2 Hati 1 Cinta

2 Hati 1 Cinta
2. GURU BARU


__ADS_3

" Apa kamu bilang? Gugurin?! Ini darah daging kamu Raf."


Lirih seorang gadis dengan isakan tangisnya.


" DIEM LO ANJING ! GUE YAKIN, ****** KAYA LO GAK MUNGKIN CUMA TIDUR SAMA GUE AJA!! JADI SAMPAI KAPANPUN GUE GAAKAN PERNAH TANGGUNG JAWAB! PAHAM LO ******!!."


Bentak Rafi pada wanita itu.


" Tapi raf aku berani sumpah! Semenjak kita pacaran, aku gak pernah berhubungan sama cowo lain selain kamu!."


Ucap wanita itu mulai tersulut emosinya.


" Apa lo bilang? Pacaran?! NGACA DIRI ANJING ! LO ITU CUMAN ****** MURAHAN SAMPAI KAPANPUN GUE GA AKAN PERNAH MAU TANGGUNG JAWAB! KARENA ITU BUKAN TANGGUNG JAWAB GUE! "


Setelah mengatakan perkataannya, Rafi berlalu dari lorong yang sepi tersebut.


.


.


.


"Aduh Rafi kemana sih ! Kok gaada dikelasnya."


Ujar Clara celingukan di pinggir lapangan basket mencari kekasihnya yang merupakan ketua tim basket.


Clara memutar-mutar badan nya mencari di setiap sudut.


Tiba-tiba...


BRUKH..


"Anjing, lihat-lihat dong kalo jalan. **** ko di piara."


Omel Clara dengan berbagai sumpah serapah yang dia sebut.


"Maaf, anda sendiri yang tidak lihat saat berjalan."


Ujar pria ber tuxedo hitam itu.


"Heh om, situ nya aja yang jalan kaga lihat-lihat."


Sewot Clara.


Saat pria tersebut hendak melangkah, tiba-tiba bola basket dari arah lapangan mengarah ke arah kepalanya.


"Om awa..


ARKH...


BRUK.


Belum sempat Clara berhenti berbicara, bola basket yang hampir mengenai kepala pria itu sudah lebih dulu mengenai kepala Clara yang mencoba melindungi kepala pria itu.


"Hey bangun "


Kata si pria menepuk-nepuk pipi Clara.


Semua mata tertuju pada pemandangan yang satu ini.


Clara si BAD GIRL di gendong ala bridal style oleh pria tampan.


"Eh itukan si Clara,"


Ujar Sia yang lebih dulu melihat sebelum Alika.


"Mana?"


Tanya Alika.


"Itu pe'a punya mata di pake ngapa."


Geram Sia.


"Oh iya bener Sii , yaudah ikutin yu."


Ajak Alika.


"Bentar, kita cari Sera dulu, ntar dia nyariin begimana."


"Yaudah ayo."


.


.


.

__ADS_1


DI UKS


"Enghh."


"Kamu sudah sadar?"


"Eh siapa lo, aduh anjing sakit."


"Kalo sakit ya istighfar bukannya absen nama binatang."


"Ck om yang tadi kan, ngapain om masih di sini? Mau jemput anak nya ya?"


Tanya Clara seraya bangun dari tempat tidur nya.


"Saya Adam, Saya gu..


KRING...KRING....KRING....


"Ah maaf saya harus pergi ada urusan, terimakasih sudah menolong saya."


Ujar pria tampan itu melangkah keluar UKS.


"Ganteng juga tuh Om Om."


Monolognya sambil senyum-senyum.


"Clar lo ga jadi gila gara-gara ketiban bola basket kan?"


Tanya Alika yang tiba-tiba masuk ke UKS bersama Sia.


"Lo kali yang gila."


Sergah Clara memutar bola matanya malas.


"Dia gaakan kenapa-kenapa lik, malah dapet obat plus-plus dari cowo ganteng."


Usil Sia menggoda Clara.


"Ih Lo bedua apa an sih."


Kesal Clara.


"Oh iyah si Sera kemana ko ga bareng Lo pada?"


Lanjut Clara.


Ujar Sia menjawab pertanyaan Clara.


"Heh Lo pada lagi ngomongin gua yah."


Ucap Sera yang tiba-tiba masuk ke UKS.


"Kemana aja lu monyet."


Kata Clara seraya melempar bantal ke arah Sera namun di cegah oleh lengan kekar milik Rafi.


Mengerti dengan keadaan, Alika, Sera, dan Sia segera keluar dari ruang UKS dan meninggalkan pasangan BAD BOY dan BAD GIRL itu di dalam.


"Jangan banyak gerak dulu dong sayang, nanti kepalanya sakit lagi "


Ucap Rafi sambil berjalan ke arah Clara dan meletakkan kembali bantal yang Clara lempar.


"Kamu dari mana aja si Raf, aku cari-cari juga."


Kata Clara dengan tampang BT nya.


"Gausah di imut-imut in gitu mukanya, ntar kalo aku tambah cinta berabe loh."


BLUSH


"Apaan si Raf, ga jelas banget."


"Ga jelas ko pipi kamu merah gitu."


Goda Rafi.


"Udah ah aku ngambek nih sama kamu."


"Jangan ngambek dong, gimana kalo sekarang kita ke mall? Mau ga?."


Ajak Rafi yang mendapat anggukan cepat dari Clara.


"Yaudah yu."


.


.

__ADS_1


.


09.35


Seharusnya Clara sedang mengikuti ujian matematika dikelasnya.


Namun lagi-lagi Clara membolos dan memilih pergi ke mall bersama kekasihnya itu.


"Raff..."


Rengek Clara


"Apa "


Jawab Rafi cuek.


"Ih nyebelin, males jalan lagi sama kamu."


Kesal Clara mengerucutkan bibirnya.


"Gausah di maju-maju in gitu dong bibirnya, ngode minta di cium hem?."


Goda Rafi.


"Ih abis kamu nyebelin, masa cuman 1 sih es krimnya. Beli 5 mangkuk gaakan bikin kamu bangkrut kali."


"Sayang, aku beli mall ini buat kamu juga gaakan bikin aku bangkrut. Tapi masalahnya kalo kamu kebanyakan makan es krim tapi perut kamu belum ke isi nasi, bahaya dong buat kesehatan kamu."


Ujar Rafi mengusap sayang pucuk kepala Clara.


"Yaudah deh iya-iya, sekarang kita pulang aja yah aku cape pengen tidur."


Ajak Clara.


"Yaudah ayo."


Ucap Rafi menyetujui ajakan Clara.


Akhirnya Clara meninggalkan toko es krim itu dengan gandengan mesranya pada Rafi.


Tanpa mereka sadari, sepasang mata memperhatikan mereka dari kejauhan.


"Awas aja kalian berdua, gue gaakan biarin kalian bahagia di atas penderitaan gue."


Ucap orang tadi dengan kepalan tangannya.


.


.


.


**12.31


TING..


Pesan masuk dari :


ALIKA GEBLEK**.


tuyul, enak banget lo bolos pacaran ga ajak-ajak.


Untuk ALIKA GEBLEK :


apaan si lu, sirik aja.


Kasian deh loo yang pusing sama ulangan matematika.


Pesan masuk dari :


ALIKA GEBLEK


dih sape bilang, yang ada nih yah clar. Kita di kasih pemandangan indah dari guru matematika baru, mana ada ulangan. Yang ada ujian kesabaran liat guru matematika ganteng yang bikin nafsu kelaparan.🤣🤣


Untuk ALIKA GEBLEK :


anjing luu, mesum dasar.


Pesan masuk dari :


ALIKA GEBLEK


🤣🤣🤣🤣🤣


*READ.


"Punya temen kok geblek yah."

__ADS_1


Ujar Clara melempar handphone nya dan menutup mata siap menyambut mimpi siang hari tanpa mengganti seragam nya.


__ADS_2