"Kisah Cinta Dua Orang Pemuda.

"Kisah Cinta Dua Orang Pemuda.
33.


__ADS_3

"Ke,esokan harinya.


"Setelah selesai mengemas makanan dan bersiap untuk pergi tak lupa Novi menitipkan buah hatinya kepada sang ibu,kini Novi seger pergi ke penjara untuk menjenguk Jimi.


"Sesampanya di penjara Novi kini telah berhasil menemui Jimi,Novi merasa prihatin dan bersedih melihat kondisi Jimi hingga membuatnya menangis Novi menyesal akan keserakahanya dan kejahatanya yang harus melibatkan Jimi dan tema-temanya hingga Jimi kini harus menanggung penderitaan didalam penjara.


"Novi tau betul semua sifat Jimi dari dulu, Jimi adalah orang yang loyal dan baik pada siapa pun meski sebagai anak orang kaya Jimi tidak pernah sombong hanya buruknya Jimi..dirinya selalu mabuk-mabukan dan berfoya-foya meski kedua orang tua Jimi yang sudah bangkrut pun tidak pernah membuat hidup Jimi lebih menderita dari sekarang,melihat kenyataan itu membuat Novi tak kuasa untuk menangis.


"Melihat Novi yang menangis membuat Jimi ikut bersedih dan berjanji untuk menjadi orang yang lebih baik lagi setelah bebas dari penjara dan berjanji kepada Novi untuk menikahi nya,setelah keduanya selesai berbicara dan Novi yang menyerahkan makanan kesukaan Jimi,kini Novi segera pamit untuk pulang Novi berjanji kepada Jimi akan merawat anak mereka dengan baik dan akan mengunjungi Jimi kembali bila ada waktu luang.


"Sementara itu di tempat Rizki.


"Saat ini Rizki sudah sampai di surabaya bahkan mendapat tempat kos yang tak jauh dari kantor Aji,sesampainya di tempat kos Rizki segera tidur untuk istirahat tentu saja setelah menyelesaikan segala atminitrasi pembayaran kepada pemilik kos.


"Rizki tidur cukup lama setelah bangun Rizki segera mandi dan keluar untuk mencari makan karena masih lelah Rizki berniat untuk menemui Aji dilain waktu.


"Tak terasa sudah tiga hari ini Rizki di surabaya dan setelah dirasa kondisi tubuh kembali fit kini Rizki memutuskan segera menemui Aji di kantornya karena sudah sangat rindu dengan Dini dan ingin melihat dan juga mengelus perut Dini.


"Rizki memasuki kantor Aji dan bertanya kepada salah satu staf disana..meski kantor kecil tapi cukup sibuk karena kondisi perusahaan yang tidak pernah setabil dalam semua hal dari segala segi menejemen,dari bagian pengiklanan ke uwangan dan bahkan pengaturan yang lain-lain nya yang membuat Aji cukup sibuk dan pusing.


"Rizki yang bertanya kepada salah satu staf pun harus rela menunggu karena staf tersebut kini berusaha untuk menelfon Aji melalui telfon aparel kantor.


"Tut..tut.."suara telfon aparel yang menghubung kedalam ruangan Aji,Aji pun segera mengangkatnya.


"Ada apa.


"Pak ada tamu yang mencari bapak katanya dari jakarta."Staf yang bernama Ela itu pun segera menjawab pertanyaan Aji,dan Aji kembali bicara.

__ADS_1


"Memang siapa namanya.


"Seorang anak muda pak beranama Rizki."Ela kembali berbicara untuk memberi tau Aji.


"Katakan aku sibuk jadi tidak bisa menemuinya suruh dia pergi dan kalo lain kali dia datang lagi jangan hiraukan dan bila dia membuat masalah atau keributan segera panggil keamanan saja mengarti.!"Aji segera mengintruksi staf bernama Ela untuk tidak menanggapi Rizki bila Rizki datang kembali ke kantonya..karena Aji cukup tau sifat Rizki yang keras kepala dan tidak mudah menyerah.


"Setelah mendengar dari staf yang bernama Ela kalau Aji sedang sibuk dan tidak bisa ditemui seketika Rizki faham kalau Aji sebenarnya tidak ingin menemui dirinya dan berurusan denganya tapi Rizki tidak putus asa Rizki akan kembali lagi esok hari dan seterusnya sampai Aji mau menemui dirinya.


"Tak terasa sudah satu minggu setiap hari Rizki datang ke kantor bahkan hingga kantor di tutup Rizki bahkan belum berhasil menemui Aji dan Rizki bahkan sering di usir oleh satpam kantor.


"Tapi kali ini Rizki yang merasa diabaikan merubah taktiknya setelah diusir kembali oleh satpam Rizki kini bersembunyi menunggu sampai Aji keluar kantor bila sebelumnya Rizki langsung pulang ke tempat kos,tapi untuk kali ini Rizki tidak melakukanya Rizki memilih untuk sembunyi dan menunggu sampai Aji keluar kantor dan memesan taxi sebemumnya yang dimintaknya untuk menjaga jarak agar tidak ketahuan.


"Dan benar saja meski menunggu cukup lama kini Aji sudah keluar dari kantor,Aji selalu keluar dari kantor saat kantor sudah tidak ada orang dan hanya menyisakan dirinya seorang diri Aji yang memasuki mobil tidak menyadari bahwa Rizki bersembunyi di dalam taxi untuk membuntutinya.


"Rizki bertekat kalau tidak bisa menemui Aji setidak nya Rizki mengetahui tempat tinggal Aji agar Rizki bisa dengan mudah tau dimana Dini berada dan menemuinya begitu pikir Rizki.


"Ke,esokan harinya.


"Tak terasa sudah hampir tiga minggu Rizki ada di surabaya dan pagi ini sekitar pukul sepuluh pagi seperti biasa setelah berbenah diri dan mencari makan Rizki segera pergi kerumah Aji dengan begitu dirinya bisa bertemu dengan Dini dan membawa Dini pergi jika hubunganya dengan Dini juga tidak mendapat restu dari Aji mau pun Farit.


"Ding..dong.."suara bel pintu yang ditekan oleh Rizki,ya..saat ini Rizki sudah ada didepan pintu rumah Aji dan pintu pun terbuka karena Aini yang sedang membereskan ruang tengah segera membukanya.


"Ya.."Aini yang membuka pintu segera bertanya tapi begitu melihat Rizki Aini seketika diam melihat Aini yang diam kini membuat Rizki bertanya.


"Bik..apa Dini ada di dalam.


"Nak Rizki kenapa kesini.?ada apa."Aini bukanya menjawab pertanyaan Rizki kini malah balik bertanya sedangkan Rizki yang mendengar pertanyaan Aini segera menjawab.

__ADS_1


"Bik..Rizki sudah ada di surabaya hampir tiga minggu Rizki sudah berusaha menemui om Aji tapi sampai sekarang om Aji tidak mau menemui Rizki bik..Rizki datang jauh-jauh cuma mau melihat Dini gimana keadaan Dini sekarang.


"Nak Rizki sebaiknya masuk dulu dan duduk dulu baru setelah itu nak Rizki bisa cerita ke bibik."Aini yang juga sudah mengenal Rizki sejak kecil pun memintaknya masuk kedalam rumah.


"Nak Rizki duduk dulu biar bibik ambilkan minum."Aini pun memintak Rizki duduk dan berniat untuk mengambilkan minum tapi belum sempat Aini melangkah Rizki kembali berbicara.


"Tidak usah bik Rizki cuma mau bertemu Dini, Rizki sangat merindukan Dini dan juga anak Rizki bik.


"Apa maksut mu.?!anak.?!anak siapa."Aini yang tidak mengerti ucapan Rizki kembali bertanya.


"Sebenarnya Dini hamil bik..Rizki lah yang bertanggung jawab akan kehamilan Dini meski papa tidak setuju tapi Rizki tetap akan bertanggung jawab untuk menikahi Dini bik.


"Mendengar ucapan Rizki barusan membuat Aini terkejut dan kembali berbicara."Nak Rizki, Dini dan Bima memang datang kesurabaya tapi mereka cuma tinggal satu hari dirumah karena Bima bilang ke mas Aji kalau Dini sudah didaftarkan ke salah satu sekolah dan akan tinggal satu kos-kosan dengan temanya sebenarnya mas Aji keberatan tapi Dini dan Bima meyakinkan Mas Aji..dan mas Aji pun setuju.


"Setelah satu hari tinggal dirumah Dini dan Bima segera pamit ke ayah mereka Bima bilang akan mengantar Dini ketempat kos-kosan temanya dan setelah itu Bima akan kembali ke jakarta untuk melanjutkan kuliahnya."Mendengar ucapan Aini Rizki pun kembali bertanya.


"Tapi bik..Dini beneran lagi hamil ini adalah hasil chek up Dini disini juga menunjukan bahwa Dini sedang hamil sudah lah bik..tolong bantu Rizki jangan bohongi Rizki..kalau benar Dini ada di kos-kosan temanya dimana itu beritau Rizki alamatnya biar Rizki bisa menemui Dini.


"Rizki yang tidak percaya ucapan Aini pun menunjukan bukti hasil tes kesehatan Dini kepada Aini,yang diambilnya dari meja rias Dini dan membawanya kemanapun Rizki pergi dan Aini yang mendengar serta melihat bukti yang dibawa Rizki pun kembali berbicara.


"Tapi apa yang bibik katakan benar..karena Bima yang berbicara langsung kepada ayah nya tidak mungkin Bima berani membohongi mas Aji,dan Bima juga sudah kembali kejakarta karena rumah yang kami tempati dulu sudah di iklankan untuk di jual.


"Apa dijual.?! kenapa bik.?! sial kenapa aku baru tau sekarang bik,Rizki mintak tolong kasih Rizki alamat Dini sekarang berada."Rizki kembali memintak alamat Dini setelah mendengar ucapan Aini barusan.


"Tapi bibik benar-benar tidak tau mungkin mas Aji tau."Aini pun kembali berbicara bahwa dirinya tidak tau alamat Dini berada sekarang.


"Aargh.!?dasar kepar*t.kalo gitu aku akan tunggu om Aji sampai pulang ke rumah dan memintanya untuk memberitau ku dimana Dini sebenarnya.

__ADS_1


"Waktu terus berjalan dan tak terasa Rizki sudah menunggu Aji sangat lama Rizki memutuskan menunggu dirumah karena Rizki tau percuma menemui Aji di kantor yang ada dirinya malah di usir dan gagal bertemu dengan Aji,Rizki terus bersabar dan menahan diri untuk terus bersabar meski Aini memintaknya untuk makan pada waktunya tapi Rizki terus menolak yang Rizki inginkan adalah secepat mungkin bisa bertemu dengan Aji dan bertanya tentang keberadaan Dini.


__ADS_2