ADRIELL

ADRIELL
ADRIELL Episode 10


__ADS_3

Pagi ini aku seperti biasa ke kampus " Jola " suara tinggi bergema dan terlihat sosok yang saat ini sangat aku benci.


Aku diam tak menyauti panggilannya dia menarik tanganku keras dia mau menahan langkahku " lepasi tangan loe ".


" Sekarang kau sangat berani hingga meninggikan suaramu untuk menjawabku " menatap jahat padaku dipenuhi emosi dan genggamannya semakin erat membuat tanganku sakit.


Tak lama tiba - tiba ada yang menendang tangan kami hingga tangan kami lepas.


Aku melihatnya muncullah sosok cantik dengan kulit putih dan bibir cantik sepeti malaikat.


" Sakura.... apa ini? kenapa kau ikut campur atau kau rindu denganku " celotehan Redo sangatlah memuakan.


" Tutup mulutmu yang bau itu " menatap Redo dengan tajam.


" Apa ini, tatapanmu ohhhh.... mau membunuh orang " tertawa terbahak - bahak


" Andaikan membunuh tak melanggar hukum, bukan lagi ku bunuh kau tapi ku mutilasi . Mbg jangan begitu lembek dengan ******** ini seperti ini karena yang kau hadapi sekarang bukan manusia lagi " menatap Jola dan mengabaikan Redo.


" Leonita Sakura sepertinya kau terbakar api cemburu, tenang kalian ini berdua sama - sama berstatus mantanku " dengan gaya sombongnya


" Diam... " ujar aku dan Sakura bersamaan itu yang buat kami saling menatap dan tersenyum tipis.


Kami meninggalkan cowok brengsek itu.


Jola


" Makasih iya tadi udah bantui aku "


Sakura


" Gak papa, oh iya perkenalkan namaku Sakura " mengulurkan tangan menatap Jola


Jola


" Namaku Jola " aku tersenyum ramah padanya.


Sakura


" Aku tahu... " tersenyum lebar


Jola


" Tahu dari mana, bukankah ini pertemuan kita yang pertama " aku merasa heran karena aku benar - benar baru pertama kali bertemunya.


Sakura


" Iya aku selama ini cuti dan baru kemarin masuk kampus lagi. Kemarin aku melihatmu dibelai dengan cowok terganteng di kampus ini, cowok impianku ".

__ADS_1


Jola


" Cowok.... siapa " aku tak tau siapa yang dimaksudkan


Sakura


" Adriell... " melototkan matanya kearahku.


Jola


" Riell.... Riell... itu. Namanya Adriell " seakan mulai paham atau mengerti


Sakura


" Kau baru tahu namanya? " gadis disampingku ini seakan terkejut karena aku tidak tau namanya sebelumnya.


Jola


" Iya.. emangnya siapa sih dia, sepertinya kau tau banyak hal tentang dia " aku menatapnya semakin pekat karena aku ingin tau banyak hal tentang Adriell.


Sakura


" Di kampus ini kelompok mereka adalah yang paling terkenal dan Adriell yang jadi ketua gengnya, dua temannya termaksud orang yang hebat juga satu Kris dia adalah yang tertua di antara mereka juga yang paling pintar, yang kedua Adipati dia mempunyai kelompok kayak berandal - berandal gitu jadi yang dia mempunyai pertahanan yang bagus kalau Adriell paling tidak suka ikut campur urusan orang lain dan bila ada yang main - main berurusan dengannya dia gak segan-segan mematakan tanganmu atau kakimu "


Jola


Sakura


" Kalau cuma kata - kata memang seperti bohong namun Adriell memang pernah malakukannya dia menusuk tangan musuhnya di kampus dengan jangka yang untuk membuat lingkaran itu dan karena hal itu dia dilaporkan polisi namun dengan mudah dilepaskan dengan Kris iya akibatnya Adriell di skors 2 dua minggu dan harus melakukan kerja sosial ".


Jola


" Tapi tak terlihat dari mukanya kalau dia sanggup melakukan hal itu "


Sakura


" Memang wajahnya seperti malaikat ".


Tak lama kami berbincang-bincang ada sosok yang tiba-tiba muncul bagai jalangkung yang datang tak diundang dan pergi tak diantar


" Kalian sedang apa " dia muncul ditengah pembicaraan dan menyapa seakan kami sangat akrab


" Astaga... kaget gue " aku masih menormalkan jantungku karena kaget dia muncul tiba - tiba


" Ad... rie.. ll... " Sakura menatap Adriell dengan mata berkaca - kaca penuh sinar kebahagian bagai sudah diberikan berlian.


" Iya aku Adriell aku tadi bertanya kalian disini sedang apa "menatap kami berdua

__ADS_1


" Kami sedang mengobrol " aku menjawab singkat namun tatapan mataku seakan melihat laki-laki tampan ini dengan sesama aku masih tak percaya dia bisa melakukan kekerasan.


" Kenapa kau lihatku seperti itu " dia mendekatkan wajahnya kehadapanku hingga kami berhadapan lebih dekat .


" Namanya percakapan untuk menghormati lawan bicara kita harus menatap matanya saat kita berbicara dengannya " aku melihat jam di tanganku ini saatnya masuk kelas.


" Oh iya aku harus masuk kelas, aku pergi dulu Adriell, Sakura " pergi berlalu.


.


.


" Dia tau namaku " aku juga bergerak pergi ke arah parkiran mobil.


" Adriell... " ada suara memanggilku


" Iya ada apa " aku membalikan badan menghadap sumber suara


" Perkenalkan namaku Sakura teman Jola " tersenyum yang dibuat semanis mungkin


" Iya, aku tau kau temannya Jola. kalau sudah selesai perkenalannya aku pergi " dengan wajah dan nada yang cuek serta singkat.


Sakura


" Astaga cuek banget, ahahahh... tapi aku masih sangat suka dengannya ".


.


.


Adriell


Aku memang sudah gila kenapa aku datang ke kampus padahal jam kuliahku sudah dimulai dari awal dan badanku semua sakit, perutku mual lebih baik aku melanjutkan tidur di hotel tadi.


" Drrrrrtttt.... drrrrrttt.... "


notifikasi chat masuk


" Riell, lo dimana? lo ke kampus? gak ngajak kami? " chat dari Adipati seakan alay banget kayak mak - mak rempong.


" Gue ke kampus bukan masuk kelas ada urusan dengan boneka gue " balasku agar para cecurut itu gak salah paham


" Oh... perlu kami kesana " balasnya lagi


" Gak perlu, kalian kembali ke baskem ajah jangan lupa bawah jaketku yang ada di kamarku "


" Oke bos " berakhirnya panggilan.

__ADS_1


__ADS_2