
Kret..!!suara pintu ruang rawat Dini dibuka oleh Novi tanpa mengetuk nya terlebih dulu Novi kemudian masuk begitu saja..dilihatnya Dini yang sedang berbaring di atas bangkar dan Rizki yang sedang duduk disamping Dini..dengan penuh perhatian.,membuat Novi yang sedang melihatnya menjadi sangat kesal sedangkan Dini dan Rizki yang mendengar suara pintu dibuka dari luar pun segera melihat ke arah sumber suara tersebut.
*
Dini melihat Novi dengan sedikit heran kenapa Novi bisa ada di ruma sakit ini..kusus nya berada di ruangnganya tidak mungkinkan Novi datang untuk menjenguknya setelah Novi sendiri mengakui kalau hubunganya dengan Bima sudah berakhir menyadari akan hal itu Dini..segera melihat kearah Rizki karena ketika Dini dibawa ke ruma sakit tidak ada satu pun orang yang tau selain dirinya sendiri dan juga Rizki yang membawanya keruma sakit ini.
*
Dan Dini yang sedang melihat ke arah Rizki..segera menyadari bahwa Novi tidak mungkin menjenguk dirinya melainkan untuk bertemu dengan Rizki sedang Rizki sendiri segera berdiri begitu melihat Novi yang sudah berada didalam kamar rawat Dini kemudian agar tidak mengganggu Dini..Rizki pun segera berbicara agar Novi segera pergi dari ruangan Dini dan berhenti mengganggunya.
*
Kamu sudah datang sekarang..kita sudah bertemu cepat katakan ada hal penting apa.?! yang ingin kamu bicarakan denganku.
tanpa basa-basi Rizki menyuruh Novi segera mengatakan apa tujuanya mencari dirinya..dan Novi kemudian segera menjawab apa yang Rizki tanyakan.
*
Ki..ini penting jadi aku ingin berbicara berdua saja denganmu..
Novi ingin berbicara kepada Rizki hanya berdua saja Novi sengaja mengatakan hal itu sambil melihat kearah Dini sementara Dini yang mendengar pembicaraan antara Rizki dan Novi berusaha untuk megabaikanya.
*
Tidak.! kalau kamu ingin bicara ya bicara saja disini.
Rizki kembali berbicara kepada Novi.,Rizki sengaja mengatakan hal itu juga agar Dini tidak salah faham kepada dirinya.
*
Ta..tapi ki..disini ada Dini..apa kamu yakin.?
Novi kembali bertanya kepada Rizki sedangkan Dini yang namanya disebut kemudian ikut berbicara kepada Novi dan juga Rizki.
*
Kak Novi..kalau kakak ingin berbicara berdua dengan kak Rizki silahkan saja aku tidak keberatan kok kalau kak Rizki tidak ingin pergi keluar dan berbicara dengan kak Novi biar Dini saja yang pergi keluar.
Setelah Dini selesai berbicara Dini berniat untuk turun dari bangkar tempat dirinya berbaring sedangkan Rizki yang mendengar ucapan Dini barusan dan melihat Dini yang ingin turun dari bangkar menjadi sangat kesal kepada Dini dan tentunya juga sangat kesal dengan apa yang di ucapan Novi..kemudian Rizki yang merasa kesal segera kembali berbicara.
*
Dini kamu harus Berhenti kamu tidak boleh turun dari bangkar atau pun pergi keluar apa kamu lupa apa yang barusan dokter katakan kalau kamu harus banyak istirahat.
dan kamu Novi kalau kamu ingin berbicara hal yang menurutmu penting sebaiknya katakan disini saja secara langsung..aku tidak keberatan Dini juga mendengarnya kalau kamu masih tidak ingin mengatakanya sebaiknya kamu cepat pergi dari sini biarkan Dini untuk beristirahat.
setelah Rizki selesai berbicara Rizki segera berjalan kearah Sofa untuk duduk dan berbicara kepada Novi..sedangkan Novi sendiri yang tadinya berdiri dan mendengar ucapan Rizki barusan juga segera ikutan duduk di sofa untuk berbicara kepada Rizki secara langsung.
*
__ADS_1
Ki..aku hamil..dan ini adalah anak kamu.
Novi mulai berbicara kepada Rizki dan mengaku kalau dirinya sedang mengandung anak Rizki sedang Rizki yang mendengar menjadi sangat-sangat terkejut begitu pun Dini yang mendengar apa yang barusan dikatakan oleh Novi kemudian Rizki yang terkejut segera menyangkalnya.
*
Bagai mana mungkin.!?aku tidak pernah menyentuhmu jadi mana mungkin kamu bisa hamil dan mengandung anaku.
Rizki segera menyangkal apa yang barusan dikatakan oleh Novi.
*
Tapi ki..ini beneran anak kamu kita sering bersama apa kamu meragukanku.
Novi kembali berbicara kepada Rizki sementara Dini yang mendengar pembicaraan antara Rizki dan Novi merasa sangat sakit hati kepada Rizki dan Rizki pun kembali berbicara kepada Novi.
*
ya..aku akui kita selalu bersama tapi kita tidak pernah melakukan apa-apa dan apa kamu lupa kamu yang terus datang mengganguku di sekolah maupun ketika aku sedang bersama Dini perlu kamu ingat tidak mungkin bagiku untuk menyentuhmu.
*
Mendengar apa yang Rizki katakan memang benar Novi selalu mendekati Rizki ketika di sekolah Novi sendiri sering mengunjungi Rizki di sekolah sekali pun sekolah mereka berbeda dan Novi selalu mendatangi Rizki ketika Rizki berangkat sekolah bersama dengan Dini dan itu selalu dilakukan di depan umum tidak pernah secara pribadi..tapi meskipun begitu Novi tidak kehilangan akal dan Novi segera membalas ucapan Rizki.
*
Kamu yang lupa ki..kita pernah ke hotel berdua dan kamu yang sedikit mabuk melakukan itu kepadaku..kamu terus melakukanya sambil terus menyebut-nyebut nama Dini kamu mungkin lupa tapi aku tidak akan pernah lupa karena itu pemgalaman pertamaku..meskipun aku sakit hati bila mengingatnya karena kamu terus mamaksaku dengan menyebut nama Dini terus-terusan.
Novi berbohong kepada Rizki kalau Rizki telah menyentuhnya ketika dihotel dalam keadaan sedikit mabuk dengan alasan terus menyebut nama Dini.
*
karena Novi tau kalau Rizki sangat mencintai Dini dengan sekali melihat saja siapa pun akan tau bila melihat perhatian Rizki kepada Dini itu sudah bisa membuat siapa pun tau kalau Rizki sangat mencintai Dini..dengan sifat posesif Rizki ke Dini dengan alasan itu membuat Novi dengan mudah membuat alasan untuk membuat Rizki mudah percaya dan tidak mungkin untuk meragukanya dan juga hasil tes yang di kelurkan Novi sebagai barang bukti.
mendengar apa yang Novi katakan membuat Rizki masih tidak mudah percaya kepada Novi begitu saja..dan Dini yang mendengar ucapan Novi barusan lagi-lagi hatinya terluka karena perbuatan Rizki..tapi Dini hanya bisa terdiam menahan hatinya yang sakit.
*
Sementara itu Rizki yang masih tidak percaya dengan apa yang Novi bicarakan karena dalam ingatan Rizki..Rizki hanya merasa baru terbangun dari tidur dan tidak pernah menyentuh Novi ketika mereka dihotel dulu.. meski pun Rizki terbangun dalam keadaan telanjang dan hal ini membuat Rizki kembali berbicara kepada Novi.
Aku memang ke hotel bersamamu hari itu tapi..aku sangat yakin tidak pernah melakukan hal itu denganmu..sudah lah berhenti berpura-pura siapa ayah dari anakmu yang sebenarnya..meskipun kamu tetap memaksaku..atau memberitahuku bahwa itu anaku yang sebenarnya aku tetap tidak akan pernah bertanggung jawab karena apa.?! karena aku yakin itu bukanlah anaku.
*
Novi yang merasa terpojokan dengan apa yang Rizki katakan tidak kehilangan akal dan mulai mengeluarkan bukti baru berupa Foto yang diambil oleh Jimi ketika dihotel dulu.
ya..ketika tadi pagi Novi diantar kesekolah oleh Farit papa dari Rizki..Novi sudah memutuskan untuk mendapatkan Rizki apa pun caranya termasuk mengakui kehamilanya itu adalah akibat ulah Rizki..karena Novi tidak akan pernah melewatkan hidup yang nyaman dalam kemewahan karena itu Novi bersi keras mengakui bahwa anak yang dikandungnya itu adalah anak Rizki padahal dalam kenyataanya Novi sudah hamil duluan ketika dirinya dan Jimi menjebak Rizki di hotel.
Novi yang hamil anak Jimi memintak Jimi untuk menikahinya tapi Jimi menolak dan malah meminta novi untuk menggugurkan kandunganya Novi yang takut akan hal itu mencoba mempertahankan janinya dan memintak bantuan dari Jimi untuk menjebak Rizki.
__ADS_1
Novi memintak bantuan Jimi untuk menjebak Rizki agar Rizki mau menikahinya dan menjadi ayah dari anaknya itu..Novi memaksa Jimi untuk membantunya dengan alasan setidak nya kalau Jimi tidak mau bertanggung jawab akan anaknya Jimi harus membantunya untuk mendapatkan Rizki sebagai ayah dari anaknya itu nantinya..dan Jimi yang mendengar apa alasan Novi segera menyetujuinya selain bebas dari tanggung jawab setidaknya ada orang lain yang menjaga dan merawat anaknya..dan Jimi tidak perlu merasa kuwatir kalau anaknya kelak akan hidup ke kurangan karena Rizki dari keluarga yang cukup kaya dikotanya..Jimi dan Novi pun bekerja sama dan tidak menyia-nyiakan kesempatan itu ketika Rizki mengajak Novi pergi ke hotel waktu itu.
Awalnya target Novi adalah Bima tapi entah mengapa Bima berubah sikap kepadanya dan mulai mengabaikanya bahkan sudah berhenti untuk memberinya uwang ketika Novi memintaknya kepada Bima dan tentu saja dengan berbagai alasan yang Novi buat..karena perubahan sikap Bima kepada dirinya dan Rizki yang akhir-akhir ini mendekati dirinya membuat Novi merubah targetnya dari Bima beralih ke Rizki..Novi tidak peduli lagi bila Bima memutuskanya yang terpenting Novi bisa mendapatkan Rizki.
dan rencana yang sudah Novi dan Jimi susun ternyata berjalan sangat lancar tak disangka ketika minuman yang diantarkan oleh pelayan hotel dulu..Novi memasukan obat tidur kedalam jus yang dipesanya bersamaan minuman yang sudah disiapkan Rizki ..Novi memasukan obat tidur kedalam minuman ketika Rizki sedang lengah dan tidak memperhatikanya saat itu.
kini rencana Bima menjadi senjata untuk memutuskan Novi dengan cara memintak bantuan dari Rizki malah menjadi senjata makan tuan dan Rizki lah yang harus menghadapi resikonya sekarang rencana yang sudah di susunya dengan Bima malah dimanfaatkan oleh Novi dan jimi dengan sangat baik.
Sementara itu tadi pagi ketika Novi keluar dari mobil Farit..Jimi yang melihat Novi segera menghampirinya dan membawanya ke tempat yang sepi untuk berbicara..disitu Jimi bertanya kalau rencana mereka berhasil Jimi tetap meminta Novi memberinya uwang yah.. walaupun cuma setikit tidak lah apa-apa yang terpenting Novi harus memberinya uwang dua kali dalam sebulan.
Novi yang mendengar apa yang dikatakan Jimi menyetujuinya dan memintak Foto sebagai gantinya untuk membuktikan kepada Rizki nantinya ketika Novi menemui Rizki untuk mengakui kalau dirinya hamil karena perbuatan Rizki..dan seperti saat ini saat Novi sudah berada di rs tempat dimana Dini dirawat Novi menemui Rizki untuk memintak pertanggung jawaban dari Rizki karena Rizki yang masih menolak dan menyangkal membuat Novi segera bangun untuk membisikan sesuatu yang menurutnya akan membuat Rizki tidak berkutik lagi.
*
Baik lah..kalau kamu tidak mengakuinya meskipun sudah ada bukti berupa foto dan hasil tes yang membuktikanya tidak apa..tapi kamu lihat saja nanti aku pasti akan membuatmu menikah denganku apa pun caranya kamu tunggu saja nanti dan apa kamu yakin..untuk menolaknya karena aku juga punya bukti vidio nya ok kalau begitu aku pulang dulu.
Setelah selesai membisikan ucapanya Novi segera berjalan menuju kearah Dini dan memperlihatkan bukti foto tersebut sekaligus berpamitan untuk segera pulang.
*
Dini..semoga kamu cepat sembuh dan ini adalah bukti nyata berupa foto dimana aku dan Rizki tengah berada di hotel dan sekarang aku sedang mengandung anaknya aku harap mulai sekarang kamu jauhi Rizki agar dia menjadi seorang pria yang bertanggung jawab.
Setelah Novi selesai berbicara kepada Dini dan berniat untuk pergi tiba-tiba Dini berbicara kepada Novi hingga Novi menghentikan langkah kakinya.
*
Kak..kak Novi tenang saja sejak awal aku memang tidak pernah memiliki hubungan apa pun dengan kak Rizki jadi kakak tidak perlu kuwatir..aku yakin kak Rizki akan bertanggung jawab kepada kak Novi.
dan om Farit pasti akan senang karena akan segera memiliki cucu dari putra semata wayangnya dan tidak akan membiarkan kak Rizki lepas tanggung jawab begitu saja.
Dini berbicara kepada Novi dengan menahan sesak di dadanya agar tidak menangis setelah Dini berbicara kepada Novi..Novi pun tersenyum dengan puas dan segera pergi dari kamar rawat Dini sedang Rizki yang mendengar apa yang barusan Dini ucapkan mencoba menjelaskan kepada Dini.
*
Dini..kamu jangan mudah percaya begitu saja kepada Novi..kakak benar-benar tidak pernah menyentuhnya.
Dini yang mendengar apa yang Rizki coba jelaskan kembali berbicara.
*
kenapa aku tidak percaya bukankah sudah ada bukti yang sangat nyata dan tidak ada lagi alasan yang bisa membuatku percaya kepada kakak..barusan kakak menyalahkanku karena aku kehilangan bayiku dan ternyata apa.!? selamat ya kak..kakak mungkin sudah kehilangan anak dan itu karena salahku dan sekarang kakak sudah dapat pengantinya yaitu anak dari kak Novi.
Setelah Dini mengeluarkan kecewanya kepada Rizki tak lupa Dini mengucapkan selamat kepada Rizki sebagai bentuk sindiran.
Rizki yang mendengar Dini berbicara sambil menangis menjadi sedih..Dini menangis karena merasa sudah sangat kecewa kepada Rizki yang selalu melukai perasaanya..dan Rizki pun tidak menyerah untuk menjelaskan keadaan yang sebenarnya kepada Dini.
*
Din..dengerin kakak-kakak mohon Din..kakak benar-benar tidak pernah berhubungan badan dengan Novi..karena hanya kamu yang kakak cintai dari kita masih kecil dan bukti foto itu tidak bisa membuktikan yang sebenarnya.. kakak yakin kakak dijebak oleh Novi..kalau kakak beneran berhubungan badan dengan Novi untuk apa kakak membiarkan orang lain mengetahuinya dan memfoto kami itu bisa membuat diri kita sendiri menjadi malu dan berada dalam masalah kan.?
__ADS_1
coba kamu fikirkan apa yang kakak katakan..kamu pasti setuju dengan kakak dan satu hal lagi kakak ke hotel waktu itu..itu untuk membantu Bima memutuskan hubunganya dengan Novi..dengan alasan memergoki Novi yang memiliki hubungan dengan ku itu akan memudahkan Bima untuk memutuskanya.
Rizki menjelaskan panjang lebar kepada Dini mengenai kejadian yang sebenarnya sedangkan Dini hanya bisa diam dan mencoba untuk memahami apa yang di ucapkan oleh Rizki.