2 Hati 1 Cinta

2 Hati 1 Cinta
18. Yang sebenarnya


__ADS_3

Renata menangis tersedu-sedu setelah membaca surat terakhir dari almarhum suaminya.


Dia salah selama ini, sungguh dia merasa menjadi wanita yang paling jahat.


Dia merebut kebahagiaan orang lain dengan memanfaatkan keadaan, dia mengira selama ini suaminya meninggal ditabrak oleh Isti, ternyata suaminyalah yang menabrakkan diri ke mobil yang di kendarai Isti.


"Renata." Panggil Bara yang baru memasuki ruangan bersama Isti dan Adam.


"Mass." Sahut Renata merasa bersalah melihat tatapan terluka dari Isti.


"Mba Isti." Lirih Renata menghampiri Isti dan memeluknya.


"Renata, ada apa, saya sudah ikhlas kalau kamu mau menikah dengan suami saya, asal kamu tidak menggangu keluarga saya lagi, walaupun saya tidak pernah merasa ada dalam masalah ini "


Renata merasa malu, dia seperti wanita murahan yang memperebutkan pria beristri.


Semua terkejut melihat Renata yang tiba-tiba bersujud di kaki Isti.


"Saya minta maaf mba, saya sudah salah sangka selama ini, saya kira mba yang sudah menabrak suami saya, maka dari itu ketika saya di fonis lumpuh permanen, saya rasa gak adil buat saya kalau saya kehilangan semuanya, makanya mulai saat itu saya bersumpah akan membuat keluarga kalian hancur, saya meminta perhatian mas Bara agar anak kamu kehilangan perhatian ayahnya seperti Amel, saya mengancam mas Bara akan melaporkan kamu ke polisi kalau mas Bara gak mau menikahi saya, tapi setelah saya sembuh dari lumpuh, saya tetap tidak mau kehilangan mas Bara dan melihat keluarga mba bahagia, saya menyuruh Amel menghancurkan hidup Clara untuk membalaskan dendam saya.


Tapi Clara dengan baiknya menolong saya, saya benar-benar menyesal mba."

__ADS_1


Sesakit hati apapun Isti, dia juga wanita. Dia sangat mengerti apa yang di rasakan Renata, kalau dia ada di posisi Renata mungkin saja dirinya juga akan melakukan hal yang sama seperti yang Renata lakukan.


"Saya sudah memaafkan kamu Ren, sudah jangan bersikap seperti ini sama saya. Kamu hanya harus bersujud pada Allah bukan pada saya."


Ucap Isti lalu memeluk Renata.


"Terimakasih mba, saya janji saya tidak akan mengusik keluarga kalian lagi." Ucap Renata penuh penekanan.


"Assalamualaikum."


"Walaikumsalam Adam."


"Mah."


Amel memeluk Renata erat.


"Mamah gapapa sayang, tadi mamah di tolong Clara." Jelas Renata.


"Mah Amel udah tau semuanya, tadi Amel ketemu sama om Tristan, om Tristan udah jelasin semuanya. Jadi sebenernya Amel anak om Tristan kan mah, dan penyebab meninggalnya papah bukan tante Isti tapi perselingkuhan mamah sama om Tristan, iya kan mah."


Renata memeluk Amel yang sedang terisak dalam tangisnya.

__ADS_1


"Maafin mamah sayang, mamah khilaf. Papah kamu dulu terlalu sibuk sehingga mamah selingkuh sama temen mamah om Tristan."


"Mah, Amel salah, Amel jahat selama ini Amel selalu jahatin Clara. "


"Ssstt sayang, udah yah, sekarang yang harus kita lakukan hanyalah berdoa untuk kesembuhan Clara."


Ucap Isti menenangkan keduanya.


1 MINGGU KEMUDIAN...


"Assalamualaikum calon tulang rusukku, insya Allah.amin."


Ucap Adam tulus seraya tersenyum melihat Clara yang sudah terbaring  koma selama satu minggu.


Setiap hari tidak pernah ada yang meninggal kan ruangan Clara tanpa seseorang yang menjaganya.


Setiap pagi Isti dan Bima yang bagian menjaga Clara.


Dan setiap jam pulang sekolah, Sera,Sia,Alika dan juga Rafi yang akan menggantikan Isti dan Bima yang harus pergi bekerja.


Sera, Sia dan Alika biasanya akan pulang setiap jam 3 sore. Sementara Rafi akan menunggu sampai jam 5 atau 6 sore sampai Adam pulang mengajar, dan mengganti nya menjaga Clara sampai Bara dan Isti pulang bekerja.

__ADS_1


__ADS_2