
''kimi apa kau yakin bahwa dia akan menang'' kata Rahma ''kenapa kau tidak yakin begitu'' balas Kimi ''kimi aku serius Diablo itu sangat kuat bahkan kami para pengguna zirah saja tidak bisa mengalahkannya'' kata Rahma menatap wajah Kimi dengan tajam
''yah kau benar Diablo memang kuat dia bahkan bisa mengimbang i ku dalam pertarungan fisik'' balas kimi ''lalu kenapa kau bilang kepadanya bahwa dia sudah siap meskipun dia menggunakan haki raja itu tidaklah cukup untuk mengalahkan seorang raja iblis'' kata Rahma
''aku tidak pernah mengatakan dia siap aku hanya mengatakan dia punya peluang untuk mengalahkannya'' balas Kimi dengan tersenyum
''apa maksudmu?'' tanya Rahma ''kau tau kan aku menanamkan bibit raja iblis di dalam dirinya yang sekarang bibit itu sekarang sudah menjadi sangat kuat dan siap untuk tumbuh'' jawab Kimi
''lalu kapan bibit itu akan tumbuh bagaimana kalau itu tidak tumbuh'' tanya Rahma lagi ''bibit itu akan tumbuh kalau dia memiliki kebencian yang sangat kuat dan jika itu tumbuh dia bahkan bisa lebih kuat dariku'' jawab Kimi
''kebencian seperti apa yang kau maksud?'' tanya Rahma ''kehilangan seseorang yang berharga artinya ada sesuatu yang harus di korban kan'' jawab Kimi Rahma hanya diam lalu mulai merenung.
''ya kau benar yang seharusnya menjadi korban adalah dirimu jika dia kehilangan dirimu itu akan memicu terbangunnya kebencian dari dalam dirinya'' jawab Kimi
''jadi itukah yang seharusnya baiklah aku akan berkorban untuknya tapi kau jangan bilang padanya, dengan rencana kita ini, ini permohonan ku kepadamu raja iblis Kimi sama'' kata Rahma sambil menunduk ''kita akan berangkat 3 hari lagi kau bersiaplah'' kata Kimi.
setelah tiga hari kimi dan Rahma pun datang untuk menyusul ku ''lihat itu nampaknya dia tidak bisa mengimbangi kemampuan Diablo bahkan Diablo belum memakai 10% kekuatannya dan nampaknya riski mulai kelelahan'' kata Kimi mengawasi kami dari jauh
''tunggu apa lagi mari kita membantunya'' jawab Rahma ''jangan dulu kita harus menunggu saat yang tepat untuk itu kita harus mengawasi dari sini dulu dan kalau kita lebih dekat lagi akan gawat bisa bisa Diablo mengetahui hawa keberadaan ku
setelah sekian lama menunggu ''oke ini saatnya lindungi dia dengan dirimu dan biarkan pedang itu menusukmu apakah kau siap'' kata Kimi ''oke aku siap tapi ingatlah janji kita oke'' jawab Rahma sambil tersenyum
Rahma pun datang kearahku untuk melindungiku dari pedang Diablo dengan jurus teleportasi Kimi.
__ADS_1
.....kembali ke pertarungan.....
aku pun panik dan membawa Rahma kedalam hutan dengan kecepatan cahaya dan disaat aku memakai sihir penyembuhan sihir itu tidak bisa menyembuhkannya bahkan tidak bisa menutup lukanya
''sudahlah jangan hiraukan aku yang penting sekarang kau masih hidup oke, ingat lah kata kataku sebelumnya'' kata Rahma sambil tersenyum dengan mulut yang dipenuhi darah aku pun menangis
nampaknya pedang ini mengandung anti sihir yang menyebabkan sihir penyembuhan tidak dapat berfungsi "lau bilang kau akan menemaniku mulai saat itu, jadi jangan pergi oke aku akan membawa bantuan" kataku menoleh ke kanan dan ke kiri
"uhuk uhuk.. sudah lah aku selalu bersamamu oke di kehidupan maupun kematian ingat itu, jangan pernah menyia-nyiakan hidupmu berjanjilah" kata rahma dengan nada terbata bata
lalu Rahma pun mengembuskan nafas terakhirnya aku pun menangis sejadi nya ''ini semua salahku kenapa ini terjadi padaku'' kataku sambi menangis dengan memeluk Rahma
lalu tiba-tiba badan ku mengeluarkan kekuatan yang misterius menyelimuti tubuh ku dengan perasaan kebencian sangat dalam.
''sialan kau Diablo aku akan membunuhmu dengan cara yang paling menyakitkan'' kataku dengan penuh senyuman amarah aura merah dan hitam memancar dari dalam tubuhku aku meletakkan tubuh rahma dengan hati hati
lalu aku pun teleportasi ke Medan pertarungan dan Diablo pun seperti sudah menanti ku ''wah wah wah si tikus penakut rupanya datang lagi ke sini apa kau tidak akan lari lagi'' kata Diablo
aku pun langsung mencekiknya ''sadarilah posisi mu makhluk rendahan'' kataku sembari mencekik Diablo dia pun meronta ronta ingin melepaskan cekikan ku
''lepaskan Sialan'' kata Diablo ''apa kau kesakitan rasanya tidak nyaman kalau langsung membunuhmu begitu saja'' kata ku sambil tersenyum lalu melemparnya hingga beberapa kilometer
''apa sudah selesai dasar lemah'' kataku sambil tersenyum Diablo pun datang dan menyerang dengan pukulan penuhnya ''apa hanya segini kekuatan mu'' kataku sambil menahan pukulannya.
__ADS_1
''inilah yang kutunggu kebangkitan raja iblis baru sudah kuduga dia sangat kuat hhahah bahkan melampaui ku nah sekarang saatnya untuk misi kedua penyelamatan rahma'' Kimi pun mencari Rahma untuk mengobati lukanya dan menghidupkannya kembali.
''apa yang terjadi kenapa dia sangat kuat secara tiba tiba begini bahkan dia tidak memakai haki atau pun sihir tapi tekanan yang hebat ini apakah dia menjadi seorang raja iblis'' kata Diablo di dalam hati
aku menyerangnya dengan membabi buta ''rasakan ini dragon flame'' kataku lalu aku menyerangnya dengan sinar gama dan membuat sebagian tubuh Diablo hancur tapi dia dapat beregenerasi kembali lalu disaat dia beregenerasi kembali aku pun menyerangnya dengan pukulan kearah bawah dan membuatnya langsung terpental kebawah dan tergeletak
aku pun langsung menyerang dengan pijakan dan membuat tanah yang ada disitu hancur dan membuat sebuah lubang yang luas
''ampuni aku tolong jangan membunuhku'' kata Diablo dengan setengah sekarat ''apa kau bilang makhluk seperti mu tidak pantas untuk hidup'' kataku
lalu aku memukul kepalanya dengan bertubi tubi sampai kepalanya hancur dan dia pun mati lalu aku menyerap seluruh kekuatan Diablo dan pergi dari sana lalu kearah hutan untuk mengubur jenazah Rahma yang aku tinggalkan
lalu sesampainya di sana ada Kimi disamping Rahma dan Rahma pun mulai bernafas ''sepertinya cara ini berhasil'' kata Kimi ''apa yang kau lakukan disini kimi'' kataku
''oo ternyata sudah selesai selamat atas kemenangan MU'' kata Kimi ''apa bagaimana kau bisa..'' kataku sambil memeluk tubuh Rahma ''apa dia masih hidup'' lanjutku
''yah dia masih hidup aku menukar kekuatan zirah roh dengan nyawanya tapi dengan efek samping dia akan lupa ingatan sepuluh tahun ini dan dia tidak bisa menggunakan kekuatan roh'' kata Kimi
''terima kasih itu sudah cukup aku akan pergi dari sini dan aku tidak akan menemuinya lagi aku takut setiap orang yang kucintai selalu bernasib malang cukup sampai disini terima kasih kimi'' kataku
''kemana kau setelah ini'' tanya Kimi ''aku akan ke Jepang dan berkultifasi disana jadi tolong antar Rahma kerumahnya dan pastikan dia sampai ke keluarga nya'' kataku sambil memegang tangan Kimi ''sekarang kau sudah sangat kuat seharusnya kau tidak perlu melakukan hal tersebut'' jawab Kimi
''kau benar tapi aku membutuhkan waktu untuk menguasainya jadi tolong ya'' kataku sambil tersenyum ''berapa tahun kau akan berkultifasi'' tanya Kimi ''kurang lebih 1000 tahun'' kataku ''baiklah semoga berhasil'' kata Kimi lalu aku pun pergi dan berjalan menuju Jepang lalu bertapa di sebuah gunung dan nama gunung itu gunung Fuji.
__ADS_1
...****************...