2 Hati 1 Cinta

2 Hati 1 Cinta
22. yang sebenarnya


__ADS_3

"Terus kenapa aku pernah liat Sera sama Rafi ketemuan di cafe terus bonceng an." Tanya Clara masih kebingungan.


"Jadi gini Clar, aku waktu itu gak sengaja denger keributan Rafi sama Amel di lorong sekolah yang ngebahas tentang kehamilan mereka."


Kini Sera bersuara menjelaskan.


"Iyah, dan saat itu, aku minta tolong sama Sera buat merahasiakan dulu semua nya sebelum ada bukti yang sebenarnya, aku gagalin nemenin kamu ke toko alat musik karena aku diminta Amel untuk periksa ke dokter kandungan, saat itu aku percaya karena aku juga lagi cari bukti."


"Jadi yang di bonceng kamu di jalanan itu Amel?" Potong Clara di sela-sela penjelasan Rafi.


"Iyah, dan ternyata suratnya menunjukkan kalo Amel emang positif hamil, disitu aku benar-benar bingung akhirnya aku minta bantuan sama Sera, karena menurut aku yang bisa berfikir jernih di antara temen-temen kamu cuman Sera karena dia pernah deket dan kenal sama aku jadi dia pasti sedikit nya tau gimana aku yang sebenarnya." Lanjut Rafi lalu menghembuskan nafas nya gusar.


"Di cafe itu kamu pegang tangan Sera." Potong Clara lagi, sepertinya Clara rindu ber beo setelah satu minggu koma.


"Iya asya sayang, tapi waktu itu aku pegang tangan Sera untuk bentuk permohonan aku supaya Sera mau bantuin aku."

__ADS_1


Sera mengangguki ucapan Rafi setuju.


"Dan semenjak kerja sama itu gue sama Rafi jadi sering sibuk berdua karena memburu bukti yang sebenarnya.


Dan kenapa surat itu ada di tas gue waktu lo nabrak gue, itu karena gue harus nanya ke dokter kandungan tempat Amel di periksa buat di periksa lagi apa suratnya benar atau cuman bohongan alias rekayasa."


Lanjut Sera menambahi penjelasan Rafi.


"Terus testpack yang di acara lomba seni itu gimana?" Tanya Clara.


"Nah waktu lo lagi nyanyi di atas panggung, Sera sama Rafi ngejelasin semuanya ke gue sama Alika. Dan gue inget kalo tante gue adalah dokter kandungan, dari situ gue, sama Alika balik duluan kan karena gue harus survei dulu tempat tante gue setelah gue nemu tempat nya gue langsung ngabarin Rafi sama Sera buat nyusul."


Jelas Sia kali ini.


"Dan itu kenapa aku liat kamu sama Sera pergi berduaan setelah aku selesai lomba?" Tanya Clara yang sudah sedikit mengerti alur cerita nya.

__ADS_1


"Iyah sayang, maaf yah abis aku gak sabar buat dapet bukti itu."


Ucap Rafi tulus.


"Dan waktu gue tau kalo Rafi dan yang lain nemu buktinya, gue langsung cari cara buat ngancurin lo lagi Clar, gue tau lo deket sama pak Ardiansyah makanya waktu lo turun panggung, gue dengan sengaja pura-pura pingsan ke pelukan pak Ardiansyah supaya kesannya pa Ardiansyah meluk gue." Jelas Amel yang mendapat anggukan dari Clara.


"Ternyata rumit juga yah perjalanan kehidupan gue."


"Tapi walaupun begitu, lo harus bersyukur karena banyak orang yang sayang sama lo dan selalu ada di samping lo."


Terjadilah adegan pelukan Teletubbies para ciwi-ciwi di sana.


Waktu sudah menunjukkan pukul 17.55.


Yang lain sudah pulang karena harus bersiap menghadapi latihan ujian besok.

__ADS_1


Kini tinggallah Rafi dan Clara di dalam satu ruangan.


__ADS_2