AIR MATA CINTA ALANA

AIR MATA CINTA ALANA
Aku pergi


__ADS_3

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Happy reading guys 😘😘😘


Alana mengantarkan Aldrich ke bandara , yang Alana tahu Aldrich akan melakukan perjalanan bisnis, padahal Aldrich akan melakukan operasi di bagian otaknya, Aldrich menderita penyakit kanker otak dan sudah stadium akhir.


Awalnya Aldrich tidak pernah mau berobat, tapi ketika melihat Alana dan Twins timbul rasa ingin bersama untuk lebih lama lagi jadi Aldrich memutuskan untuk melakukan operasi meski keberhasilannya hanya empat puluh persen.


Akhir akhir ini Aldrich menyerahkan seluruh pekerjaan nya pada anak buahnya, dia juga sudah menyiapkan jika seandainya tidak selamat, Alana dan Kenzi beberapa kali di bawa ke perusahaan, di bimbing untuk menggantikan dirinya dia berasalan tidak enak badan makanya Alana mau mengganti kan Aldrich untuk sementara.


Hanya Kenzi yang mengetahui penyakit Aldrich, makanya selama ini dia meminta pada Asisten Aldrich jangan memberi tahu kabar buruk apapun, jika ada kabar apapun Asisten Aldrich akan memberi tahu Kenzi dan berkata tidak ada pergerakan dari musuh pada Aldrich.


Kondisi Aldrich benar benar menurun, membuat Kenzi tidak tega untuk memberi tahu semuanya, Kenzi ingin agar Aldrich fokus pada pengobatan nya.


"Jaga diri baik baik ya." ucap Aldrich mengelus rambut Alana.


"Iya,, Mas juga jaga Kesehatan, istirahat yang banyak jangan terlalu keras bekerja, Mas sudah kaya kok." balas Alana di selingi candaan.


Aldrich tersenyum "Gantikan aku di perusahaan selama aku tidak ada."


"Hm tapi jangan lama lama takut perusahaan Mas Al aku buat bangkrut."


"Jaga anak anak,, ingat kamu adalah wanita kuat." Aldrich mencium kening Alana lama.


"Aku pergi." Pamit Aldrich setelah itu berjalan menjauh.


Alana merasa Aldrich berpamitan seolah tidak akan kembali lagi, dia berlari mengejar Aldrich memeluknya dari belakang.


"Cepat Pulang,,Aku menunggu Mas Al pulang." ucap Alana.


Aldrich hanya diam dia membalikkan tubuhnya kemudian memeluk Alana dengan lembut.


"Aku mencintaimu Alana." ucap Aldrich sementara Alana hanya diam, masih bingung dengan hatinya sendiri.

__ADS_1


"Aku pergi,, ingat apapun yang terjadi kamu harus jadi wanita kuat, hadapi mereka yang berani mengusik kamu dan Twins." setelah mengatakan hal itu Aldrich benar benar meninggalkan Alana.


Setelah punggung Aldrich tidak terlihat Alana dengan lemah memutuskan untuk langsung pulang, tapi di tengah perjalanan dia kepikiran Twins dia memutuskan untuk menjemput nya ke Mansion Kenzo.


Tiga puluh menit kemudian di sampai di Mansion Kenzo, dia merasa aneh dengan Mansion Kenzo karena tidak ada penjaga di luar, perasaan Alana jadi semakin gundah dia mencari keberadaan anak anaknya, di mendengar suara orang dari taman samping Mansion Kenzo, Alana berlari menuju tempat itu.


Mata Alana langsung membelalak melihat keadaan di taman itu, tanpa memikirkan apapun Alana langsung berlari ke arah Kenzo memeluk nya.


'DORRR' punggung Alana terasa panas, semua orang disana menatap Alana.


"Bunda,,,!" teriak Kenzi.


"Egh,,, engh,," Keysha memberontak air matanya semakin deras melihat Bundanya.


"Sayang,,," ucap Kenzo melihat Alana rela mengorbankan dirinya.


"Bangun,, " ucap Kenzo.


Kenzo dengan sisa kekuatan nya, berdiri dengan sempoyang dia menghajar anak buah William, tidak peduli dengan William yang menodongkan pistol padanya, dia sudah tidak peduli dengan nyawa nya.


'DORRR,,'


William berteriak kesakitan, tangannya terkena tembakan yang Aldrich layangkan, seluruh Mansion langsung di kepung anak buah Aldrich.


William yang murka lantas ingin menembak Aldrich, namun sebelum itu Aldrich lebih dulu menembak tangan dan paha William, dia memberikan satu pistol pada Kenzo.


Kenzo menerimanya dan segera menembak bahu William.


"Penghianat,,!" makinya.


Dengan sekejap William dan anak buahnya berhasil di ringkus.


"Biarkan mereka membusuk di dalam penjara." ujar Kenzo.

__ADS_1


"Penjara terlalu indah untuk manusia seperti mereka." Ucap Aldrich dengan seringai liciknya.


Aldrich menginjak dada William tanpa perasaan dia mematahkan tangan yang dia gunakan untuk menyakiti keluarganya.


"Akh,, lepas " Teriak William kesakitan.


"Bangun,," ucap Aldrich pada Alana, segera dia mengangkat tubuh lemah Alana yang sudah tidak sadarkan diri.


Keysha berlari mendekati Bundanya.


"Bunda,, bangun."


"Maaf Sayang Papa terlambat." ucap Aldrich.


Alana segera di bawa kerumah sakit begitu juga dengan Kenzo dan Kenzi sementara William dan yang lain di bawa ke markas milik Aldrich.


Sampai di rumah sakit mereka langsung di beri pengobatan, Alana langsung masuk ke ruang operasi untuk mengeluarkan peluru di tubuhnya.


Aldrich memeluk tubuh Keysha yang bergetar ketakutan, memberinya sebuah ketenangan.


"Sudah tidak apa-apa Bundamu pasti baik-baik saja, Bundamu wanita kuat."


"Tapi,, Bunda." Keysha terus menangis dalam pelukan Aldrich.


_


_


_


TBC


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2