ADRIELL

ADRIELL
ADRIELL Episode 8


__ADS_3

Jola


" Maaf tadi kau pasti terkejut " ujar dia yang masih fokus menyetir


"Aku yang justru berterimakasih karena kau tadi menolongku " aku merasa mobil ini seakan aku perna menaikinya tapi gak mungkin oh tidak masuk akal


" Sepertinya aku perna naik mobil seperti ini sekali "


"Hahaha..... iya lah mobil tipe sepertiku banyak di luaran "


"Dia mulai merasa tapi gak seru lah kalau dia yang tau kalau aku palahwannya biarkan dia tau sendiri dan benar-benar pasti" membatin yang cukup merasa senang


" Kau lapar tidak? " dia hanya menggeleng


" Jangan takut aku menanyakan itu karena ingin menteraktirmu sebagai permintaan maafku, aku gak tau apa seleramu, apakah kau suka makan ayam bakar " aku seakan banyak omong yang bagaimana lagi sepertinya cewek itu lebih pendiam dari pada cewek - cewek yang pernah aku temui


"Iya " jawabanya singkat, padat dan dapat mengakhiri pembicaraan.



Di warung makan kami mengobrol


" Kau mau aku bantu mengubah penampilan " dia diam sejenak dak mengatakan


" Iya aku mau " setelah kami makan


"Ayo " aku menarik tangannya dan mengajaknya belanja


" Gak usah kegini, ini pasti mahal " tapi aku terus memilih baju - baju yang bagus untunya sampai salon juga



" Rambut pendek kamu lebih bagus, penampilan sederhana namun yang membuat kau terlihat sangat berpendidikan tau berpakaian serta tren "


" Jadi aku tak tau tren waktu itu "

__ADS_1


" Kan kau tau sendiri " jawabku enteng.


Dia memandang dirinya di kaca dengan sesama aku tau pasti dia juga penasaran dengan penampilan terbarunya terkadang dia terlihat lucu


"Udah jangan kacaan terus nanti pecah kacanya, ayo "


" Gak ada mana ada pecah, mau kemana ini? "


" Mau mimum, apa kamu gak haus berkeliling dari tadi? Jangan berpikir aneh - aneh lagi pula siapa yang mau menculik orang jelek kek kamu? "


" Iyalah aku tau aku jelek " memonyongkan bibirnya yang tipis itu membuat dia terlihat sangat lucu.


Jola


" Aku gak tau kenapa aku merasa nyaman dengan dia aku berbicara seakan aku sudah lama mengenalnya benar - benar aneh tapi jangan harap Jola lihat dia begitu tampan, baik dan kaya kami bagaikan langit dan bumi setidaknya di dunia ini masih ada orang yang baik sepertinya " batinku sambil melihat dia


 


 


 



"Tit.... tit.... " bunyi chat masuk


" Kau ada dimana Riell ? " tertera nama yang sangat aku hapal


" Aku sedang di luar " nada dering hpku berbunyi dan terlihat dilayar foto cewek cantik itu


" Hallo " aku mengangkatnya


"Hallo kau sedang di mana ? " suara itu bergema lembut di benda canggi ini


"Aku di luar. Kenapa kok kau sekarang banyak bertanya seperti itu ? Apa ada hal yang penting ? " panggilan diputus dengan sepihak

__ADS_1


"Emmmhhh.... " dia ada dihadapanku membuat aku sedikit terkejut


" Kau ada disini ? " sedikit bingung sejak kapan anak ini ada disini


" Iya, oh kenalkan ini temanku Jola dan ini Jola pacarku Chasye " mereka saling bersaliman tangan namun anehnya hawanya tidak menyenangkan padahal aku tidak pernah melihat Chasye sesensitif ini biasanya dia sangat cuek dengan urusanku



Jola


Ya ampun begitu cantik pacarnya iya mereka memang sangat pantas dalam pikiran Jola


" Kau bersama siapa ke sini ? " seruku


"Teman - teman seperjuangan, kami sedang belanja " jawabnya dengan anggun


"Kau ini tak habis - habisnya selalu kebiasaan belanja " gaya mengomel


" Masih mending aku belanja kalau kau bersenang - senang dengan semua cewek, sekarang cewek baru lagi gak sama dua cewek cantik yang biasa " sepertinya dia sangat kenal pada Adriell


"Kamu kok sekarang marah - marah ajah biasanya kamu gak perna mempermasalahkannya "


"Iya berbeda sekarang sama yang dulu, udahlah aku mau pergi " cewek cantik nan seksi itu pergi tanpa berpaling sama ke arah kami


Chasye sangat berbeda dengan dia yang biasanya aku agak kerepotan dengannya yang seperti ini


" Maafkan aku karena aku kau berantem sepertinya dia salah paham "


"Ini bukan karenamu dia memang sepertinya lagi sensi gak biasanya dia seperti itu, sudahlah gak perlu dipikirkan nanti aku yang mengatasihnya sekarang aku akan antar kamu pulang ajah " aku mengantarnya pulang tepat di depan rumahnya.


" Kok kamu tau rumahku disini " dia menatapku dengan seruis


"Astaga aku lupa kalau dia gak ingat aku yang mengantarnya pulang " dalam hati dan sedikit kikuk memutar otak mencari alasan


" Bukannya tadi kamu yang ngomong, aku orangnya gampang mengingat ingat sekali orang itu ngomong aku bisa ingat" dengan berbicara cepat karena alasan itu langsung tiba - tiba ada

__ADS_1


"Oh aku yang ngomong iya " ekapresi bingung seperti berpikir lalu dia bersiap keluar dari mobilku


__ADS_2