
“ Gue rindu denganmu Adriell “ nada suara manja dan memanyunkan bibirnya sayangnya loe salah bodohi orang.
Seorang Chasye rindu dengan seseorang dengan tulus mungkin dunia juga akan bertobat untuk merayakannya
“ Udah langsung ke intinya, gak usah menghabiskan tenaga loe langsung ke intinya“ menatapnya menyepelekan karena untuk saat ini aku tidak bisa di bohongi oleh tingkahnya
“ Gak seru banget sih loe, padahal gue kan mau main - main dulu ke loe tapi okelah gue langsung ajah “ dia mulai duduk menyilang kaki
“ Iya “ duduk menghadap padaku
“ Berikan aku uang !” dengan sangat eteng
“ Uang, bukanya kau ada uang bulan dari orang tua loe “ merasa tidak percaya orang kaya memeras orang miskin sepertiku
“ Uang bulanan aku, ada sesuatu yang harus aku beli gak mungkin aku minta ke mereka 2 hari 2 malam di ocehi “ perempuan ini memang biang masalah batinku
“ Bukannya orang tuamu memberi uang bulananmu dengan besar “
“ Iya, tapi uangku sudah habis”
“ Habis,,, luar biasa” merasa tidak percaya dia belikan apa ? motor, ponsel baru masuk akal
“ Kau akan berikan atau tidak ? kalau tidak aku akan pergi mencari tempat yang lain “ dia mulai tidak sabar
“ Itu bukan masalah besar, tapi aku hanya pacarmu kalau kau setiap saat kehabisan uang kau minta denganku bagaimana denganku apa yang ku dapat ? “
“ Kau memang benar - benar Adriell, kali ini ajah gak ada lain kali kalau aku sudah ada uang aku akan bayar, anggap saja aku berhutang padamu tapi aku tidak bisa janji akan melunasi secepatnya “
“ Oke aku akan berikan tapi jangan ganggu aku untuk 2 hari ini” merasa sangat terganggu
“ Deal,,,, “
“ Berapa yang kau butuhkan ? “
“ 8 juta “
“ Kenapa banyak banget ? “ aku kaget gila ini cewek hutang apa ngerampok
“ Hello ,,,,, loe udah deal jangan ingkar janji lagi pula itu urusan cewek “
“ Nanti gue transfer “ iya kalau dengan dia gue akan kalah
“ Oke ,,,, gue pergi dulu “ dia mencim pipiku dan berlalu pergi.
Dua musibah datang secara bersamaan membuat hari gue hancur
“ sial,,,, sial “ batinku menggrutut.
__ADS_1
Aku mengambil jaket, kunci mobil serta ponselku dan bergegas keluar dari ruangan ini
“ Riell mau kemana ?” sahut Adipati
“ Gila gue kalau diam duduk manis disini, gue mau nenangi diri“
Aku pergi melaju dengan mobilku tanpa arah.
Saat di perjalanan aku melihat daerah jalan yang sepi jadi niatku menuangkan kekesalanku dengan balapan bebas.
Jola
Aku cewek sederhana dengan pakaian kaos putih pendek, rok bawah lutut warna biru, rambut ikat satu kebelakang dengan pakai kaca mata kini bergegas ke tokoh buku.
Aku membeli buku materi kulihan, aku kuliah di universitas Indonesia yang ada di Jakarta jurusan Manajemen Keuangan.
Aku sering sekali di bully dengan penampilanku yang dikatakan kampungan, aku ingin berubah tapi aku tak tau harus bagaimana jujur saja aku tidak punya teman karena teman SMA ku semua merantau jauh katanya gak tahan di Jakarta susah nyari kerja apa lagi hidup disini semakin keras.
Aku tak bisa pungkiri hidup disini memang susah apa lagi BBM sudah melonjak jauh, hidup disini bagai kehidupan rantai makanan yang kuatlah yang akan bertahan dan yang lemah akan di makan tapi bukan di makan dalam arti kanibalisme tapi perumpamaan akan semakin miskin.
Setelah selesai aku sengaja tidak langsung pulang aku ingin berjalan - jalan ke taman, sebenarnya aku berencana mengajak Redo pacarku juga satu jurusan denganku jalan ditaman seperti pasangan lainnya tapi dia sesalu sibuk seperti ngerjai tugas, momong adek sepupunya, nganter mamanya belanja, nongkrong dengan temannya dan banyak lagi jadi kami semasa pacaran belum perna jalan .
Saat di perjalanan menyusuri Taman aku melihat Redo sedang tertawa dan mencium tangan seorang cewek
“ dia..... kenapa sama cewek, mesra- mesraan lagi “ aku dengan marah menghampiri mereka
“ REDO.... “ dia melihat kearahku
“ Siapa dia Redo ? “ aku memandang cewek itu dengan penuh tatapan curiga
“ Dia cewek gue “
“ Ahhhh,,,, cewek kamu, lalu aku “ aku sangat terkejut dengan kata - kata Redo
“ Hahahaha,,,, jangan narsis banget loe Jola, apa loe berpikir gue serius berpacaran denganmu yang penampilanya, apa lagi kaca mata bulatmu aiiii buat kau sepertii badut “ gaya menghina dan kata - kata tajamnya sukses membuat aku sakit yang terdalam
“ Lalu saat kau ngomong menyukaiku ? “
“ Iya gue sangat menyukai otak pintar loe saat mengerjakan semua tugas gue, tapi herannya otakmu gak pintar untuk melihat gue serius atau tidak, dasar cewek cupu minggir sana gue sama cewek gue mau lewat “ menyenggol bahuku hinggaku terdorong kesamping.
Hatiku sangat hancur di angkot saat perjalanan mau pulang tangisku pecah
“ Uuuehhhhhh,,,, uuuuehhh ,,,,, “
“ Berisik banget” protes penumpang lain dan karena itu aku diturunkan
di tempat jalan yang sepi
“ Tega banget orang - orang itu menurunkan aku di tempat sepi ini, hari ini benar - benar sial kenapa sih orang pada pilih kasih dengan orang cantik dan jelek “
__ADS_1
Aku menyusuri jalan sepi ini selangka demi selangkah
“ Hey cewek jelek serakkan tas loe “ seru segerombolan preman yang ada di hadapanku
“ Maaf om preman, aku gak punya apa - apa, tolong lepasi aku “ tapi dia menarik tasku dan sempat menjambak rambutku hingga kaca mataku jatuh dan terinjak oleh mereka.
Adriell
“ Woy,,,,,,” suara membentak
“ Jangan keroyokan gitu dong apa lagi sama cewek “ aku menghentikan kegaduhan yang ada di pinggir jalan yang akan aku lewati gak tau gue kesambet setan apa mau ikut
campur urusan mereka biasanya si gue acuh tak acu
“ gak usah jadi palahwan kesiang deh loe bocah “bocil banget nih om.. om.. preman
“ Halo pak - pak tua gua mah bukan bocah “ kami adu tinju
kalau lawannya preman kampungan gini aku tidak kalah dan mereka pun kabur.
“Loe gak papa ? “ seorang cewek yang penampilannya diluar tipe gue sedang menangis dan memegamg kaca matanya yang sudah pecah
“ Ayo aku antar pulang “ .
Jola
Ada seseorang pemuda yang menolongku tapi aku tak bisa melihat mukanya aku hanya mendengar dia dengan berani membelaku
“ Terimakasih kau sudah menolongku “ dia menuntunku ke mobil aku saja gak tau mobil apa itu karena aku mempunyai rabun jauh
yang sudah sangat lama.
Di dalam mobil “ udah jangan nangis, kalau hal kegitu terjadi lagi loe teriak, pukul dia, tendang apa lagi di bagian itunya cowok ,
emmmhhh injak kakinya, gigit, pokoknya penampilan bisa jelek, buruk tapi jangan sampai mental loe juga mau di injak - injak lakui sebisa loe dan jangan sampai terlihat takut di depan musuh loe” nasehat dan pengetahuan yang berharga bagiku
“ Kamu bener aku harus
lebih berani, terimakasih udah kasih masukkan sama aku “
“ Oke, rumah loe dimana biar gue anteri “
“ Di Jln Ulur 8 Kota B “
“ Oh disitu, gue tau “ saat aku sampai aku hendak keluar
“ Bisa gak loe, perlu gue bantu “
“ Gak usah, sekali lagi makasih “ aku keluar dari mobil dan masuk ke
__ADS_1
rumah secara perlahan terdengar suara mesin mobil yang perlahan pergi menjauh meninggalkan rumahku.