"Kisah Cinta Dua Orang Pemuda.

"Kisah Cinta Dua Orang Pemuda.
22


__ADS_3

"Setelah satu minggu Farit dan Helena pergi berbulan madu ini adalah kesempatan buat Novi untuk keluar rumah yah..karena setelah menikah dengan Rizki,Novi hampir tidak pernah keluar rumah itu karena Novi ingin menjaga imesnya selama ini agar tidak dicurigai oleh Farit dan Helena dirinya ingin terlihat seperti perempuan baik-baik dan penurut tapi kini dirinya sudah bosan dan ingin pergi keluar..untuk berjalan-jalan dan ketika dirinya tengah bersiap untuk pergi tiba-tiba ponselnya berbunyi."Drt..drt.."ketika melihat nama si pemanggil Novi segera menganggkatnya sebelum keluar dari kamar.


"Ada apa.?kenapa menelfonku."Novi tanpa basa-basi pun segera berbicara to the poin.


"Sedangkan Jimi yang mendengar ucapan Novi pun mulai berbicara."Nov aku butuh duwit.


"Apa kamu sudah gila aku mana punya uwang..aku saja menikah baru satu minggu dan om Farit sialal itu malah pakek acara rujuk sama istrinya segala aku sekarang ini juga harus mulai hati-hati karena aku yakin..pasti tante Helena mau mengawasiku secara diam-diam atas perintah suaminya itu..dan apa kamu tau si berengsek Rizki itu juga belum pernah pulang semenjak menikah denganku."Novi yang dimintai uwang oleh Jimi pun malah berkeluh kesah dengan Jimi dan Jimi yang mendengarkan keluh kesahnya kembali berbicara dan pembicaran mereka pun berlanjut.


"Tapi Nov..aku beneran butuh uwang masak kamu gak punya tabungan yang bisa kamu berikan padaku aku beneran butuh nih.


"Aku beneran gak punya Jim..kalo punya juga gak banyak itu pun baru seminggu yang lalu om Farit berikan untuk membeli apa yang aku butuhkan aku harus menghematnya untuk satu bulan kalo tau uwang yang diberikan langsung habis aku takut om Farit curiga.


"Aku gak peduli kalo kamu gak bisa kasih uwang yang aku butuhkan,sekarang aku akan datang menemuimu..jadi kamu pilih yang mana.?! mau kasih uwang atau aku langsung datang menemuimu."Jimi yang butuh uwang mendesak pun mulai mengancam Novi.


" Gak.! Kamu gak perlu datang biar aku yang pergi keluar menemuimu..aku akan kasih meski tidak banyak kita ketemuan di Caffe dekat mall."Novi pun segera mengakhiri panggilan ponsel nya.


"Novi yang sudah siap pergi dari tadi menjadi kesal dan mengumpat Jimi.


"Sialan baru aja guwe mau seneng-seneng belanja dengan uwang yang diberikan om Farit tapi si cunguk Jimi malah tiba-tiba telfon dan mintak uwang..pakek ngancam segala tapi baguslah ada yang ingin aku katakan padanya juga hh..ok Novi sebaiknya kamu cepat-cepat pergi dan temui si cunguk itu."Setelah selesai mengumpat dan bicara pada dirinya sendiri Novi pun segera keluar.

__ADS_1


"klek."bunyi suara pintu kamar Novi yang dibuka oleh Novi dari dalam..saat ini Novi sedang melihat-lihat keadaan sebelum pergi keluar rumah Novi takut ada yang sengaja mengawasinya dan setelah dirasa aman Novi segera keluar dari pintu kamarnya menuju pintu utama.


Novi tidak sadar kalau sebenarnya pak mun selalu mengawasinya atas perintah Farit dan pak mun sudah tau kalau Novi berniat untuk keluar dan pak mun segera berjalan menuju ke arah Novi dengan berpura-pura sedang menelfon agar Novi tidak curiga.


"Loh.?! non-non Novi mau pergi ke mana.?"pak mun berpura-pura terkejut dan bertanya kepada Novi setelah berpura-pura mematikan ponselnya sedang Novi yang mendengar pertanyaan pak mun menjadi gugup dan mulai berbicara.


"A..anu pak mun saya mau memeriksakan kandungan saya karena saya merasa lemas akhir-akhir ini."Novi mencari-cari alasan untuk pergi keluar menemui Jimi dengan alasan untuk memeriksakan kandunganya sedang pak mun yang mendengar ucapan Novi segera kembali berbicara.


"Kalau begitu biar saya anter non."mendengar tawaran pak mun yang ingin mengantarnya membuat Novi mencari alasan agar bisa pergi keluar tanpa di curigai.


"Itu tidak perlu pak mun pasti nanti lama pak mun nungguin Novi jadi Novi bisa pergi sendiri pak mun gak perlu repot nganterin Novi."pak mun yang mendengar alasan Novi kembali berbicara.


"Sial..aku semakin yakin kalau aku sedang di awasi dan pak mun pasti di peritahkan untuk mengawasi gerak-gerik ku aku harus cari akal supaya bisa lepas dari pengawasan pak mun..aku ada ide supaya bisa ketemuan dengan Jimi habis dari dokter.


"Novi segera mengirim pesan kepada Jimi kalau dirinya akan sangat terlambat..dan Jimi yang menerima pesan pun segera membalas alasan Novi terlambat tapi Novi tidak sempat memberikan balasan karena Novi tidak mau di curigai Novi cuma akan langsung bicara kepada Jimi alasanya kalau mereka bertemu nanti.


Tak terasa sudah sampai Novi ke tempat dokter kandungan dan sesuai dugaan anterianya cukup panjang dan memakan waktu lama..dan setelah menunggu cukup lama kini giliran nama Novi yang di panggil untuk menjalani pemeriksaan.


"Ibu Novi.."suara pegawai yang bertugas mencatat pun memanggil nama Novi dan setelah selesai di periksa kini Novi sudah kembali kedalam mobil dan dalam perjalanan pulang Novi kembali memikirkan ide apa yang bisa membuatnya lepas dari pengawasan pak mun dan seketika ide itu pun terlintas di isi kepala Novi dan sebelum sampai di rumah Novi mulai berbicara kepada pak mun.

__ADS_1


"Pak..hari ini aku ingin kembali ke rumah aku rindu sama ibu pak jadi hari ini aku akan kerumah ibu dan akan menginap untuk menemani ibu jadi pak mun tolong anterin Novi kerumah ibu saja..habis itu pak mun bisa pulang dan istirahat."mendengar Novi yang ingin kembali kerumah pak mun pun hanya mengiyakan dan mengantar Novi kerumah orang tuanya.


"Sesampainya dirumah Novi segera pamit pada pak mun dan segera masuk kedalam dan mengawasi pak mun dari balik gorden jendela rumah..sedang pak mun yang sudah melihat Novi memasuki rumah segera pergi tak jauh dari rumah Novi untuk mengawasi gerak-gerik Novi sesuai perintah Farit dan tak lupa pak mun segera menelfon farit.


"Dret..dret.."suara getar ponsel Farit,Farit yang sedang memompa Helena segera menyelesaikan tugasnya itu setelah kl*m*ks Farit segera mengangkat ponselnya dan begitu tau,itu panggilan dari pak mun Farit segera berbicara.


"Ada apa.?! pak mun."pak mun yang mendengar pertanyaan Farit segera menjawab.


"ltu tuan hari ini saya melihat non Novi bersiap-siap untuk pergi non Novi keluar seperti sedang ada urusan dan saya yang terus mengawasinya berhasil menghentikanya dan bertanya katanya tadi ingin ke dokter kandungan begitu saya menawarkan untuk mengantar,non Novi sempat menolak tapi saya berhasil meyakinkanya kalau saya itu ditugaskan mengantar kemanapun non Novi pergi setelah mendengar non Novi segera masuk kedalam mobil dan saya mengantarkan non Novi ke dokter begitu dalam perjalanan pulang non Novi bilang katanya ingin pulang kerumah orang tuanya dan saya sudah mengantarkanya tuan."pak mun memberikan laporan kepada Farit mengenai apa yang dilakukan Novi hari ini.


"Ok pak mun..pak mun terus awasi oiya sebaik nya pak mun pantau sedang apa dia(Novi)dirumah ibunya aku yakin dirinya tidak akan betah bisa berdiam diri dirumah meski cuma seminggu terus awasi dan laporkan pada saya."I..itu tuan saya tutup dulu telfonya sepertinya Novi kembali keluar rumah.


"Pak mun yang meihat Novi kembali keluar rumah segera berbicara kepada Farit untuk mengakhiri panggilanya dan Farit yang mendengar apa yang barusan pak mun katakan seketika berbicara.


"Ok bagus pak mun terus awasi dia.


"Buat temen-temen yg sudah baca terimakasih saya akan terus berjuang untuk menamatkan ini novel apa kalian tau di epsd 21 naskah ku selalu di tolak hingga aku merasa marah dan kesal sampai naskahku aku kasih tunjuk ke teman-teman yg mendukungku dan katanya gak vulgar kok terus di tolak."dan temanku ikut-ikut kesal meski begitu mereka terus menghiburku jadi terimakasih teman-teman ku..terus di epsd yg 21 aku itu kayak di anak tirikan sama MT gitu naskah di tolak terus meski sudah revisi..hiks..kalau ingat pingin nangis sudah capek nulis dan gratis tanpa bayar dan dari meres otak eh..main tolak aja rasanya sakit tapi gak berdarah...gitu kalo ada luka bisa di obati tapi ini sakit tapi gak ada luka dan apa kalian tau aku terus-terusan protes soalnya aku bener-benet kayak anak tiri gitu.


"Makanya temen-temen untuk bab-bab sebelumnya aku tidak akan revisi tanda baca lagi takut ditolak dan kalian yang sudah membaca akan kecewa kalo sampai berubah cerita awalnya..sekali lagi terimakasih dan maaf sudah dengerin ceritaku aku akan mencoba up sampai novel ini tamat bye👋

__ADS_1


__ADS_2