
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Happy reading guys 😘😘😘
Sebuah mobil mewah berhenti di depan rumah sakit, seorang pria menggunakan kemeja hitam dengan tubuh atletis lengannya digulung hingga ke siku menambah kesan tampannya.
Dia berjalan dengan sedikit terburu buru, mencari ruangan putrinya yang sedang di rawat, setelah ketemu tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu dia langsung masuk.
"Bagaimana keadaan Key?" tanyanya.
"Papa,,,, "
"Mas Al,,," Ucap Alana dan Kenzi.
"Bagaimana keadaan Adikmu Ken?" Tanya pria yang di panggil papa oleh Kenzi.
"Keysha belum sadar, tapi di sudah melewati masa kritisnya, hanya menunggu dia siuman." Jawab Alana.
"Kenapa kamu tidak menelpon Papa Ken?"
"Aku yang melarang Kenzi untuk menghubungi Mas."
Pria yang yang bernama lengkap Aldrich Giyafsa El Barak, Pengusaha mendunia, di segani oleh para pembisnis baik dunia hitam sekalipun.
__ADS_1
Aldrich menatap tajam Alana, Alana sebenarnya sedikit takut dengan tatapan Aldrich tapi dia berusaha menutupinya.
"Aku tidak mau mengganggu waktu Mas Al." Lanjut Alana.
Kenzi yang sedari tadi memang membutuhkan sosok yang bisa di jadikan sandaran segera memeluk tubuh tegap Aldrich.
Aldrich yang mendapat pelukan mendadak segera membalas pelukan Kenzi, dari Baby twins kecil dia sudah menganggap mereka berdua anak kandungnya, meski di usianya yang sudah berkepala empat Aldrich tidak pernah menikah.
Aldrich tidak menikah bukan karena tidak ada yang mau tapi dia terlalu malas ber urusan dengan perempuan, karena baginya perempuan itu adalah makhluk yang paling mengganggu dalam hidupnya, juga karena sesuatu dia membenci perempuan. Banyak wanita yang menginginkan menjadi istrinya namun secara kasar dia langsung menolaknya.
Aldrich mengabaikan Alana berjalan menuju brankar Keysha, mengecup kening Keysha lembut.
"Putri Papa harus kuat, sekarang bangun ya,,,"
Dalam hati Alana merasa sedikit tersentil saat Aldrich mengabaikan dirinya, karena walau Aldrich terkenal dingin dan kejam dia tidak pernah mengabaikan dirinya.
Alana menangis di pinggir trotoar menggendong Keysha kecil mendorong kereta bayi Kenzi, sebuah mobil mewah berhenti di depannya, memberikan segepok uang.
Aldrich yang dalam perjalanan menuju perusahaannya, melihat seorang perempuan menangis dengan kedua bayinya, dia mengira wanita itu adalah seorang pengemis.
Entah apa yang terjadi Aldrich yang tidak pernah perduli dengan keadaan sekitar, hatinya merasa tergerak memberikan segepok uang pada Alana yang dikiranya seorang pengemis.
"Saya bukan pengemis." ucap Alana mengembalikan uang yang Aldrich berikan.
__ADS_1
Aldrich menatap Alana dari atas sampai bawah, memang sih dilihat dari wajahnya tidak seperti pengemis, tapi kenapa menangis di pinggir trotoar.
Pandangan Aldrich langsung berhenti menatap Keysha kecil yang sedang menangis kencang dalam gendongan Alana, tanpa bisa dicegah tangannya menyentuh pipi mungil Keysha.
Mulai saat itu Aldrich menganggap Baby Twins seperti anaknya sendiri, membantu Alana secara diam diam, karena kalau secara terang terangan Alana pasti akan menolaknya.
Meski terbilang cukup dekat, Alana dan Aldrich tidak terlibat hubungan Asmara, mereka berdua betah dalam status tanpa ikatan apapun.
Aldrich menoleh kearah Kenzi dan Alana kemudian berkata.
"Kita pindahkan ruangan Keysha."
"Tapi,,, " ucap Alana.
"Saya tidak menerima penolakan."
Aldrich langsung ber jalan meninggalkan ruang rawat Keysha untuk menemui Dokter agar memindah Keysha lada ruangan VIP.
_
_
_
__ADS_1
TBC
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘😘😘