
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Happy reading guys 😘😘😘
Dua hari sudah usia pasca pernikahan Aldrich dan Alana saat ini Aldrich, Alana dan Keysa sedang sarapan pagi dalam ruang rawat Keysha, sementara Kenzi masuk sekolah.
"Key,,, Bagaimana jika Ayah Keysha datang?" tanya Aldrich berubah serius.
"Maksud Papa?" tanya Keysha.
"Ayah Keysha kan Papa." lanjut Keysha.
"Ayah Kandung Keysha maksud Papa."
Keysha menghembuskan nafasnya, menerawang kejadian dimana dulu saat saat dia samgat membutuhkan seorang Ayah, awalnya dia mengira jika Aldrich adalah Ayah kandungnya. Namun, seiring berjalannya waktu dia mulai paham jika Aldrich bukanlah Ayah Kandung nya.
Keysha selalu ber andai andai, andai saja Aldrich adalah Ayah kandungnya, dirinya selalu bertanya pada sang Bunda dimana Ayah kandungnya, kata Bundanya kerja, saat dirinya selalu bertanya Bundanya pasti akan selalu menangis, walau itu dibelakangnya.
Hingga memasuki masa remaja, Keysa berhenti bertanya dimana Ayah kandungnya, banyak hinaan dan cacian yang dia dapatkan, dibilang anak haram.
Perlahan air mata Keysha menetes, dia ingat dulu waktu kelas dua SMP, dia pernah di tuduh mencuri uang kas kelas, sehingga Bundanya di panggil ke Sekolah, Kepala sekolahnya ikut memojokkan Bundanya.
__ADS_1
Saat itu Alana sedang tidak memegang uang sepeserpun,dia diminta mengganti uang Kas itu padahal bukan Keysha pelakunya, karena tidak memiliki uang, Bundanya dibawa ke kantor polisi.
Keysha menangis meraung berkata kalau bukan dia pelakunya, tapi tidak ada satu orangpun yang mau mendengarkan dirinya, saat itu Keysha benar benar berharap satu kali saja Ayahnya datang.Namun, harapan Keysha tidak pernah terwujud.
Bagai seorang hero Aldrich datang menyelamatkan Bundanya, entah dapat dari mana CCTV kelas Keysha sehingga semuanya ter bongkar.
Aldrich marah besar langsung saja membeli Sekolah tersebut, Aldrich berkata dengan tegas "Siapapun yang berani menganggu Putra dan Putriku itu tandanya bosan hidup."
Kepala sekolah langsung di bawa ke kantor polisi karena ternyata yang mencuri uang Kas sekolah adalah Anaknya dan ber sekongkol dengan anak nya.
Mulai detik itu juga Keysha berhenti berharap pada Sosok Ayah kandungnya, hanya Aldrich Papa nya.
"Key,,," panggil Alana pelan, dalam hatinya dia takut jika Keysha akan pergi ikut Kenzo,karena cepat atau lambat Kenzo pasti akan menemui Keysha.
"Ayahku hanya satu, Papa Aldrich hiks,,,,hiks,,,"
"Sudah cukup Key berharap pada pria itu, dari kecil Key,,, hiks,,, di cap sebagai anak haram hanya gara gara tidak punya Ayah, bahkan Bunda hampir di penjara tapi Apakah Ayah datang?"
"Tidak,,, Yang menyelamatkan Bunda adalah Papa bukan Pria itu."
"Aku Benci Pria itu,,,hiks,,,"
__ADS_1
Aldrich tidak tega langsung membawa Keysha dalam pelukannya,dari kecil dia tahu betapa Keysha berharap pada sosok Ayah.
"Sudah Putri Papa tidak boleh cengeng." ucap Aldrich.
Alana ikut menangis, tidak tega melihat Putrinya menangis seperti itu.
"Pantas kamu cengeng Key,,," Ucap Aldrich.
"Kenapa?"
"Ya itu karena Bunda kamu Cengeng." jawab Aldrich santai namun masih dengan nada dinginnya.
"Mas,,," ucap Alana mencubit perut Aldrich. Namun tidak ber efek sama sekali pada Aldrich.
"Bunda sudah berani cubit Papa?" tanya Keysha Antusias, karena biasanya untuk menatap Aldrich saja Alana takut apalagi mencubit, tapi kali ini Bundanya benar benar berani mencubit Papanya.
_
_
_
__ADS_1
TBC
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘😘😘