"Kisah Cinta Dua Orang Pemuda.

"Kisah Cinta Dua Orang Pemuda.
17


__ADS_3

Setelah mengantar Novi pulang Farit pun segera pergi ke kantor,tapi meski Farit memutuskan untuk pergi ke kantor tetap saja pikiran Farit masih saja tertuju dengan apa yang Novi barusan katakan kepadanya,dan hal itu membuat Farit menjadi tidak konsen dalam bekerja tak terasa waktu sudah berlalu cukup lama Farit pun segera melihat ke arah jam dan saat ini memang sudah menunjukan jam pulang sekolah,Farit yang biasanya lembur dan sering pulang terlambat pun memutus kan untuk segera pulang siang itu juga,untuk bisa bertemu dengan Rizki dan berbicara kepada putranya itu..tapi sebelum Farit memutuskan untuk pulang Farit memilih untuk menelfon Rizki terlebih dulu untuk memastikan putranya itu sudah benar-benar pulang atau belum dari sekolahnya.


Drt..drt..bunyi ponsel Rizki.


Rizki yang mendengar bunyi ponselnya segera melihat siapa yang telah menelfonya dan ketika melihat bahwa itu adalah papanya yang menelfon Rizki pun segera mengangkatnya meski Rizki sebenarnya merasa malas untuk menjawab telfon dari sang papa.


Ya..ada apa pa.?!


Rizki menjawab telfon dari papa nya dan bertanya kepada sang papa.


Rizki..apa kamu sudah pulang.?


Farit kembali bertanya kepada Rizki melalui telfon.


Belum..ada apa.? kalau mau bicara-bicara saja langsung.


Rizki yang merasa malas menjawab pertanyaan sang papa melalui telfon memintak Farit untuk segera berbicara.


Rizki dengerin papa..papa mintak kalau kamu sudah pulang dari sekolah sebaiknya kamu langsung segera pulang ke rumah dan jangan pergi kemana-mana dulu,masalah nya ada hal penting yang perlu papa bicarakan sama kamu ini sangat penting sekali,apa kamu mengerti.


Farit kembali berbicara kepada Rizki dan memintak Rizki agar tidak pergi kemana-mana dulu karena memang ada yang harus mereka bicarakan.


Pa..kalau mau bicara ya bicara saja langsung kenapa mesti nunggu aku pulang sekolah..aku mau langsung ke rumah Dini seperti biasa, kalau papa enggak bilang sekarang ya sudah jangan bilang dan satu hal lagi aku mau menginap di rumah Dini.


Rizki pun kembali berbicara kepada papa nya dan menjawab permintaan dari sang Papa.


Rizki.! untuk sekali ini saja kamu dengerin apa kata papa..ini bukan hal sepele yang bisa di bicarakan di telfon lagian kamu ini setiap hari selalu saja berada dirumah Dini,untuk sekali ini saja pulang lah kerumah setelah pulang sekolah hal ini sangat penting dan sangat serius bila papa belum pulang kamu tunggu papa..papa akan segera pulang.


Farit pun kembali berbicara kepada Rizki.


Ok.rizki pulang sekarang.


Rizki segera menjawab perkataan sang papa dan mengakhiri panggilan telfon.

__ADS_1


Dini ayo kita pulang..Rizki memintak Dini untuk pulang bersama lagi pula jam pelajaran memang sudah usai sejak setengah jam yang lalu.Dini dan Rizki kini pulang bersama dengan berjalan beriringan dan tak terasa sudah sampai didepan pintu rumah Dini,sebelum memutuskan untuk pergi dan pulang kerumah nya sendiri Rizki mulai berbicara kepada Dini.


Din..kakak pulang dulu kakak tidak bisa menemanimu hari ini jadi ingat kamu masih harus istirahat jangan melakukan hal-hal bodoh.


Sebelum memutuskan untuk pulang Rizki mengingatkan Dini agar beristirahat.


Iya..iya Dini ngerti sudah sana cepat pulang.


*c**ih..aku malah merasa sangat senang kakak pulang kerumah kakak,dan enggak gangguin aku* lagi akhinya aku bebas dan apa kata kakak tadi.?melakukan hal-hal bodoh enak saja yang bodoh itu kakak se,enaknya sendiri mengatur aku pokoknya ini kesempatanku hari ini aku mau mukbang mie..mumpung kak Rizki enggak disini ah..seandainya dia selalu dirumahnya sendiri aku gak mungkin kayak pencuri untuk bisa memakan-makanan yang aku suka.


Dini yang mendengar ucapan Rizki segera memintak nya untuk pergi dan meningalkanya sendiri dan Dini pun hanya bisa berbicara dalam hatinya sendiri untuk mengungkapkan ke bebasanya.


Sesampainya Rizki di rumah,Rizki belum melihat papa nya pulang Rizki pun segera melangkah menuju ke kamarnya untuk mandi dan berganti pakaian setelah semua ritual Rizki lakukan Rizki pun kini segera berjalan menuju ke meja makan untuk makan siang dan tak lama setelah Rizki selesai makan Rizki baru mendengar suara mobil sang papa yang memasuki halaman rumah,Rizki yang masih duduk di ruang makan memutuskan untuk menunggu sang papa ditempatnya.


Tak butuh waktu lama Farit pun segera masuk kedalam rumah dan melihat Rizki yang duduk di ruang makan,Farit pun memutuskan untuk segera menghampiri Rizki.


Kamu sudah menunggu papa dari tadi ki.?Farit yang menghampiri Rizki segera menarik kursi yang ada di seblahnya kemudian duduk sambil bertanya kepada Rizki.


Lumayan lah pa memang masalah penting apa yang harus papa bicarakan dengan Rizki sampai papa harus pulang lebih cepat dari kantor.


Mendengar apa yang barusan Rizki katakan membuat Farit kembali bertanya secara langsung kepada Rizki tanpa bertele-tele.


Baik lah papa akan langsung bertanya kepada kamu..jadi papa tidak butuh alasan apa pun dari kamu papa cuma butuh kamu berbicara jujur hanya itu saja.


Apa kamu berpacaran dengan Novi.?


Farit kembali berbicara kepada Rizki.


Tidak.!! Rizki segera menjawab pertanyaan Farit.


kalau kamu tidak pernah berpacaran dengan Novi lalu bagaimana bisa Novi hamil..dan tadi pagi Novi datang menemui papa dia ingin kamu bertanggu jawab akan perbuatanmu kalau kamu berani berbuat kamu harus berani bertanggung jawab dong.! kamu ini selalu menyalahkan papa dan selalu memojokan papa karena perceraian papa dan mama mu..tapi sekarang kamu sendiri seperti apa.! menghamili anak orang lain dan lepas tanggung jawab begitu saja.!! kamu jangan jadi orang yang pengecut bukanya kamu tadinya bilang cinta kepada Novi hanya untuk menidurinya setelah mendapatkanya kamu malah se,enaknya sendiri memutuskan hubunganmu dengan Novi,apa kamu enggak merasa kasihan sama bayi yang belum lahir itu..pokok nya kamu harus bertanggung jawab kamu harus menikah dengan Novi papa enggak mau kamu merusak anak orang lain dan menghancurkan masa depanya..terlebih lagi papa enggak mau cucu papa terlantar menjadi anak yang kurang kasih sayang tanpa orang tua yang lengkap.! kamu ini selalu mengeluh tentang hidupmu yang besar tanpa keluarga yang utuh tapi sekarang kamu sendiri seperti apa.!? kamu ingin anak mu menjadi seperti dirimu tumbuh tanpa keluarga yang lengkap.


Farit yang berbicara kepada Rizki secara langsung pun membuat Rizki terkejut dan Rizki yang merasa dituduh akan perbuatan yang tidak dilakukanya pun segera berbicara.

__ADS_1


Apa sudah selesai papa bicaranya.!? kalau sudah kini giliran papa dengarkan apa yang akan Rizki katakan.


pertama aku tidak pernah berpacaran dengan Novi apa lagi menyentuh nya hingga Novi hamil.jadi untuk apa aku harus bertanggung jawab akan hal yang tidak pernah aku lakukan dan satu hal lagi aku tidak akan pernah menikahi Novi karena aku sudah mencintai Dini dari dulu,dan hal seperti ini pun sebenarnya tidak perlu aku katakan kepada papa.!? dan lagi mengenai bayi yang dikandung Novi,kalau papa menginginkanya papa bisa mengadopsinya.. memang benar aku selalu menyesal karena tidak pernah tumbuh dalam keluarga yang utuh oleh sebab itu aku sudah berjanji pada diriku sendiri aku tidak akan pernah membiarkan anaku kelak mengalami apa yang aku alami..kalau papa sudah selesai berbicara mengenai hal ini aku mau kekamar ku dulu.


setelah selesai dengan semua yang dikatanya Rizki pun segera pergi menuju kekamar dan ketika hendak melangkah Farit pun segera menghentikan langkah kaki Rizki dan kembali berbicara kepada Rizki.


Ok..kalau kamu tidak mau mengakui bayi yang ada di perut Novi adalah anakmu dan mengatakan kalau itu memang bukan lah anak mu tapi apa kamu bisa membuktikanya.?!apa kamu tau papa sendiri juga sempat tidak percaya tadinya..tapi mendengar Novi mengatakan kalian pernah pergi ke hotel bersama apa kamu tau apa yang papa lakukan.?! papa bahkan segera pergi kehotel itu pagi ini sebelum papa berangkat ke kantor untuk memastikan nya..meski pihak hotel menolak memberitau rekaman cctv demi privasi hotel mereka..tapi pihak hotel tidak keberatan untuk memberi tau catatan tamu yang datang sekitar dua bulan lalu kalau kamu masih mengelak maka jangan salahkan apa yang akan papa perbuat.


Farit pun menyelesaikan ucapanya dan mengancam Rizki diakhir ucapanya.


Apa maksut papa.?papa ingin aku bertanggung jawab akan perbuatan yang tidak pernah aku lakukan.!?meski aku pernah kehotel bersama Novi tapi aku tidak pernah menyentuhnya pa.!dan aku tetap tidak akan menikahi Novi.


kalau pun aku harus menikah maka aku hanya akan menikahi Dini,dan satu hal lagi kalaupun aku harus bertanggung jawab akan seorang anak maka anak itu tentunya anakku dari hubunganku dengan Dini,apa papa tau kenapa Dini bisa sampai masuk ruma sakit itu karena Dini mengalami ke guguran pa..dan janin yang gugur itu adalah anaku.


Rizki pun kembali berbicara mengenai ucapan dari Farit dan Rizki yang kesal akan ancama Farit pun mengakui apa yang di perbuatnya kepada Dini.


Plak.!! dasar si*lan.


Farit pun seketika menampar Rizki setelah mendengar apa yang diucapkan Rizki barusan mengenai perbuatanya kepada Dini dan Farit pun kembali berbicara.


kamu tidak cuma merusak Novi tapi kamu juga merusak Dini karena Dini sudah mengalami ke guguran kamu tidak perlu bertanggung jawab lagi kepadanya tapi kamu harus bertanggung jawab untuk menikahi Novi dan menjaga bayi yang belum lahir itu..atau kamu ingin papa berbuat sesuatu yang mungkin kamu sesali atau kamu ingin papa membuat perusahaan Om Aji bangkrut.


kalau memang itu yang kamu inginkan papa tidak keberatan papa tidak akan membagi hasil perusahaan kerjasama kita..papa cuma akan memberi anak perusahaan yang ada di surabaya kepada omAji..kamu juga tau sendiri kan kalau anak perusahaan yang ada di surabaya sedang mengalami masalah hingga omAji harus pergi meninggalkan Dini dan Bima sendiri di sini. dan papa juga akan memutuskan pertemanan papa sama omAji jika kamu tidak mau menikahi Novi apa kamu mengerti.!! ini sudah keputusan final dari papa.


mendengar apa yang barusan di ucapkan Farit membuat Rizki semakin marah dan kesal.


Jadi papa mengancam aku pa.!! papa mengancam aku menggunakan Dini hanya agar aku mau menikahi Novi.! jadi papa lebih suka melihat Rizki semakin menderita rupanya..apa kurang bagi papa melihat Rizki menderita selama ini untuk apa Rizki mengakui anak Novi karena Rizki sangat yakin itu bukan lah anak ku.aku mau melakukan tes DNA kita lihat anak milik siapa itu kalau itu terbukti anaku aku akan menikahinya.


Rizki yang merasa kesal kembali berbicara kepada Farit.


Tidak bisa.! meskipun kamu sangat ingin melakukan tes DNA kamu harus tetap menunggu sampai bayi itu lahir..tapi papa tetap tidak mengijinkanmu mencoreng nama baik papa dikota ini..kamu tetap harus menikahi Novi.! untuk masalah tes DNA jika hasilnya tidak sesuai dan terbukti itu bukan lah anakmu kamu bisa menceraikan Novi tapi untuk sekarang jalan satu-satunya kamu harus terap menikahinya.


kalau untuk papa sendiri papa tetap berharap itu adalah anakmu agar kamu bisa membangun rumah tangga yang bahagia dan membesarkan anak kalian..satu hal lagi sebaiknya kamu lupakan Dini mulai saat ini..ini saran papa.

__ADS_1


Farit kembali berbicara kepada Rizki sedang Rizki yang semakin kesal hanya bisa mengumpat.


Sial..dasar ber*ngsek.


__ADS_2