata Rossie


''sepertimu?'' kata anak itu


''iya, bahkan lebih'' kata Rossie dengan senyuman.


*


*

__ADS_1


*


*


"Rossie tak kusangka sekarang kau mengkhianatiku" kata pemimpin fuinketsu


"hhh..aku hanya tunduk kepada nyonya Kimmy, aku mengikuti mu untuk mencari cara membunuhmu dan menyelamatkan nona Kimmy" kata Rossie dengan mengeluarkan pedangnya


"hhh ternyata kau punya nyali juga" kata orang itu sambil tertawa, Rossie pun mulai menyerang dan pertarungan pun tidak terelakkan.


tapi sayangnya Rossie tidak dapat menandingi kekuatan orang itu bahkan serangan yang di lancar kan kepadanya tidak ber damage sama sekali.


"apa" kata Rossie


"hmm sepertinya keputusan mu tepat untuk menyerangku saat lengah begini, tapi kau lupa ini adalah kastil ku, kau hanya orang bodoh yang memburu singa di kandangnya" kata orang itu sambil mencekiknya lalu mengambil pedang Rossie dan menusuknya kejantungnya.


dan dari balik tembok tampak anak itu yang mengintip kejadian tersebut, anak yang menyaksikan terbunuhnya orang ter dekatnya itu pun menangis dan berlari dengan pedang di tangannya bersiap untuk menebas pemimpin organisasi itu.


''hmm, kenapa kau juga ikutan aku tidak pernah menaruh emosi kedalam inti sihirmu itu'' kata orang itu lalu menekan inti sihir anak itu sehingga dia terjatuh di hadapan Rossie yang sedang sekarat.


''hmm sayang sekali akan ku atur ulang nanti'' kata orang itu lalu pergi meninggalkan Rossie dan anak itu.


''dengarkan aku, kau harus menemui ibumu oke apapun yang terjadi'' kata Rossie dengan nada sekarat lalu anak itu pun pingsan.


*


*


*


*


lalu Luo pun menidurkannya di kamarku, dan tidak lama kemudian dia bangun dan duduk.


"aku gagal, tuanku akan menyiksa ku lagi nanti" kata anak itu sambil menunduk.


"tuan siapa tuanmu" kataku, lalu dia menoleh padaku.


"kau sangat kuat,aku tidak akan di beri makan lagi setelah ini" kata anak itu.


''siapa tuan mu'' kata Karin


''dia sangat kuat, ketika aku melawannya dada terasa sangat sakit'' kata anak itu sambil memegang dadanya.


''tenang saja kamu tidak akan merasakan itu lagi oke'' kata Kimmy


''benarkah'' kata anak itu


''iyaa'' kata kimmy dengan senyuman.

__ADS_1


''ma..ma'' kata Anak itu sambil menghadap Kimmy


''he..ma..ma mama'' kata Kimmy kaget


''kata Rossie kau adalah Mama ku'' kata anak itu


''Rossie?,sekarang dia dimana'' kata Kimmy memegang tangan anak itu


''dia mati, tuan yang membunuhnya'' kata anak itu lalu memeluk Kimmy.


''hah?'' kata Kimmy kaget Kami hanya menyimak mereka berdua.


''kata Rossie, mama akan memelukku seperti ini'' kata anak itu polos.


''jadi begitu ya'' kata Kimmy sambil memeluknya.


alasan Kimmy terjebak waktu itu karena pasukan yang di pimpin oleh asisten nya yaitu Rossie tertangkap oleh pahlawan Canon sehingga pahlawan Canon membuat sebuah perjanjian dengan Kimmy untuk berunding di coloseum, sebenarnya Kimmy sudah tau kalau itu adalah jebakan tapi demi asisten sekaligus temannya itu dia mendatangi coloseum itu.


setibanya Kimmy disana mereka pun berunding dan meminta Kimmy untuk tunduk kepada pemerintahan dunia dan menjadi sekutu manusia.


tapi Kimmy menolak dan karena pahlawan Canon sudah menduga nya mereka pun membuat sihir panahan dengan kekuatan ribuan orang manusia, tapi itu masih belum cukup bahkan sampai berhari hari untuk menyegelnya sampai akhirnya pahlawan Canon berjanji akan membebaskan seluruh pasukannya, dan akhirnya Kimmy pun mengalah dan di segel di coloseum itu.


*


*


*


*


"wah kamu imut sekali" kata karin sambil menekan pipi anak itu.


"siapa namamu?" kata Luo


"aku tidak tau" kata anak itu.


"hmm apa aku kasih nama saja ya" kata Kimmy dengan semangat.


"kasih nama yang mudah mudah saja" kataku


"hmm apa ya, bagaimana kalau mimi" kata Kimmy


"mimi?" kata Luo dan Karin.


"aku suka nama itu" kata anak itu polos


"iyaa kan, sebagai ibumu tentu saja aku tau apa yang kau suka" kata Kimmy sambil menempelkan Pipi ya ke pipi Kimmy.


"ih curang gantian dong kak Kimmy" kata Karin dengan memegang tangan Kimmy.

__ADS_1


dan Luo pun hanya tersenyum melihat kelakuan mereka.


__ADS_2