
Skip..rumah.
setelah sampai dirumah tanpa menoleh kebelakang lagi,Dini segera membuka pintu dan masuk kedalam rumah tanpa mempedulikan Rizki yang masih berdiri dibelakang dengan terus memperhatikanya.
*
*
Klek..!!
suara pintu rumah dibuka oleh Dini dan benar saja ayah Dini sudah menunggunya di ruang tamu,menunggu kedatangan putrinya itu.
*
*
Dini..apa yang membuatmu sampai pulang terlambat.? bukankah ayah selalu mengatakan untuk pulang tepat waktu atau setidaknya kamu bisa memberi tau ayah atau kakakmu dulu lewat telfon.
sekarang ayah meminta kamu menjawab pertanyaan ayah.
ayah Dini memintak penjelasan kepada Dini mengenai Dini yang pulang terlambat.
*
*
Ayah..biarkan Dini mandi dulu habis itu baru Dini akan kasih tau ayah..plis..Dini capek yah Dini juga lapar mm..
Dini memohon kepada ayahnya agar di ijinkan untuk pergi bersih-bersih terlebih dahulu kemudian mengatakan apa yang membuatnya terlambat untuk pulang kerumah.
*
*
Baiklah..sekarang sana bersihkan dulu badanmu habis itu kita makan,ayah tunggu di meja makan.
*
*
Ok.makasih ayah..kalau begitu Dini pergi mandi dulu..
Dini pun segera masuk kedalam kamarnya dan berniat untuk segera mandi untuk membersihkan badanya.
*
*
Sial..apa yang harus aku katakan kepada ayah. gak mungkin aku jujur ini semua gara-gara si brengs*k Rizki.
Dini yang berendam ke dalam bathub pun masih memikirkan cara untuk berbohong ke pada sang ayah.
*
*
Setelah selesai dengan ritual mandinya dan memakai pakaian santai,Dini segera keluar dari kamar dan menuju meja makan.
*
*
Tak..Tak..
suara langkah Dini menuruni tangga menuju meja makan,dimana ayah dan kakanya sedang menunggu untuk makan bersama.
*
*
Maaf..apa ayah dan kak Bima sudah lama menunggu.?
Dini memintak maaf kepada ayah dan kakanya karena sudah membuatnya menunggu untuk makan bersama.
*
*
__ADS_1
Tidak apa-apa sebaiknya kita makan dulu habis itu apa yang tadi ayah tanyakan kamu harus menjawabnya.
*
*
Baik ayah..
Dini hanya bisa menyetujui perkataan ayah nya.
*
*
Keluarga Dini pun makan dengan hening hanya terdengar denting sendok dan garpu yang terdengar.
Setelah acara makan selesai kini saat nya Dini menjawab pertanyaan sang ayah,kenapa hari ini Dini pulang terlambat bahkan tidak memberi kabar terlebih dulu seperti biasanya.
*
*
Hhkm..
sekarang kita sudah selesai makan,maka Dini kamu harus menjawab pertanyaan ayah.
ayah Dini segera memintak Dini untuk menjawab pertanyaanya tadi.
*
*
Ayah..sebenarnya tadi Dini ada tugas yang harus diselesaikan terlebih dulu,itu sebabnya Dini pulang terlambat dan lupa untuk memberitau ayah terlebih dulu,maaf ayah..Dini janji Dini tidak akan mengulanginya lagi.
*
*
Benar hanya itu..kamu yakin gak ada hal lain yang kamu sembunyikan dari kami kan.
ayah dini masih bertanya dengan penuh selidik
*
*
maaf ayah..dini sudah berbohong sama ayah.
Dini memintak maaf kepada ayahnya di dalam hati karena sudah berbohong.
*
*
Kalau begitu baiklah..ada hal penting yang harus ayah bicarakan kepada kalian berdua.
*
*
Apa itu..?
Dini segera bertanya kepada sang ayah sementara Bima masih diam dan mendengarkan apa yang coba ayahnya katakan.
*
*
Ayah akan pergi ke surabaya untuk mengurus anak perusahaan disana.
karena disana terjadi sedikit kendala jadi ayah tidak akan ada dirumah dalam waktu yang lama..mungkin butuh berbulan-bulan atau setidaknya paling lama satu tahun.
jadi Dini kalau kamu pulang terlambat ayah akan menghawatirkanmu..sedangkan kakakmu dia pasti tidak bisa mengawasimu sepenuhnya.
jadi bagaimana kalau kamu ikut ayah ke surabaya.
*
__ADS_1
*
Gak..Dini gak mau ayah..Dini akan dirumah sama kak Bima,Dini janji Dini akan menjaga diri Dini baik-baik.
*
*
Iya ayah.. biarkan Dini dirumah..Bima janji akan mengawasi Dini..jadi biarkan Dini menyelesaikan sekolahnya disini,kasihan kan pindah sekolah cuma sebentar.
kali ini bima yang berbicara untuk membantu Dini karena Bima tau kalau sampai Dini ikut kesurabaya Rizki pasti akan marah dan tidak akan membantunya untuk menyelesaikan semua masalah-masalahnya dengan pacar-pacarnya itu.
*
*
Tapi sayang..kamu itu anak perempuan,ayah kawatir lo..setelah ibumu pergi..kamulah semangat ayah dalam bekerja dan menjalani kehidupan ini.
*
*
Tapi yah..kan bila waktu libur sekolah tiba,Dini bisa datang ke surabaya..dan berlibur disana menemani ayah.
jadi Dini mohon biarkan Dini menyelesaikan sekolah Dini disini,lagian disini Dini sudah mempunyai banyak teman.
mendengar ucapan sang putri membuat ayah Dini pun hanya bisa pasrah agar putrinya itu merasa bahagia.
*
*
Ya sudah besok ayah sudah akan berangkat ke surabaya bersama bibik.jadi Dini kamu disini harus belajar mandiri,ingat.! kalau ada apa-apa jangan lupa telfon ayah.
Dan untuk Bima,jaga adekmu baik-baik jangan asik pergi keluar terus untuk bermain-main. kasihan adikmu kalau selalu kamu tinggal sendiri dirumah.
Ayah Dini berpesan kepada Dini dan Bima kepada kedua anaknya.
*
*
Sip..ayah tenang saja..lagian kalau aku pergi keluar rumah, Dini gak mungkin sendiri kok yah kan Rizki selalu disini setiap hari ya kan Din.
Bima menjawab pertanyaan sang ayah sekaligus memintak sang adik untuk mengiyakan ucapanya.
*
*
Iya kak..
Dini hanya menginyakan ucapan sang kakak meski didalam hati Dini mengomel-ngomel sendiri.
kalau bisa aku malah suka dirumah sendiri dari pada ditemani si mesum itu.
*
*
Esok pagi...
Karena hari ini adalah hari sabtu dan sekolah libur,Dini lebih memilih mengantar ayah nya ke bandara..untuk pergi dinas ke surabaya, bersama dengan bibik yang bekerja dirumah selama ini.
Ayah Dini adalah seorang duda,ibu dini sudah meninggal sejak dua tahun lalu,ketika dini akan memasuki tahun ajaran baru.
jadi ayah dini lebih membutuhkan bantuan bibik dalam mengurus segala keperluanya itu.
sedangkan bibik yang bekerja dirumah Dini adalah masih kerabat jauh ibu Dini,meskipun bekerja sebagai asisten rumah tangga,tapi keluarga dini tidak pernah menganggapnya sebagai pembantu mereka lebih mengangapnya sebagai keluarga.
sedangkan bibik Dini sendiri bernama Aini.
Aini sendiri adalah janda tanpa anak karena tidak bisa memiliki anak itulah suaminya menceraikanya dan menikah lagi,sedang ibu Dini yang bernama Handayani merasa kasihan karena keadaanya dan memintanya untuk tinggal bersama untuk membantunya mengurus rumah..dan karena sakit bawaan yang diderita Handayani..dua tahun lalu Handayani pun pergi untuk selamanya.
Setelah kepergian sang ibu yang membuat Bima shok melibihi sang ayah dan adiknya. membuat Bima selalu pergi bermain-main bersama banyak wanita untuk menghilangkan segala kesedihanya itu.
karena Bima masih tidak bisa menerima kenyataan akan kepergian sang ibu yang mendadak setelah perselisihan kecil diantara mereka.
__ADS_1
Bima benar-benar menyesal setelah adu mulut yang dilakukanya kepada sang ibu karena memintaknya untuk menjahui Novi.
karena menurut ibu Bima,Novi adalah wanita yang bisa membuat Bima terjerumus menjadi anak yang tidak baik,merasa tidak masuk akal akan apa yang dikatakan ibunya membuat Bima bertengkar dengan sang ibu dan tidak ada yang tau kalau itu adalah terakhir kalinya ibu Bima mengingatkanya.