Zirah Garuda Putih

Zirah Garuda Putih
akademi


__ADS_3

hari masuk D'Academy pun akan dimulai besok, aku pun pergi merapikan seluruh barang-barangku ke dalam tas dan menuju asrama, asrama tersebut begitu besar.


aku pun diantar oleh seorang guru ke kamarku wah ternyata di sini sama dengan di pondok cuma ya kayak ngekos lah tapi sepertinya hanya aku yang baru di sini semuanya anak lama,


lalu Aku mengucapkan terima kasih kepada guru dan Guru itu pun pergi, ''Oh jadi engkau yang memenangkan pertandingan kemarin Kau seperti anak Miskin'' kata seorang di sana, Aku pun hanya diam dan meletakkan barang-barangku di lemari


''Hei kau tidak sopan sekali beraninya kau mengabaikanku!'' kata orang itu sambil menggenggam kerah bajuku tapi aku hanya diam saja lalu dia pun memukulku tapi aku berhasil menghindarinya dan melepaskan genggamannya lalu menendangnya aku pun melanjutkan rapikan barang-barangku Emang dia sedikit seram sih badannya gede hitam ngeri lah pokoknya ada tatonya lagi


lalu dia pun berkata ''beraninya kau hai teman-teman kita Kita habisi dia'' dan semua yang ada di kamar itu sekitar 8 anak akan menyerangku lalu aku membuat penghalang dan menyapu mereka hanya dengan sekali Serang setelah itu aku tidur Capek kali habis latihan sebelum berangkat ke sini tadi, mereka pun terdiam dan aku pun tidur.

__ADS_1


keesokan harinya alarm pagi sangat keras ini gila telingaku hampir copot lalu aku pun bergegas mandi


ternyata toiletnya banyak dan bersih Memang sih kan Akademi terkenal masa kamar mandinya Cuma Satu Lalu setelah mandi kami disuruh pengasuh asrama untuk segera berangkat ke Akademi


kami pun berjalan ke arah Akademi sekitar 100 meter, 8 anak tersebut masih diam saja saat di jalan, lalu Sesampainya di akademi kita semua disuruh untuk berbaris untuk penyambutan peserta didik baru Selamat pagi semuanya aku adalah kepala sekolah di sini Namaku Leo bisa kamu Panggil Pak Leo Selamat datang di akademi ini dengan tes yang diberikan kemarin kalian semua pasti sudah layak untuk masuk ke akademi ini'' kata-kata kepala sekolah


tapi kapan ada tesnya perasaan aku cuma pertandingan lalu masuk Sudahlah ngapain dipikir yang penting aku sudah masuk oke, lalu Para dewan guru memperkenalkan diri masing-masing ada Pak Johnson yang mengajar penggunaan elemen api dan angin Lalu ada Bu Renata dia mengajar elemen angin dan air lalu ada Pak martis dia mengajar api dan petir Aura yang ia pancarkan terasa begitu kuat Lalu ada Pak raylegh Dia pengajar Haki Namun sepertinya Aura yang dia pancarkan tidak terlalu kuat tapi dia terlihat seperti orang yang sangat bijaksana


upacara pun selesai murid-murid diharapkan untuk memilih jurusan mereka masing-masing aku bingung Aku tidak pernah mendengar yang namanya Haki tapi sepertinya banyak yang masuk kelas elemen-elemen di sana Lalu Rahma pun menghampiriku ''hei Apa kau tidak tertarik dengan guru yang itu'' Katanya cuma menunjuk Pak Raylegh, ''Oh guru itu dia mengajarkan Haki katanya aku sih tidak pernah mendengar hal itu apalagi tidak ada murid yang ke sana mereka hanya terpaku pada guru-guru elemen yang ada di sebelah kanan bagaimana apakah ini di sana'' kataku lalu dia mengangguk Lalu aku pun menurutinya saja lalu aku pun pergi ke guru Haki tersebut dan mendaftar ''wah kalian berbeda sekali dengan mereka Apakah kalian mengerti apa itu haki'' katanya dengan tersenyum lalu kami pun menggelengkan kepala dia pun tertawa dan menyuruh kami untuk masuk ke dalam kelas Lalu ada anak lagi yang mendaftar terdiri dari satu laki-laki dan 2 perempuan lalu kelas pun dimulai.

__ADS_1


''wah wah tahun ini cukup banyak yang mendaftar ke kelasku'' kata guru itu Lalu aku pun bertanya ''memang tahun kemarin berapa yang daftar'' kataku baru dia menjawab ''tidak ada sama sekali hahaha, aku hampir saja dipecat'' dia pun tertawa aku pun berpikir, Apakah orang ini sedikit gila, lalu dia berkata ''oke kita mulai kelas hari ini semoga kalian tertarik'' kata orang itu dengan serius


katanya Haki itu dibagi menjadi tiga Hakim penindas Haki penguat dan Haki pembaca masa depan jika kita memiliki Haki maka kita bisa menangkis pengguna elemen dan sangat ampuh untuk melawan pengguna zirah.


jadi seperti itu Aku mulai berpikir Apakah raja iblis itu menggunakan Haki dia sangat mudah mematahkan zirah dan katanya tingkatan Haki tertinggi adalah HAKI raja, aku pun hanya memperhatikannya dengan serius ini pasti akan berguna nantinya, lalu kami pun diajak keluar dia pun mengajak kami ke sebuah hutan di sana banyak sekali Aura monster yang mengancam lalu dari arah jam 03.00 ada monster macan seukuran 3 kali gajah lalu dia berkata ''ini adalah pembelajaran pertama bagi penindas hanya sedikit dari orang di dunia ini yang bisa menguasai nya''


lalu aku berpikir menurutku di dunia ini hanya sedikit orang yang mengetahui Haki berarti nggak banyak dong Yang menguasainya,


lalu Macan itu pun mendekat guru itu pun tersenyum dan memancarkan Aura yang tidak biasa sampai Macan itu pingsan lalu dia berkata ''Haki penindas ini menindas orang yang lebih lemah dan kurang tekatnya haki ini bisa menjangkau dengan jangkauan tertentu'' katanya dengan serius

__ADS_1


''Oke waktunya sekarang kembali ke kelas sekarang sudah sore'' lanjutnya, cepet banget waktunya aku pun kembali ke kelas dan memikirkan kejadian tersebut Aura yang menekan itu luar biasa.


__ADS_2