"Kisah Cinta Dua Orang Pemuda.

"Kisah Cinta Dua Orang Pemuda.
27


__ADS_3

"Ke,esokan hari nya.


"Hari ini menunjukan pukul sepuluh pagi setelah habis dua buah infus dalam semalam kini dokter jaga yang menangani Dini semalam kembali lagi untuk menanyakan kondisi Dini saat ini..Dini pun segera menjawab kalau kondisi tubuh nya sudah sedikit membaik dan karena Dini tidak makan secara teratur akhir-akhir ini Bima yang ada disamping Dini memintak kepada Dokter agar melakukan chek up kesehatan secara menyeluruh dan dokter pun segera melakukan apa yang Bima minta.


"Bima merasa kasihan terhadap Dini karena Dini tidak pernah sakit sampai separah ini,itu lah sebabnya Bima memintak dokter agar melakukan chek up kesehatan untuk Dini karena Bima takut terjadi apa-apa kepada Dini dan Bima sendiri takut bila sang ayah sampai tau Dini sakit,sebenarnya selama ini setiap ayah Dini dan Bima menelfon Dini mau pun Bima selalu mengatakan kalau mereka berdua sehat-sehat saja dan tidak terjadi masalah apa pun bahkan Bima tidak memberitau sang ayah kalo dulu Dini juga pernah masuk rumasakit karena kurang vitamin dan sekarang malah terjadi lagi kali ini pun sama karena tidak makan dengan teratur Dini sampai dhedrasi.


"Makanya untuk memastikan Dini baik-baik saja Bima memintak dilakukan Chek up kesehatan,sekarang teknologi sangat maju dan cepat hanya menunggu selama hampir dua jam saja hasil tes Dini sudah bisa diketahui dan dokter segera memanggil Dini untuk memberitau hasil chek up kesehatan milik Dini.


"Nona Nandini hasil tes semua baik-baik saja kapan trakhir anda datang bulan karena hasil tes kesehatan anda-anda positif hamil..ini diketahui dari urin dan darah anda."Dini yang mendengar sangat terkejut dan kembali berfikir dalam diamnya.


"Bagaimana mungkin bisa padahal aku sudah sangat berhati-hati kenapa aku bisa hamil lagi bagai mana ini."Dokter yang melihat Dini diam dalam keadaan bingung kembali bertanya.


"Ada apa.?."Dini yang mendapat pertanyaan doker kembali sadar dan mulai berbicara."Maaf dok saya lupa kapan trakhir datang bulan.


"Mendengar jawaban Dini dokter kembali berbicara kepada Dini."Untuk memastikan usia kandungan sebaiknya nona Nandini segera periksa ke bagian obgyn saja."Mendengar ucapan dokter Dini hanya mengangguk dan segera permisi untuk keluar dan menuju bagian obgyn.


"Sedang Bima yang melihat adiknya sudah keluar dari ruwangan dokter dan berjalan menuju bagian kandungan membuat Bima segera mengikuti Dini yang sedang duduk menunggu antrian dan bertanya."Ada apa dek.?! kenapa kok kamu pindah kebagian kandungan.


"Mendengar pertanyaan Bima,Dini kali ini kembali berbohong jika dulu waktu keguguran dirinya mengatakan kurang vitamin sekarang Dini harus kembali berbohong jika perutnya sakit dan perlu melakukan pemeriksaan melalui USG."Gak ada apa-apa kok kak hanya perut Dini sakit akhir-akhir ini karena makan tidak teratur dan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dokter Agus kurniawan memintak Dini agar melakukan USG sekalian, makanya Dini langsung ke sini begitu keluar dari ruwangan dokter Agus kurniawan.

__ADS_1


"Mendengar ucapan Dini,Bima hanya mengangguk tanda dirinya faham akan ucapan Dini tak terasa kini giliran Dini memasuki ruang dokter obgyn setelah mendengar namanya dipanggil..Dini segera masuk dan bertemu kembali dengan dokter Anita damayanti dokter spesalis kandunggan dan kebidanan yang dulu menangani Dini sewaktu ke guguran,dan kini dokter Anita menayakan keluah yang dirasakan oleh Dini.


"Silahkan duduk..apa yang nona Dini rasakan."Dini pun segera menjawab pertanyaan dokter Anita.


"Begini dok..sebenarnya sudah beberapa hari ini badan saya terasa lemas dan bahkan saya merasakan meriang..karena lemas saya semalam bahkan harus okname di rumasakit ini dan melakukan chek up kesehatan tapi hasil tes tersebut menyatakan kalo saya hamil dok bahkan saya lupa kapan datang bulan masalahnya saya selalu menghindari masa subur ketika berhubungan dengan pasangan saya kenapa bisa begitu dok."Dini pun menceritakan semua kepada dokter Anita..dengan rasa malu sedang dokter pun segera memintak Dini untuk berbaring untuk segera di periksa.


"Begini sebaiknya nona Dini kita periksa dulu agar tau dengan betul berapa usia kandungan anda sekarang."Dini pun segera berbaring di bankar untuk melakukan pemeriksaan,dokter Anita kemudian menaruh gel dingin dan terlihat bening itu sebelum meletakan monitor di perut Dini.


"Kini didalam rahim Dini tampak sebuah gumpalan kecil yang menandakan usian kehamilan Dini baru memasuki sepuluh minggu."Dokter Anita yang sedang memutar-mutar tombol monitor diatas perut Dini kembali berbicara kepada Dini.


"Usianya baru sepuluh minggu dan ini masih sangat rentan nanti saya resepkan vitami dan obat penguat kandungan juga obat penghilang mual untuk obat penghilang mual bila sudah tidak merasa mual lagi boleh tidak diminum dan untuk pertanyaan nona Dini setiap orang yang sedang hamil itu memiliki kondisi yang berbeda,meski sudah menghindari masa subur kemungkinan untuk hamil itu tetap ada..alat kontra sepsi saja masih berpotensi terjadinya kehamilan.


"Dek apa yang dokter katakan.?kamu gak kenapa-napa kan.?!"Dini segera mengangguk kepada Bima agar Bima tidak merasa khawatir dan Bima kembali berbicara.


"Dek kalau begitu kamu tunggu di sini, sementara kamu nunggu obat kakak mau mengurus atminitrasi ke pulanganmu."Dini yang mendengar lagi-lagi hanya mengangguk dan Bima segera menuju ke bagian resepsonis rumasakit.


" Sementara itu Rizki yang ada dirumah sejak semalam tidak bisa tidur karena cemas akan kondisi Dini dan Bima juga tidak bisa dihubungi karena Bima yang mematikan ponselnya membuat Rizki bertambah kuwatir bahkan sampek sekarang sudah tengah hari mereka bahkan belum pulang juga Rizki pun menjadi uring-uringan sendiri.


"Setelah dirasa semua sudah beres dan Dini yang juga sudah mendapat obat dan vitamin kini Dini dan Bima dalam perjalanan pulang dan ketika dalam perjalanan pulang Dini mencium bau sate yang di panggang seketika membuat Dini merasa lapar dan ingin memakanya.

__ADS_1


"Kak..Dini lapar Dini mau makan sate."Dini segera memintak Bima agar berhenti untuk membelikanya sate karena Dini yang akhir-akhir ini susah makan bahkan gara-gara hal itu sampe harus okname menurut Bima membuat Bima senang mendengar sang adik yang mulai ingin makan Bima pun segera berhenti di warung sate pinggir jalan dan begitu sampai Bima dan Dini pun segera memesan sate untuk makan siang mereka.


"Tak butuh waktu lama pesanan mereka pun akhirnya datang Dini pun segera menyantapnya dengan lahap dan Bima yang melihat Dini lahap makan kali ini menjadi senang..setelah mereka selesai makan Dini dan Bima segera pulang dan tak lupa sebelumnya Bima juga memesan satu porsi lagi untuk dibawa pulang.


"Sesampainya dirumah Bima dan Dini segera masuk kedalam dan nelihat hal itu membuat Rizki yang sejak semalamam ada diruang tengah segera menghampiri Bima dan Dini pun segera bertanya.


"Din..kenapa kamu sampai di okname dan kakamu sisialan ini.!bahkan tidak membaritau ku,kamu ada dirumasakit mana,kamu gak apa-apa kan gak ada penyakit yang serius kan.


"Bima yang mendengar Rizki memarahinya cuma diam dan mengabaikanya karena Bima dan Rizki memang sudah tau sifat masing-masing sementara Dini yang mendapat pertanyaan dari Rizki hanya diam karena merasa kesal dengan Rizki karena perbuatan-perbuatan Rizki yang terus memaksanya untuk berhubungan badan bahkan ketika Dini berusaha menghindari masa suburnya.


Membuat Dini kembali kesal bila mengingatnya bahkan kini dirinya hamil kembali Dini tidak pernah memakai alat kontra sepsi apa pun termasuk meminum pil kb itu karena Dini merasa malu bila harus membelinya diapotik dan Dini hanya bisa brosing di internet mengenai cara pencegah kehamilan dengan alami meski kemungkinan untuk hamil masih ada tapi setidaknya Dini telah berusaha..setelah selesai dengan apa yang dipikirkanya Dini kini mulai menjawab pertanyaan Rizki."Dini capek kak Dini mau istirahat dikamar.


"Melihat Dini berjalan menuju kamar Rizki segera mengikuti tapi hal itu dihentikan oleh Bima."Lo sebaiknya jangan ganggu Dini dulu.. adek guwe itu lagi butuh istirahat dan Dini bilang kalo dia gak sakit apa-apa kok,cuma dhidrasi dan kurang vitamin karena akhir-akhir ini gak makan dengan teratur jadi lo sebaiknya jangan ganggu Dini dulu nih sate ayam..lo pasti belum makan kan.?! sejak semalam.


"Bima yang menyerahkan sate ayam kepada Rizki berniat berjalan menuju kekamar tapi sebelum itu Rizki kembali berbicara."Sialan lo Bim..kalo Dini di okname kenapa lo guwe telfon tapi gak di angkat-angkat begitu lo angkat dan guwe memintak lo untuk kasih tau guwe kalian dirumasakit mana tapi malah gak lo jawab malah lo matiin ponsel lo..lo sengaja ya.


"Mendengar Rizki yang masih marah padanya Bima pun kenbali bicara."Asal lo tau guwe mau kasih tau lo tapi Dini yang larang guwe untuk kasih tau ke,elo Dini bilang Dini mau istirahat kalo ada lo yang ada Dini gak bisa istirahat dan guwe bisa maklum dengan permintaan Dini karena guwe yakin lo pasti gangguin Dini sampek Dini sendiri bicara begitu dah lah..guwe mau istirahat dan lo jangan ganggu Dini biarin adek guwe istirahat.


"Setelah selesai bicara kepada Rizki,Bima segera masuk kedalam kamar dan membersihkan diri kemudian tidur siang tak jauh berbeda dari Bima begitu pun Dini, setelah memasuki kamar Dini juga segera mandi dan beristirahat mengabaikan Rizki yang makan sendirian.

__ADS_1


"yang baca komen nin novel ini dong.maaf bila cerita garing kayak sinetron..aku mau bikin secara singkat takut pembaca bingung..dan dan pembaca yang baik aku yakin kalian pandai meski tanda baca gak teratur😆


__ADS_2