ADRIELL

ADRIELL
Adriell Episode 13


__ADS_3

Tanpa pikir panjang lagi Adriell akan membawah Kris ke rumah sakit.


" Di " bantu gue " Adipati membantu Kris berpindah tempat dari lantai ke punggung Adriell.


Langsunglah Adriell berlari menuju mobil di ikuti Adipati.


Adriell membaringkan Kris di jok penumpang. Membebat luka di  pundaknya dengan kasa yang masih tersisa lalu menekannya mengupayahkan berhentinya pendarahan.


Diperjalanan menuju ke rumah sakit


Keadaan macep parah di depan.


Kris tidak tahu bagaimana dia sudah berusaha semaksimal mungkin untuk tetap sadar sementara matanya terus ingin menutup.


" Kris...  tunggu sebentar lagi, loe harus tetap sadar "


" Gue le...lah " hanya itu yang terucap dari lirihnya suara Kris.


" Riell, macep parah.. Gila "


Adipati menoleh belakang.


" Mundur selagi gak ada mobil di belakang kita ,  kita ambil jalan tikus gue arahi " Adipati yang mendengar intruksi dari Adriell langsung menurutinya sebagai pengendara.


Adipati langsung mundur dengan cepat takutnya ada pihak yang berwajib makin ribet urusannya.


" Belok kanan didepan ada perempatan jalan kanan kiri gang kecil belok kanan "


Adipati mengikutinya tapi pas di gang kecil itu dia berhenti tanpa mematikan mesin.


" Riell kecil gangnya apa cukup nih mobil " menoleh ke belakang.


" Terjang ajah, pasti lecet para nanti kita urusi itu "


Adipati menacap gas benarsaja ini jalan tidak cukup tapi karena mereka memaksa terjang patahlah 1 kaca sepion mobil dan ada goresan cukup parah sebelah kanan.


" Di depan rumah sakitnya, cepat "


Benar saja di depan rumah sakitnya tapi terhalang trotoar pemisah dua jalur jadi perlu melaju mencari penyebrangan beruntungnya di sini sepi tidak banyak kendaraan yang lululalang.


.


Kris sudah di bawah ke ruangan UGD   dan sedang menjalani pemeriksaan.


" " Di " gue bayar biaya rumah sakit sama nyuruh orang beresi tempat Kris "  Adriell bermaksud meninggalkan Adipati.


" Tapi Riell,  kenapa gak kita lapor polisi " Adriell berbalik sekarang menghadap Adipati.


" Justru polisi jangan sampai tau " Di " kalau polisi tau Kris memakai senjatanya dengan sembarang perusahaannya akan di tutup dan dia akan di kenakan pidana atau denda "


" Baiklah " Adipati mengngguk paham.


Beberapa saat setelah selesai menyelesaikan semua urusan, Adriell kembali


" Bagaimana ke adaannya? " seru Adriell


" Dokter sedang melaksanakan operasi kecil "


Tak lama kami menunggu dokter keluar.


" Siapa wali pak Kris "


" Saya saudaranya dok sebagai walinya dok "


" Anda ke ruangan saya untuk membahasnya "


" Baik dok "

__ADS_1


Aku mengikuti doktet itu sampai ke ruangannya hingga kini aku duduk berhadapan dengannya.


" Pak Kris mengalami luka tembak sepertinya ini sudah terjadi berjam - jam yang lalu tapi beruntungnya peluruhnya sudah keluar lebih cepat tapi karena lamanya anda membawah ke sini pak Kris mengalami Eksanguinasi atau kata lainnya Pendarahan hebat "


" Apakah saudara saya masih dalam keadaan bahaya dok " mukaku mulai khawatir


" Kami sudah melakukan yang terbaik dengan mengoperasinya, untuk sementara tangan kanannya tidak bisa di gerakkan " dokter itu diam sejenak dan kembali menjutkan perkataannya


" Yang jadi masalah di rumah sakit kami stok golongan darah B+  hanya dua kantong itu sudah kami gunakan untuk proses operasi sedangkan pak Kris masih dalam proses pemulihannya apa lagi dia mengalami pendarahan hebat itu jadi kami butuh darah B+  setidaknya dua kantong lagi "


" Baiklah dok saya akan cek golongan darah saya, siapa tau cocok "


" Silakan tunggu dulu di rungan tunggu nanti ada suster yang memandu "


" Baik dok,  terimakasih dok "


Aku keluar menghampiri Adipati


" Gimana keadaan Kris, Riell " seru Asipati


" Dia mengalami pendarahan hebat,  tapi disini stok darah hanya 2 kantong masih kurang dua kantong lagi, ini gue mau cek golongan darah "


" Apa golongan darah Kris " tanya Adipati lagi


" B+ " jawabku singkat


" Gue gak bisa golongan darah gue  O "


" Loe pernah cek? "


" Udah "


" Permisi, apakah ada yang ingin cek golongan darah " perempuan cantik yang memakain baju putih berlis coklat yang pasti bukan baju khas dokter dan ada tutup kepalannya tapi hanya kecil mungkin ini yang namanya suster.


" Saya "


" Silakan ikut saya " akupun mengikutinya


" Pak Adriell hasil golongan darah anda A tidak sesuai pada pasien " ujar perawat cantik itu


" Baiklah sus " aku keluar


Di ruang tunggu


" Golongan darah gue A " Di " dengan raut wajah kecewa


" Kita cari di kampus ajah, tanyai temen - temen kita " aku mulai bersemangat lagi.


" Siapa yang akan jagai Kris ? " yang melihat Adipati akan ikut.


" Baiklah, aku akan menjaganya " sahut Adipati ngotot dan mengerti akan maksudku.


.


Di kampus aku langsung ke arah kelas


" Sorry, gue mau ganggu waktunya dulu cuy, Kris di rumah sakit mengalami kecelakaan dia kekurangan darah, gue minta tolong secara suka relawan untuk donori darahnya untuk menyelamatkan Kris " aku melihat Tinton terbelalak kaget


" Rell apa golongan darahnya " seru salah satu mahasiswa jurusan teknik itu


" B+"


" Aiii... Gue gak bisa golongan darahku AB "


" Gue O "


Dan banyak lagi tapi tak ada satupun golongan B+ termaksud Tinton karena golongan darah Tinton A sama seperti Adriell.

__ADS_1


Adriell keluar di ikuti dengan Tinton


" Apa yang terjadi, kenapa sampai Kris kecelakaan " menghampiri Adrial yang di luar kelas.


" Gue juga gak tau apa yang terjadi Ton gue sampai disana di udah mengenaskan dengan luka tembak di pundaknya " Adriell menjelaskan pada Tinton yang tidak tau apa - apa


" Luka Tembak " Tinton kembali kaget kenyataannya Kris bukan kecelakaan tapi mengalami luka tembak.


" Iya, gue gak mungkin ngomong kalau Kris dapat luka tembak heboh satu kampus "


" Iya, Lo bener Riell. Gue akan batu tanyai temen - temen gue yang lain lebih baik kita berpencar agar langsung dapat " aku mengangguk paham dengan kata - kata Tinton.


Kami berpisah aku berusaha bertanya dengan orang - orang yang di kenal Adriell


Chatingan


Adriell


Chasye, loe dimana?


Chasye


Lagi di rumah temen, ngapa lo kangen ke gue?😆


Adriell


Gue mau minta tolong ke lo


Chasye


Minta tolong apa? Apa sih gak untuk syngku ini 😘


Adriell


Serius


Lo tau golongan darah loe apa..?


Chasye


Golongan darah gue O, kenapa?


Adriell


Temen gue butuh darah dia habis kecelakaan butuh golongan darah B+


Chasye


Gue akan tanyai temen - temen gue kalau udah dapat aku kabari. Loe baik - baik ajah ? perlu gue temeni gak ?


Adriell


Gak papa, tolong kabari iya butuh cepat. Thanks udah bantu


Chasye


Oke syng


Adriell kembali menayai semua orang yang dia temui hingga dia capek seharian bertindak dengan buruh - buruh dan cepat sangatlah menguras tenagah.


Dia beristirahat di taman selagi otaknya berputar bagaimana dia mendapatkan darah itu.


Tanpa di sadari dari depan ada seseorang dengan muka marahnya serta kaki sebelah yang terseret membawah balok salah satu tangannya.


Semakin mendekat hingga tepat dihadapan Adriell tapi sang Adriell masih sibuk memainkan ponsel mencari sesuatu di situs internet.


Balok itu mengayun hampir mengenai kepala Adriell tapi tiba - tiba ada yang menerjangnya dari depan dengan kakinya mengenai muka serta leher pelaku hingga pelaku jatuh tersungkur.

__ADS_1


-Happy Reading -


Jangan pelit Like, Komen serta Votenya dong kalau suka dengan cerita ini biar tambah semangat untuk ngelanjuti cerita ini


__ADS_2