
Karena besok adalah hari minggu..dan setelah bertengkar dengan Dini,Rizki pun memutuskan untuk menginap dirumah Bima.
Rizki tidur dikamar Bima berasama dengan Bima,sedang kamar Dini berada tak jauh dari kamar Bima dan setelah pertengkaran nya dengan Rizki,Dini pun sudah tidak keluar dari kamar lagi.
*
*
Ke'esokan pagi..
Pagi ini Bima bangun dengan ter buru-buru karena ada kuliah pagi,sedang Rizki masih asik dengan tidur nya.
Rizki,Bima dan Dini mereka teman sejak kecil. tapi perbedaan umur mereka tidak lah cukup jauh cuma berbeda satu tahun antara Rizki dan Bima begitu pula dengan Rizki dan Dini.
*
*
Pagi ini karena Bima yang cukup berisik membuat Rizki ikut terbangun..karena nya setelah Bima pergi sekitar jam tuju..membuat Rizki ikut terbangun untuk mengambil air minum yang ada di dapur..dan secara kebetulan Rizki melihat Dini yang juga sedang berjalan memasuki kamarnya setelah dari dapur..hal itu pun dimanfaatkan oleh Rizki dengan segera.
Rizki pun segera membuka pintu kamar Dini yang ternyata tidak di kunci dan melihat Dini yang kembali tidur setelah dari dapur.
*
*
Dini memang jarang mengunci pintu kamar,tapi Dini tidak pernah membayangkan kalau Rizki bakal menginap dirumahnya karena meskipun Rizki selalu menghabiskan banyak waktu dirumahnya,Rizki hampir tidak pernah menginap dirumah Dini itu sebabnya Dini tidak mawas diri setelah pergi mengambil air Dini pun kembali tidur tanpa mengunci pintu karena itu sudah menjadi kebiasaan Dini jadi Dini selalu lupa untuk mengunci pintu kamarnya dan hal itu malah membuat Rizki memiliki kesempatan untuk menjamah tubuh Dini kembali.
*
*
Rizkipun segera naik keatas ranjang tempat tidur Dini,Rizki yang melihat Dini tertidur merasa bahagia melihatnya,dan membuat Rizki menjadi gemas oleh wajah Dini yang sangat imut..karena gemas itulah yang membuat Rizki tidak dapat mengendalikan hasratnya itu.
*
*
Rizki pun menaiki tubuh Dini..dan Rizki pun mulai mencium Dini dari kening hingga bibir, dan seluruh wajah Dini..Dini yang merasa ada yang menyentuh wajah nya hanya bisa melenguh..tapi tak kunjung membuka mata karena kantuk yang dirasakanya..
dan setiap hari minggu Dini pasti menghabiskan liburnya dengan lebih banyak tidur..itu sebab nya Dini masih tidak menyadari Rizki yang sudah berada di atas tubuhnya.
*
*
Dan Rizki pun kembali dengan aksinya itu,Rizki menarik lingrie Dini sedikit ke bawah untuk membuka bra yang digunakan oleh Dini dan Rizki pun berhasil membuka nya dan melihat payu d*ra milik Dini,tanpa pikir panjang lagi Rizki kini mulai meny*su layaknya bayi sambil terus meraba-raba perut dini hingga bagian bawah milik Dini.
*
*
Dini yang mendapat perlakuan seperti itu hanya bisa bergumam dan melengguh karena Dini pikir Dini sedang bermimpi.
*
*
Uh..mm..
Dini terus bergumam merasakan sensasi yang di dapatkanya sementara Rizki yang mendengar gumaman Dini,semakin bersemangat.
*
*
Rizki kini merubah posisinya..kepala Rizki yang berada di bagian bawah milik Dini kini mulai beraksi dengan lidahnya membuat sensai-sensai yang membuat Dini merasa nikmat karenanya..dan Rizki terus melakukan aksinya itu hingga Dini klim*k karenanya sedangkan Dini yang merasa basah dibagian bawahnya segera terbangun dan betapa terkejutnya Dini melihat Riski yang sedang menjilati bagian bawah miliknya itu.
*
*
Ka..kau..se..sejak kapan kakak disini..
Ah..kak..su..sudah...ah...
Dini yang bertanya kepada Rizki tapi belum mendapat jawaban lagi-lagi Dini harus mendesah karena ulah dari Rizki yang masih membentang kaki Dini dan masih asik dengan bagian bawah milik Dini.
*
*
Ah..uh...kak...ah..
Dini terus dibuat mendesah oleh Rizki hingga tubuh Dini menegang dan merasa lemas setelah klim*ks yang dirasakanya lagi.
*
*
Ah..kak..aku lemas sudah...
Dini memintak Rizki untuk menghentikan aksinya itu.
__ADS_1
*
*
Tunggu dulu dong,kakak kan bahkan belum masuk,kini saatnya..
Rizki pun mulai menggesek-gesek batang miliknya ke milik Dini dan membuat Dini mengerang kembali.
*
*
Ahh..ah..kak..uhh...
*
*
Sabar sayang..Rizki pun mulai menyatukan miliknya ke dalam milik Dini.
*
*
Jleb...
Ah...enak sekali uh..
Rizki yang merasa nikmat kini mulai
memaju mundurkan miliknya itu dengan jari jemari yang juga menyatu dengan jari jemari Dini.Rizki terus menambah kecepatan hingga Dini merasa sensai yang sungguh nikmat.
*
*
Din..apa kamu tidak ingin berada di atas ku.?Rizki bertanya kepada Dini apa Dini mau bermain diatas Rizki tapi Dini yang sudah merasa lemas berkali-kali karena ulah Rizki hanya bisa diam..Dini diam karena sebenarnya Dini merasa malu pada dirinya sendiri..Dini terus menolak Rizki tapi selalu menikmati permainan dari Rizki hal itulah yang membuat Dini kadang merasa malu pada diri nya sendiri.
*
*
Karena tidak mendapat jawaban dari Dini Rizkipun kembali berbicara kepada Dini.
*
*
Rizki memintak Dini kembali suka padanya seperti dulu..tapi masih dalam posisi menyatukan milik mereka.
*
*
Aku gak tau kak..kamu mungkin play boy dan Novi bukan perempuan baik-baik,tapi seperti apapun kamu atau seburuk apa pun Novi kamu tidak boleh suka sama pacar teman kamu sendiri atau menghancurkan adik teman kamu sendiri seperti ini kak..
Dini mencoba menjawab pertanyaan dari Rizki.
*
*
Jadi kamu tau hubunganku dengan Novi.?
Rizki kembali bertanya kepada Dini.
*
*
Hanya orang buta saja yang tidak tau..kamu selalu membuat aku kecewa..hubunganmu dengan Novi dan sikapmu yang otoriter kepadaku aku capek kak.
*
*
Apa kamu cemburu padaku dan Novi.?
lagi-lagi Rizki berusaha memancing kejujuran dari perasaan Dini kepadanya.
*
*
Untuk apa aku cemburu..?!aku sudah tidak ada rasa lagi kepadamu.!!
Dini menjawab perkataan Rizki dengan memalingkan wajahnya,dan kata-kata terakhir Dini lah yang membuat Rizki kecewa.
*
*
Rizki yang marah,malah semakin mempercepat tumbukanya kepada Dini membuat Dini merasa sakit yang teramat.
__ADS_1
*
Akh..sa..sakit..hentikan.!
Dini yang merasa sakit terus memukul tangan Rizki agar Rizki menghentikan aksinya itu.
*
*
Tapi Rizki tidak perduli lagi dengan sakit yang dirasakan oleh Dini hingga Rizki pun klim*k dan jatuh di atas tubuh Dini dengan sangat puas.
setelah beberapa saat Rizkipun melepaskan penyatuan mereka,Dini yang merasa sakit segera membelakangi Rizki dengan menangis secara diam-diam.
*
*
Karena capek Rizki pun kembali tertidur dengan memeluk tubuh Dini sementara Dini hanya bisa diam untuk sesaat hingga rasa sakitnya hilang.
setelah rasa sakit yang mulai berkurang Dini pun memutuskan untuk pergi mandi berendam di dalam bathub..cukup lama Dini mandi hingga Rizki yang tertidur pun terbangun karena merasakan tempat tidur yang terasa kosong.
*
*
Rizki pun segera bangun dari tempat tidur dan menuju kamar mandi yang ada di dalam kamar Dini,dan benar saja Rizki melihat Dini yang berendam sambil melamun tidak menyadari kedatangan Rizki yang tiba-tiba ikut masuk ke dalam bathub untuk berendam.
*
*
Riski pun segera memeluk Dini dari belakang yang membuat Dini terkejut.
*
*
Kak..kapan kakak masuk.?!
Dini bertanya kepada rizki.
*
*
kamu tidak sadar kakak masuk kedalam kamar mandi,memang apa yang sedang kamu pikirkan m..Rizki balik bertanya kepada Dini sambil mengusap-usap kepala Dini dan perut milik Dini.
*
*
Tidak ada..aku tidak memikirkan apa-apa.
Dini kembali menjawab pertanyaan dari Rizki.
*
*
Apa masih sakit.?m..kakak berharap dia bisa cepat tumbuh hingga kamu bisa kembali ke pada kakak.
Rizki kembali berbicara kepada Dini sambil terus mengusap-usap perut Dini.
*
*
Apa yang tumbuh.?dan berhenti mengusap-usap perutku.
Dini bertanya ke pada Rizki dan memintak Rizki untuk berhenti mengusap-usap perutnya.
*
*
kamu akan tau,kalau dia tumbuh nanti..tanpa kakak memberitaumu..kakak ingin sekali lagi.
Riski menjawab pertanyaan dari Dini dan memintak Dini melayaninya kembali.
*
*
Sebelum Dini bisa menolak dengan alasan,Riski sudah berhasil mengangkat tubuh Dini untuk duduk di atas pangkuanya..Rizki pun memasuki Dini dengan Dini membelakanginya..dan Rizki pun berhasil memainkan pay*dara Dini dengan cara memilin kedua p*ting milik Dini dan mencium tengkuk Dini dari belakang dan hal itu pun berhasil membuat Dini mengerang.
*
*
Setelah permainan panas yang terjadi di kamar mandi kini Dini keluar dari kamar dengan mengenakan pakaian santai dan membiarkan Rizki begitu saja..Dini yang benar-benar lelah karena ulah dari Rizki kini pergi ke dapur untuk membuat sarapan,karena Dini benar-benar sangat lapar,Dini membuat sandwich dengan satu gelas susu untuk dirinya sendiri dan satu gelas kopi untuk Rizki,meskipun Dini kesal kepada Rizki,tapi Dini tidak pernah membiarkan Rizki kelaparan dirumahnya..Dini selalu memasak entah itu enak atau tidak tapi dirumah Dini selalu ada makanan yang selalu ada..untuk dimakan itu lah salah satu sebab yang membuat Rizki selalu ada di rumah Dini.
Karena kedua orang tua Rizki sudah bercerai, semenjak Rizki kecil,dan itulah sebabnya dari dulu Rizki selalu makan dirumah Dini dan Rizki lebih memilih untuk ikut dengan papanya ketimbang mama nya alasanya tentu saja agar selalu bisa dekat dengan Dini.
__ADS_1