"Kisah Cinta Dua Orang Pemuda.

"Kisah Cinta Dua Orang Pemuda.
4


__ADS_3

Saat ini Dini,sedang ada di sebuah mall,ya. setelah pulang dari bandara Dini memutuskan untuk berjalan-jalan di mall,Dini pun memutuskan untuk melihat filem baru yang ada di bioskop,tapi ketika Dini hendak membeli sebuah tiket Dini melihat dua orang yang tidak asing baginya,dua orang itu adalah Rizki dan Novi pacar kakaknya.


Dini pun tidak terkejut melihat hal itu karna yang Dini tau Rizki adalah seorang play boy sedang kan Novi adalah perempuan murahan yang hubunganya ditolak oleh ibunya..jadi melihat Rizki dan Novi yang bergandengan tangan sambil tersenyum gembira seperti itu membuat Dini merasa biasa-biasa saja,dan hanya bisa mengutuk mereka berdua didalam hati.


*


*


Dasar pria berengsek emang cocok dengan perempuan jalang ,kalian berdua cocok sama-sama penghianat humph..


Dini pun berlalu begitu saja meninggalkan gedung bioskop,Dini sudah tidak mod lagi untuk menonton acara yang dinantikanya itu.


*


*


Dini pun memutuskan untuk berjalan-jalan disekitar mall dan tanpa sengaja dia melihat Rega..yang sedang memasuki salah satu resto makanan cepat saji dan Dini pun memanggilnya.


*


*


Rega..!!


Dini memanggil Rega.


*


*


Dan seketika Rega yang mendengar namanya dipanggil pun menoleh.


*


*


Din..kamu juga disini.?


Rega pun bertanya kepada Dini yang sudah menghampirinya dan sudah berdiri didepanya itu.


*


*


Iya..Ga,aku habis mengantar ayahku ke bandara.jadi dari pada bosan sendirian dirumah mending aku jalan-jalan aja dulu sebelum pulang.


Dini menjawab pertanyaan dari Rega.


*


*


Gimana..?apa kamu sudah makan.?


Rega bertanya kepada Dini.


kalau belum gimana kalau kita makan bersama kebetulan aku belum makan siang tadi.ketika lagi asik mencari buku baru,aku baru sadar kalau aku lapar,jadi sebelum pulang aku mau makan dulu.


*


*


Boleh..kebetulan aku juga belum makan siang. dari pada makan sendiri mending berdua itu lebih baik jadi gak bosen deh.


Dini yang mendengar tawaran dari Rega pun mengiyakan ajakan Rega untuk makan bersama.


*


*


Tak terasa waktu cepat berlalu dan hari pun sudah mulai gelap,Dini dan Rega pun tak terasa sudah menghabiskan waktu bersama hampir setengah hari, habis makan bersama merekapun lanjut berjalan-jalan dan mampir kesebuah taman hingga mereka lupa waktu..Setelah sadar hari mulai gelap Rega pun berencana untuk mengantar Dini pulang.


*


*


Sementara itu Rizki yang sudah pulang dari tadi sore terus menunggu dini dirumahnya.


Rizki memang sering berada dirumah Dini selain rumah mereka yang berdekatan Rizki hampir setiap hari menghabiskan waktunya dirumah Dini,rumah Dini sudah seperti rumahnya sendiri.


*


*


Dan ketika Rizki berniat untuk keluar rumah tapi niat itu dia urungkan karena melihat Dini dan Rega yang ada didepan pintu depan,sedang asik mengobrol.


Rizki pun menjadi marah dan kembali duduk diruang tengah menunggu Dini masuk.


*


*


Ga..makasih ya sudah nganterin aku pulang. makasih lo..hari ini aku seneng banget bisa jalan-jalan sama kamu jadi gak bosen deh,


kalau gak ketemu kamu aduh..aku pasti sudah mati kutu jalan-jalan sendiri.


Dini berterimakasih kepada Rega yang sudah menemaninya jalan-jalan.


*


*


Gak apa-apa kok Din..kamu lupa ya aku ini kan kekasih mu,jadi untuk apa juga kamu berterima kasih itu hal yang gak perlu..justru aku seneng banget bisa jalan berdua sama kamu karena selama ini kamu gak pernah mau kalau aku ajakin keluar walau hanya untuk makan.


Seharusnya kamu itu lebih sering keluar sama aku..aku sempat mikir lo apa kamu itu gak pernah bosen dirumah terus..


Rega menjawab pertanyaan Dini dengan bercanda.


*

__ADS_1


*


Ok deh, lain kali kita bisa pergi lagi setidaknya kalau aku bosen dirumah terus,Dini pun menjawab pekataan Rega juga dengan bercanda.


*


*


Baiklah kalau gitu aku masuk dulu bye..


Dini berpamitan kepada rega.


*


*


Sampai ketemu besok senin Din.


Rega pun membalas perkataan Dini.


*


*


Dini pun segera masuk ke dalam rumah.


ketika Dini melewati ruang keluarga Dini tidak terkejut dengan keberadaan Rizki yang duduk sambil melihat layar televisi,Dini pun berlalu begitu saja menuju dapur untuk mengambil air minum.


*


*


Sementara Rizki yang merasa diacuhkan Dini, tiba-tiba berdiri dan menghampiri Dini.


*


*


Rizki pun langsung memeluk Dini dari belakang sambil mencium leher bagian belakang milik Dini.


Dini yang sedang minum pun terkejut dengan apa yang dilakukan Rizki secara tiba-tiba.


*


*


Kak..apa yang kakak lakukan,lepaskan Dini.


Dini pun merasa kesal mengingat kejadian tadi siang,ketika melihat Rizki dan Novi bersama membuat Dini memberontak dalam pelukan Rizki.


*


*


Kenapa..bukanya kakak sudah pernah bilang jangan mengacukan kakak.tapi apa yang barusan kamu lakukan,kamu tidak hanya mengacuhkan kakak tapi kamu juga pergi sama cowok lain.


*


*


Dini pun berusaha melepaskan diri dari pelukan Rizki.


sementara Rizki yang mendapat penolakan memutar tubuh Dini menjadi berhadapan denganya dan mulai bertanya.


*


*


Kenapa..kenapa tidak suka.?! ingat kamu itu milikku jadi jangan macam macam dibelakangku,aku gak suka apa lagi lihat kamu berdua sama cowok lain.


Dini yang mendengar ucapan Rizki pun menjadi marah.


*


*


Apa.?!maksut kakak..dengar ya kak.aku bukan milikmu kita gak punya hubungan apa-apa jadi sebaiknya kakak jaga sikap kakak.


Dini pun mendorong tubuh Rizki yang memeluknya.


*


*


Rizki pun menjadi marah dan kembali menarik tubuh Dini dan mencium bibirnya secara paksa, sementara Dini terus meronta..agar Rizki melepaskanya.


setelah terlepas dari cengkeraman Rizki,Dini pun segera lari masuk ke dalam kamarnya dan menguncinya dari dalam.


*


*


BRAK..!! Sial..!!


sementara itu Rizki yang masih kesal hanya bisa memukul meja hingga membuat Bima yang baru datang untuk mengambil air minum pun menjadi terkejut dan bertanya.


*


*


Wih..santai bro..ngapain lo marah-marah.


*


*


Ini semua gara-gara adek lo..guwe sudah kasih tau dia buat jauh-jauh dari cowok lain,kususnya si Rega tapi tadi guwe lihat adek lo malah dianterin pulang sama itu cowok.


Rizki pun meluapkan amarahnya kepada Bima.

__ADS_1


*


*


Sabar bro..lo sih..dulu adek guwe bilang suka sama lo..tapi lo gak mau bilang jujur..malah bilang adek guwe masih kecil segala,sekarang adek guwe sudah punya pacar dan lupain lo..elo nya malah gak bisa terima..dasar.


Bima pun malah menyudutkan Rizki yang membuat Rizki makin frustasi.


*


*


Guwe bilang gitu agar guwe bisa nahan hasrat guwe bro..dan dia dulu emang masih kecil masih smp,meskipun guwe juga cinta sama adek lo..setidaknya guwe tunggu dia besar dulu lah dan guwe selalu berhasil jahuin dia dari semua cowok yang dekat denganya itu,tapi si Rega ini agak susah bro dia selalu mengabaikan peringatan guwe malah seolah-olah nantangin guwe..mau guwe habisi..guwe takut adek lo makin benci guwe bro..karena terakhir guwe ngancem Rega gak sengaja dini tau bro,sial.!


guwe gak akan biarin Dini lupai guwe atau pun ninggalin guwe bro.


Rizki pun curhat kepada Bima.


*


*


Wih..lo ngeri juga ya..tapi jika lo sampai nyakiti adek guwe, lo..akan berhadapan ama guwe..


Bima pun mengingatkan Rizki agar tidak menyakiti Dini.


*


*


Flashback.


Heh.!! lo kan yang namanya Rega..?!


Rizki pun menyudutkan Rega yang saat itu hendak pulang.


Rizki menarinya kebelakang kelas dan mencoba untuk mengancamnya.


guwe ingetin,lo..sebaiknya lo.. jahui Dini karena Dini itu milik guwe. jangan coba-coba lo macem-macem kalau gak guwe habisi lo.


*


*


Emang lo..siapa nyuruh-nyuruh aku,kamu pikir aku bakalan takut sama kamu..terus terang saja aku sudah suka dengan Dini,sejak masuk tahun ajaran baru dan berniat nembak dia jadi lupain saja deh,gak mungkin aku jauhi Dini,mentang-mentang senior..kamu pikir aku takut.


Rega pun menantang Rizki dengan kata-katanya dan Rizki yang naik pitam pun hendak memukul Rega,tapi saat Rizki ingin memukul Rega,Dini yang sedang mencari Rega untuk mengembalikan buku pun menjadi marah.


*


*


Kakak..!!hentikan..! apa yang kakak lakukan kepada Rega..ingat ya kak,kalau kakak berani macam-macam sama Rega,aku tidak akan pernah memaafkanmu jangan kira aku tidak tau gara-gara kakak aku jadi dijahui teman-temanku aku terus berfikir..hingga aku memaksa mereka untuk berbicara sejujurnya sama aku,dan rata-rata mereka semua memiliki jawaban yang sama mereka menjauhiku karena kamu..kamu mengancam mereka kan,dasar.!!aku peringatkan kalau sampai ada apa-apa dengan Rega berati semua itu ulahmu,dan aku tidak akan memaafkanmu.


Dini pun berlalu sambil menggandeng tangan Rega.


Flashback.off


*


*


Sudah..sudah..santai bro guwe dukung lo sama adek guwe kok,tenang aja..lo itu calon ipar yang tepat buat guwe.


ngomong-ngomong apa yang guwe suruh udah lo lakuin.


Bima pun menenangkan Rizki sekaligus bertanya apa yang dia mintak sudah dia lakuin apa belum.


*


*


Lo tenang saja sudah guwe lakuin kok perintah lo,kita tinggal cari cara saja..biar dia lepas dari lo.


Rizki pun kembali menjawab pertanyaan Bima.


*


*


Makasih ya bro,guwe gak tega soalnya.. meskipun dia perempuan gak benar,dia pernah nolongin guwe jadi guwe gak tega buat jahuin dia tanpa alasan.


Bima pun kembali berbicara kepada Rizki.


*


*


Lo sih gitu aja gak tega..kalau gak tega jangan banyak main perempuan.! kalau enggak apa lo mau nikahin mereka semua.


Rizki pun mengolok-olok Bima.


*


*


Pokok nya lo ati-ati aja bro,jangan sampai lo yang terjerat sama dia.. atau kalau enggak guwe bakal jahuin adek guwe dari lo.


Bima pun memperingatkan Rizki untuk berhati-hati terhadap Novi.


*


*


Sial..ini semua gara-gara elo..dan sekarang elo malah mojokin guwe..gak mungkinlah guwe duain Dini.


Rizki pun menjawab perkataan Bima.


*

__ADS_1


__ADS_2