2 Hati 1 Cinta

2 Hati 1 Cinta
14. menyesal


__ADS_3

"Lo serius pergi bareng Clara?"


Tanya rafi penasaran.


"Iyah, tadinya aku bareng sama kakak aku bang Adam, waktu aku mau kesini tiba-tiba mamih nya Clara minta aku buat berangkat bareng sama Clara, katanya mobil mamih Clara mogok, jadinya kita bertiga pergi bareng deh."


DEG.


"Lo denger sendiri kan Raf, puas lo udah ngebentak Clara hah?"


Kini emosi Sia sudah benar-benar membludak.


"Ayo Yu kita susul Clara, dia pasti butuh sosok kita, Sa.ha.bat. nya." Ucap Sia penuh penekanan di kata 'sahabat' dengan maksud menyindir Sera.


"Alika, lo tunggu di sini aja , jagain tuh si ****** jangan sampe di ngerusak mood sahabat gue Clara."


Murka sudah Sia.


"Oke, gue jagain si Sia, itung-itung belajar jagain ibu hamil wkwk."


Ucap Alika membuat Sera menangis.


"Gue gak sehina itu lik, kalian semua salah faham." Lirih Sera ditengah tangisannya.

__ADS_1


"Ser, gue mau kejar dulu Clara, gue mau jelasin ke dia, lo tunggu disini."


Pamit Rafi yang di angguki Sera.


Di stand, Clara sudah ada di pelukkan Ayu dan Sia.


"Gue salah percaya sama dia, gue salah, kalo aja gue dari awal gak nerima cinta dia, mungkin akhirnya gaakan terlalu sakit kaya gini."


Sia dan Ayu sama-sama bungkam, mereka merasa pilu mendengar ucapan putus asa Clara.


"Assalamualaikum."


"Walaikumsalam."


"Bang,"


Ayu dan Sia melenggang duduk di belakang Clara. Sementara Adam duduk di samping Clara di halangi satu bangku di antara mereka.


"Clara." Panggil Adam.


"Kak." Sahut Clara dengan sangat pelan.


Perih!

__ADS_1


Sungguh, inilah yang dirasakan Adam, hamba Allah yang ia kagumi dan ia jaga selama ini tengah terluka oleh laki-laki lain.


"Maaf saya lalai menjaga kamu Clara." Ucap Adam penuh penyesalan.


"Ini bukan salah kak Adam, Clara aja yang bodoh kak, kalo aja Clara gak nerima cintanya Rafi, mungkin gaakan kaya gini kan kak akhirnya. "


"Ssstttt, sudah istighfar Clara, dengarkan saya, ada salah satu hadis mengatakan bahwa ' apabila ada suatu hal yang menimpamu, jangan kamu mengatakan KALAU AKU TIDAK BEGINI, TENTU TIDAK JADI SEPERTI INI, qadarullah wa maa syaa-a fa'ala ( takdir Allah, apa yang Dia inginkan maka Dia lakukan ). Karena kata-kata KALAU membuka peluang untuk setan beraksi. Begitu bunyi H.R. MUSLIMĀ  no 2664-."


Clara dibuat terpaku dengan penuturan lembut dari Adam, dirinya mulai beristighfar, dirinya terlalu membesar-besarkan egonya, dia selalu lupa mengingat Allah, lalu setelah ini terjadi bahkan Allah masih mengirim malaikat syurga seperti Adam untuknya.


Di luar stand, Rafi ikut terpaku mendengar perkataan Adam. Dia kira Adam akan mengompori Clara agar menjauhi nya, namun dugaannya sangat-sangat salah, justru Adam menenangkan Clara bahkan juga menenangkan Rafi.


"Aku menyesal udah gak percaya sama kamu sya, maaf aku bentak kamu, aku menyesal sya, aku menyesal sungguh, tunggu aku kembali dengan bukti kebenaran nya sayang. Tunggu aku Asya." Lirih Rafi meninggalkan stand lalu kembali ke tempat duduk pendukung di samping Alika dan juga Sera.


"Makasih kak, ucapan kakak selalu bikin Clara termotivasi."


Ucap Clara dengan senyuman merekah.


Membuat yang melihat nya merasa tenang karena Clara sudah tidak merasa sedih lagi.


" Cek satu..duaa...cek.., baik kita panggil peserta yang ketiga Jazira Amelia setelah ini mohon bersiap bagi peserta perwakilan dari SMA NAGA SAKTI GARUDA.."


Panggilan MC membuat riuh tepuk tangan para penonton.

__ADS_1


"Yaampun, gue lupa, gue belum nyiapin lagu nya."


DEG.


__ADS_2