ADRIELL

ADRIELL
ADRIELL Episode 21


__ADS_3

Adriell memang sosok laki-laki bebas, terkenal karena ke tampanannya juga karena keluarganya yang kaya tapi orang hanya melihat itu.


Sebenarnya Adriell adalah anak angkat jadi Adriell tidak menikmati semuanya malah terkadang Adriell menyimpan uang yang diberi untuk ditabung bukan untuk membeli sesuatu tapi untuk nanti bila sudah waktunya akan di kembalikan lagi ke orang tuanya.


Menjadi satu-satunya anak angkat ada kebahagian tapi tak luput dari penderitaan juga.


Orang tua Adriell baik sayang padanya walaupun papanya sangat tegas pada Adriell.


Yang jadi masalah adalah keluarga yang lain dari ibu maupun bapaknya yang selalu tidak terima kalau Adriell mendapatkan sesuatu dari orang tuanya.


" Mbg...  Jangan di manjai anak pungut gitu nanti kacang lupa kulitnya repot juga "


" Enak banget anak angkat ajah dikuliahi tinggi-tinggi saudara yang lain ditelantari "


" Udah di kuliahi bukannya balas budih ehhh malah jadi brandal dasar anak gak tau diri "


" Ihhh...  jijik banget nanti kalau dia ketemu keluarga aslinya lalu meras kalian gimana "


Selalu saja ada kata-kata tajam yang terus didengar tanpa sengaja, meskipun waktu terus berputar tapi pandangan mereka masih sama mengaggap Adriell hina,  sampah, manusia tak berguna.


Siang itu Adriell mimpi.


Cuplikan mimpi


Ada dikediaman rumahnya


" Adriell kamu harus nerusi perusahan papa" raut muka wajah perkasa dan orang yang sangat dihormati Adriell.


" Adriell tidak mau urusan perusahaan iya,  Adriell mau buat usaha sendiri " Adriell menolak bukan sepenuhnya karena alasan itu melainkan Adriell tidak mau terjadi perdebatan antara papa dan keluarga yang lain.


" Kamu ini tau apa tentang usaha pekerjaan masih mending papa angkat kamu jadi anak kami,  papa kuliahi tinggi tapi kegini balas budi kamu.  Pergi kamu dari sini " hati Adriell dalam sekejap hancur tak berbentuk,  rasa sakit menyesakkan didada.


Adriell masih tahan kalau keluarga dari mama dan papanya yang berkata itu tapi ini papanya sosok yang sangat dia hormati,  takuti,  sayangi tempat dia berlindung selama ini berkata hal itu.


" Mas..  Dia anak kita, ingat mas diredah amaranya... " Satu-satunya wanita yang dicintai dan sayangi seumur hidupnya yaitu ibu angkatnya.


Dari dialah Adriell merasakan ketulusan, cinta kasih dalam tumbuh kembangnya.


Melihat wanita itu menangis tak berdaya membuat hati Adriell semakin sakit, ingin sekali Adriell mengutuk dirinya agar dari awal tidak dibiarkan hidup.


" Adriell akan pergi pa.. " Adriell menghampiri Mamanya.


" Adriell memang harus pergi,  ini bukan tempat Adriell" senyum getir pahit menenangkan wanita yang sangat ia sayangi.


Cuplikan mimpi Adriell berakhir.


Dia masih dalam mode tidur tapi dia  merengek-rengek tidak jelas matanya masih setia tertutup.


Hingga Adriell terbangun dengan cepat baginya itu adalah mimpi buruk walaupun mimpinya bukan dikejar setan atau yang lainnya.


" Hu... Hu... .... " Adriell mengatur nafas yang tidak tau kenapa menjadi tersengal-sengal.


Jam sudah menunjukan ke angka 4 yang pasti bukan 4 pagi melainkan 4 sore.

__ADS_1


Sudah berjam-jam Adriell tidur dan mulailah terlihat efek dari tidur kelamaan kepalanya rasanya berat, pusing sekali.


Adriell tipe seperti kalong atau kekelawar, matahari terbit saatnya tidur bila matahari tertidur Adriell sangat segar bugar melakukan kegiatan.


" Aiiissss...  Sakit banget kepala gue " Adriell bangkit untuk mencuci muka.


"Lagu My love " nada notifikasi ponselnya.


Adriell


" Hallo " Adriell melauspker dan meletakannya di meja sedangakan dia ingin mengambil minum setelah selesai membasuh muka.


Adipati


" Dapat Job kita Cuy...  Nanti jam 8 ditempat bisa lumayan gedek taurannya " dengan penuh semangat tak terbendung.


Adriell


" Atur ajah,  gue ngikut. Gue mau makan dulu lapar "


Adipati


" Enak banget makan,  iya udah bae....  " Panggilan berakhir.


Dia memanasi makanan yang kemarin masih ada sisa, untungnya di ajari sama Jola.


Adriell mematikan ponselnya,  ia ingin menangkan pikiran serta meredahkan rasa pusing di kepalanya, tidak ingin di ganggu.


Jola


Jola setelah selesai kuliah dia putuskan untuk langsung pulang.  Hari ini dia sangat merasa lelah apalagi karena rumor itu membuatnya semakin terkenal itu menjadi rasa tertekan dan risih tersendiri dalam diri Jola.


Dia sedang di angkot menujuh arah pulang.


" Apa benar karena aku mbg Chasye putus sama Adriell tapi gak mungkin mbg Chasye ajah cantiknya luar biasa apalah aku disanding dengannya aku hanya sebutir debu " membatin Jola.


" Kiri om...  " untung dia sadar akan tempatnya kalau enggak dia pasti keterusan.


Karena lelah teramat sangat Jola masuk rumahnya dan langsung pergi menujuh tempat tidurnya.


Hingga dia lupa mengunci pintunya dan sialnya saat dia merebahkan tubuhnya dia langsung tertidur sangat terlelap.


Adriell


Tanpa Adriell sadari karena ke asikkan menonton tv hari sudah mulai gelap sudah jam 7:22 malam.


Adriell bersiap-siap mandi dan membereskan penampilan karena dia akan pergi ke tempat balapan.


Saat sudah siap dan akan berangkat di mengaktifkan ponselnya kembali dan terlihat banyak sekali panggilan dari Adipati.


Ketakutannya mulai datang Adriell gak mau kejadian ke Kris akan tertimpah ke Adipati.


Adriell langsung menelpon balik Adipati.

__ADS_1


" Tut..... tut.... " tanda panggilan tersambung namun belum di angkat.


Adriell


" Halo... " Di..... " lo gak papakan ? " saat panggilan tersambung.


Adipati


" Gue gak papa, kemana ajah lo dari tadi gue telponi gak aktif " Adriell bernafas lega karena temannya disebrang sana masih bisa ngomel gak jelas.


Adriell


" Gue mati tadi, iya ada apa lo nelpon gue sebanyak itu "


Adipati


" Jola... Gue denger dari anak yang lain Jola di labrak dan dikata-katai sama Chasye mantan lo " mata Adriell langsung membulat alangka terkejutnya dia dan tak percaya Chasye melakukan hal sekeji itu.


Adipati


" Sebuh vidio " Adipati mengirim cuplikan Vidio tentang insiden itu jelas banyak yang merekamnya itu adalah berita hot saat ini.


Adriell


" Batali acara balapan sekarang, ada yang harus gue selesaikan "


Adipati


" Untung gue belum masang taruhan. Oke bos "


Berakhirlah panggilan mereka berdua.


Amarah Adriell sudah di puncak dia sangat kesal dengan Chasye dan merasa bersalah pada Jola.


Chatan dengan Chasye.


Adriell


" Cha... Ayo ketemuan di kafe bintang, ada yang mau gue omongi "


Chasye


" Gue tau lo pasti nyesel putus sama gue, tunggu gue disana 😘"


Chatan berakhir.


" Kenapa lo bisa sejahat itu Chasye, gue kenal lo dengan orang yang baik, ceria dan jujur tapi kenapa lo berbuat hal itu. Gue terasa kayak di hianati gini " Adriell membatin.


Adriell dengan cepat melajukan mobil dengan menancap gas dengan penuh.


Sedangkan di sana Chasye sangat senang hingga dia berdandang maksimal agar terlihat mengagumkan didepan lelaki idamannya yang sudah berstatus mantanya.


- Happy Reading -

__ADS_1


__ADS_2