Zirah Garuda Putih

Zirah Garuda Putih
Gnosis


__ADS_3

Dimalam hari sesuai kesepakatan tetua dan poseidon, tetua pun menceritakan bahwa sekarang putrinya bersembunyi di sebuah daerah yang berdekatan dengan rumahku.


"bukankah kemarin aku menyuruhmu menjemputnya!" kata poseidon dengan membentak.


"maafkan aku tuan, disana ada penghalang yang tidak dapat untuk di masukin oleh sembarang orang, aku tidak sanggup menahan tekanan yang ada di tempat itu" kata tetua itu


"Dasar lemah!, baiklah aku akan menjemputnya sendiri, berikan aku spesifik tempat itu aku akan kesana" kata poseidon


"baik tuan" kata tetua itu, lalu tetua itu menerangkan spesifikasi rumahku dan lokasinya.


ini seperti yang ku rencanakan kemarin, aku menyuruh tetua untuk memancingnya ke rumahku untuk menghindari kekacauan di dalam sekte, karena saat itu bertepatan dengan perayaan ulang tau sekte rebutan biru, untuk mengurangi korban aku memancingnya kerumahku yang ada di pelosok kota.


*


*


*


*


"risuke-kun" panggil karin, saat aku akan memasuki kamar.


"hmm, ada apa?"kataku


"kenapa kau menyembunyikan ini dari ku?" tanya karin


"ha...apa maksudmu?" tanya ku


"sekte ku akan di hancurkan kan?" kata karin

__ADS_1


"iyah, sektemu akan hancur.." jawabku, karin pun syok dan beranjak pergi, aku pun sontak langsung menahan tangannya.


"kau mau kemana?" tanyaku


"kalau aku yang di korbankan semuanya akan selamat bukan?" katanya dengan meneteskan air mata,


"apa kau sungguh sungguh ingin menyerah seperti ini?" tanyaku kepadanya, dia pun menoleh kepadaku.


"ini harus ku lakukan,kalau tidak semua orang akan binasa, hanya ini satu satu nya jalan" balas karin


"jalan tidak cuma satu, aku akan menjamin keselamatan klan maupun sekte mu begitupun dengan mu" kataku dengan lantang, dia pun menatapku dengan wajah serius, mata birunya yang indah kini berkaca kaca.


"apa kau serius, kau tidak bohong kan" kata Karin, aku pun hanya diam dan menatapnya dengan serius.


"yang kau lawan itu dewa, bahkan Raja iblis Kimmy hampir kalah saat melawan dewa" kata Karin.


"jadi Kimmy pernah bertarung dengan dewa" gumamku.


"terimakasih" kata karin dengan lirih.


setelah itu aku menemui Kimmy yang sedang bermain dengan Mimi...


"Kimmy, aku ingin bicara dengan mu sebentar" kataku, lalu mereka menoleh ke arahku.


"baiklah, tunggu disini sebentar ya Mimi, mama akan segera kembali..." kata Kimmy kepada Mimi, Mimi pun hanya menganguk dan Kimmy pun berjalan ke arahku.


"apa kau pernah bertarung dengan dewa" kataku.


"hmmm...aku rasa pernah, saat itu aku terkepung oleh 5 dewa, setelah aku melakukan perlawanan yang sengit, aku pun menarik kembali pasukan ku" kata Kimmy.

__ADS_1


"jadi menurutmu sekuat apa mereka?" tanyaku


"saat itu aku hanya melawan 1 dewa namanya zeus dan 4 lagi hanya menonton kami bertarung, saat aku melawannya dia seperti tidak punya energi apapun, bahkan dia seperti tidak punya mana sekalipun , tapi dia dapat mengendalikan sebuah elemen dengan leluasa, saat aku serang dia menggunakan kekuatan sihir, tiba tiba seranganku lenyap seperti terhisap, karena aku merasa tidak di untungkan aku pun menarik kembali pasukanku" kata Kimmy.


"jadi seperti itu, dewa itu adalah unsur dari gnosis elemen itu sendiri, jadi dia tidak memerlukan sihir maupun energi untuk mengendalikan suatu elemen, elemen apa yang di gunakannya saat itu?" tanyaku


"petir, tapi apa itu gnosis?" katanya.


"menurut ilmu pengetahuan ku gnosis adalah gelombang elemental yang secara kebetulan atau di sengaja berkumpul dalam satu satuan mana yang menjadi bentuk abstrak, jadi saat kau melemparkan sihir yang otomatis terbuat dari mana akan terhisap kedalam gnosis itu" kataku.


"emm...sepertinya kau lumayan pintar sekarang hhhh" kata Kimmy dengan tertawa.


"saat aku berkultifasi selama kurang lebih 2000 tahun, sepertinya aku di karunia i sebuah pengetahuan oleh tuhan" kataku


"hmm..tuhan ya" kata Kimmy.


"yah tuhan yang menciptakan dunia seisinya, bahkan dia bisa menguasai masa depan dan masa lalu sampai takdir makhluk makhluk ciptaannya" kataku, Kimmy hanya diam sambil merenungkan kata kata ku.


"oke nanti malam, ajak karin pergi ke tempat paling aman oke" kataku, lalu kimmy pun pergi dan kembali bermain dengan Mimi.


*


*


*


*


malam pun tiba aku merasakan kehadiran sosok yang luar biasa yang berasal dari depan rumahku.

__ADS_1


"yo..akhirnya kau datang juga" kataku dengan tersenyum.


__ADS_2