
keesokan harinya sehabis salat subuh aku langsung ke taman belakang penginapan untuk berlatih pastinya
berlatih apalagi ya pedang lah aku berlatih pedang dengan menggunakan pedang kayu dan kutambahi beban sekarang supaya lebih menantang aku pun berlatih hingga jam 08.00 pagi
Rahma memanggilku untuk segera bersiap-siap dan berangkat ke pertandingan aku pun mengeringkan keringatku lalu mandi dan makan dulu pastinya, setelah itu aku mengasah pedangku dulu, karena perasaanku kemarin saat menebas orang itu pedangku terasa kurang tajam. kami pun berangkat dan Sesampainya di sana kami dicegat oleh seorang yang seingatku dia juga masuk final "Hai kau orang asing lebih baik kamu mengundurkan diri aku tahu muka-muka seperti kalian ini pasti muka-muka akan kalah hahaha" katanya dengan sombong lalu pergi
__ADS_1
10 menit lagi pertandingan dimulai dan sang MC pun memberikan pengumuman "Oke dalam pertandingan kali ini peraturannya adalah kalian harus berpasangan dan kami telah menentukan pasangan-pasangan kalian untuk pasangan pertama Albert dan Yulian dan untuk pasangan yang kedua Rico dan Amanda untuk pasangan yang ketika adalah Rahma dan Rizki untuk pasangan yang keempat yakni Gabriel dan Andrew seluruhnya harus berpasang-pasangan dan pertarungan kali ini yaitu dua lawan dua, Oke dimulai dari pasangan 1 melawan pasangan 4 silakan menuju ke arena yang telah disediakan pertandingan dimulai 5 4 3 2 1 mulai'' pertandingan pun dimulai Meskipun aku lega karena pasanganku adalah Rahma tapi melihat musuhnya seperti ini sepertinya agak sedikit sulit ya nggak papa lah yang penting sama Rahma ahay
pertandingan pun berlangsung sengit kekuatan dari kedua belah pihak sepertinya seimbang sepertinya ''peserta yang bernama Gabriel ini memiliki sebuah zirah saat dia mencegatku tadi telapak tangannya ada sebuah tanda seperti zirah dan sepertinya pasangan satu lebih unggul lama-kelamaan mereka memiliki kapasitas mana yang lumayan besar apalagi orang yang namanya Yulian itu mananya bahkan lebih besar dari ku sepertinya pertandingan ini akan dimenangkan oleh nomor 1
kelompok 2 ini sepertinya lumayan kuat aku pun maju ke arena dengan Rahma "Oke semua bersiap 3 2 1" kata Sang MC, pertandingan pun dimulai di sini Rahma langsung maju dengan memakai zirahnya dia berniat mengakhirinya dengan satu serangan tapi anak yang bernama Rico itu memakai penghalang, "apa" kata Rahma sambil kaget lalu lalu Amanda pun menyerang dengan kekuatan sihir Gama yang diarahkan ke Rahma lalu aku menghalanginya dengan elemen tanah, ''sial penghalangnya tebal sekali'' kata Rahma sambil kesal ''oke aku punya rencana kelihatannya pelindung itu tidak melindungi bagian tanah mereka Jadi aku akan menyerang mereka dari tanah lalu setelah penggalangnya hancur langsung tebas mereka oke, siap'' kataku ''siap'' kataRahma dengan semangat
__ADS_1
rencana pun dimulai Rahma berlari menuju mereka Lalu aku pun menggunakan elemen tanah untuk menyerang mereka dengan gundukan tanah yang menjulang Mereka pun terpental lalu dari samping Rahma pun akhirnya menebas mereka.
tapi mereka belum tumbang juga Mereka pun menyatukan kekuatan sihir dan membuat meriam Gamma yang sangat besar mereka berniat menghancurkan seluruh arena ini tapi itu hanya anggapan mereka
aku pun berkumpul dengan Rahma dan sepakat untuk menggunakan zirah untuk bertahan dan meriam kamar pun ditembakkan dengan cahaya yang cukup menyilaukan aku berkonsentrasi kita mengeluarkan perlindungan zirah dengan keadaan menyilaukan tersebut semua orang tidak akan tahu setelah kilauan cahaya berakhir mereka hanya menyakiti diri mereka sendiri dan tumbang kami pun menang dan masuk ke Grand Final.
__ADS_1