ADRIELL

ADRIELL
ADRIELL episode 7


__ADS_3

Pagi ini chasye ada di  kelasku dengan  membawah sesuatu yang ditutupi paper bag  " ada apa Chasye ?  " seruku yang baru sampai di kelas bersama Kris dan Adipati 


" Kita duluan bro " mereka dengan cepat tanggap dengan keadaan yang telah terjadi setelah itu wanita yang ada di depanku menyodorkan paper bag itu


" Ini untukmu anggap saja ucapan terimakasihku dengan bantuanmu tadi malam " aku tak tahan menahan senyumku melihat tingkah aneh sang ratu nyebeli ini yang biasanya hanya bisa marah - marah dan membuat masalah untukku sekarang dia berterimakasih mimpi apakah aku semalam hingga dia bisa berubah 180 derajat


" Kenapa kau tersenyum, kau mengejekkukan....  "  dengan raut muka yang sebal terpotret jelas dalam penglihatanku


" Gak ada, aku mengejekmu hanya sepertinya hari ini ada keberuntungan padaku " elakku dengan lembut


" Udah ini.... ini....  aku mau pergi " aku membawah bingkisan itu ke mejaku yang sudah ada 3 cecunguk ini


" Apa itu bro,,,  kayaknya dapat makanan gratis nih pagi - pagi " seru Adipati


"Nih... nih bukalah " mereka langsung membukanya dan benar saja disitu ada bekal makanan merdekalah orang - orang ini dapat makanan gratis.


" Tapi bro jarang - jarang banget itu cewek loe ngasih bekal kegini sama loe,,,  kesambet apa tuh " teman - temanku tau bagaimana cewekku satu itu


" Tobat sesaat " diikuti tawaku.



" Dia itu cewek yang susah di prediksi "


"Ingat bro kalau gak suka sama dia jangan main - maini perasaannya " ucap Adipati yang mulai sok dewasa


"Iya... iya lagi pula dia aku anggap seperti adekku jadi yang aku lakukan hanya sebatas hubungan kakak adek "

__ADS_1


"Adik atau.......  " tambah Adipati


"Dasar loe ".


Siang itu setelah aku keluar dari kelas aku berniat pergi dan bolos dengan mata kuliah yang selanjutnya namun niatku terurung saat aku melihat cewek yang membuat aku sedikit tertarik dengan kuliah ini namun aku melihat dia  berubah.




" Woowwwww kayaknya akan ada tontonan drama terbaru nih " seru Tinton yang sudah ada disamping Adriell


"Gila loe,  gue kaget loe tiba-tiba udah ada disini ajah"


"Sorry bro gue ngageti loe gue gak sengaja lewat "


"Klub,,,,  loe mau ikut "


"Loe duluan ajah "


Jola


" Aiiiishhhhh loe cewek culun udah cantikkan ajah, kenapa giliran putus dari gue loe dandan ,apa loe mau memikat gue lagi ? " sahut cowok pembuat onar iya siapa lagi kalau bukan Redo.


Dia sedikit mengangkat daguku meneliti wajah dan melihat rambutku " jangan kurang ajar kamu Redo megang sesukamu "


"Bukannya kau ingin lebih dari ini " aku refleks langsung menamparnya dengan sekuat tenaga karena itu si Redo menjadi naik pikam dia menarik kera kemejaku dan mengpalkan tangan ke arah dalam.

__ADS_1


Aku membatin karena merasa takut "habislah aku ini memang cepat atau lambat akan terjadi".


Adriell


Kali ini cowok banci itu udah keterlaluan dia mau nonjok cewek itu aku geram dan terpaksa gue turun tangan karena cewek itu menjadi seberani ini karena gue.


Kutahan tinjuannya agar tidak mendarat di cewek ini " gue rasa kepalan tangan loe ini lebih cocok untuk cowok bukan cewek " aku menatapnya dengan tajam


" Loe bukannya si Adriell,, sejak kapan loe mulai ikut campur dengan urusan orang lain " gue benar - benar geram dan menonjoknya ingin sekali aku habisi dia disini juga dengan menonjok dia beberapa kali namun Adipati dan Kris datang menghalangi aku.


" Bro tenang, ingat ini lingkungan kampus jika para dosen tau nama loe semakin tercemar dan akan terdengar oleh orang tua loe " sahut Kris iya memang tak bisa di pungkiri karena reputasi gue cukup buruk jika ditambah ini aku yakin papa gue pasti nyuruh gue pulang dan bakalan sebulan gue gak boleh keluar .


Mereka menjauhi aku dengan cowok serta cewek itu hingga cukup jauh dari mereka berdua" stop udah gak usah pegangi  tanganku "


"Loe mau kemana, jangan ngomong loe mau kembali ke sana mau  ngajar itu brengsek " protes Adipati


"Bukan,  ada yang ketinggalan " mulai berjalan menjauh dari Adipati dan Kris


" Iya udah kita tunggu disini " aku kembali ke tempat dan langsung menarik tangan cewek itu tanpa persetujuan dia ataupun cowok banci itu.


" Ayo.... " aku berjalan menarik tangannya hingga dia pas dibelakangku melewati Adipati dan Kris


" Itu yang ketinggalan  hahahaaa.......  " celetus Adipati tatapanku langsung tajam seakan tau apa maksudku


"Oke... oke...  ampun bos " aku langsung jalan ke parkiran dan ku bawah dia duduk didepan di sebelahku anehnya dia hanya dia tapi aku tau sekarang dia pasti takut padaku, sudahlah nanti aku jelaskan. Aku lajukan mobilku pelan sambil melambai tangan ke arah Kris dan Adipati yang masih mematapku.


__ADS_1


__ADS_2