
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Kenzo berjalan bersama dengan Kania dan William menuju ruangan Keysha,tadi Kania memaksa ingin
bertemu Alana katanya ingin meminta maaf.
Sampai di depan ruangan Keysha, Kenzo menarik nafas dalam dalam, menguatkan hatinya untuk menerima amarah Alana.
Dengan pelan Kenzo mengetuk pintu ruangan Keysha, namun tidak ada jawaban,Kenzo tidak putus asa dia kembali mengetuk nya.
"Buka saja kak, mungkin Alana sedang istirahat."
Kenzo membuka pintu dengan pelan, pandangan Kenzo menyusuri ruangan Keysha, Kosong.
Kenzo masuk di ikuti Kania dan William.
"Keysha,,,,"
"Alana,, sayang." panggil Kenzo, mencari ke seluruh ruangan termasuk kamar mandi,namun hasilnya nihil tidak ada siapapun dalam ruangan itu.
"Sayang,,,, kamu dimana?" Kenzo mengacak rambutnya kasar, dia seperti orang frustasi karena tidak menemukan keberadaan Alana.
"Mungkin Alana sudah pulang." ucap William.
"Tidak mungkin Will kamu tahu sendiri kan, keadaan Keysha parah, mana mungkin Alana membawanya pulang."
Di ruangan lain Aldrich tersenyum sinis melihat layar ponselnya.
Dalam ruangan VIP itu hanya ada Aldrich dan Kesyha yang sedang menatap Aldrich dengan wajah cemberutnya, pasalnya Aldrich tadi memaksa Keysha minum obat, dan Keysha paling anti minum obat persis seperti Alana.
Sementara Alana dan Kenzi sedang sarapan di kantin, Alana sengaja meninggalkan Keysa dengan Aldrich karena Alana tahu jika masih ada dirinya atau Kenzi pastinya Keysha akan merengek tidak mau minum obat, berbeda jika sama Aldrich, meski Aldrich selalu memanjakannya namun jika Aldrich sudah bersikap tegas Keysha tidak akan berani membantahnya.
__ADS_1
"Papa jahat." ucap Keysha.
"Ya,,, Papa jahat." jawab Aldrich.
"Ish,,,"
"Sayang,,, Kalau Key tidak minum obat kapan sembuhnya, Key mau lama lama tinggal di rumah sakit?" tanya Aldrich dibalas gelengan pelan Keysha.
"Kalau begitu,, Keysha harus jadi anak penurut agar bisa segera pulang."
"Iya,,"
Aldrich memeluk tubuh Keysha penuh kasih sayang, dia tersenyum samar.
'Mungkin sebentar lagi Papa akan jarang memeluk kamu Key, karena Ayah kandung kalian semakin dekat.' ucap Aldrich dalam hati.
Dari saat pertama kali dirinya mengenal Alana dia langsung mencari tahu latar belakang Alana, dia tahu siapa Ayah kandung Twins makanya dirinya selalu menolak kerja sama dengan perusahaan Smith corp, dia sengaja menutupi semua tentang Alana.
"Papa,,, Keysha bosan." rengek Keysha.
"Kapan Keysha boleh pulang?" tanyanya.
"Kalau Keysha sudah sembuh baru boleh pulang." jawab Aldrich.
"Keysha kan sudah sembuh ber arti sekarang sudah boleh pulang dong."
"Sembuh?"
"Iya Papaku yang tampan ."
"Tapi yang Papa lihat Putri kecil Papa ini masih pucat jadi artinya Putri kecil Papa belum sembuh."
__ADS_1
"Ish,,, Papa mah gak asik.".
"Sudah berhenti merengek nya, Sekarang Key istirahat dulu ya."
Keysha menurut, dia memejamkan matanya karena memang dirinya sedikit mengantuk, mungkin efek obatnya sudah mulai bekerja.
Pintu ruangan Keysha terbuka masuklah Alana dan Kenzi ke dalam, Alana mendekat ke ranjang Keysha melihat keadaan nya.
"Keysha sudah minum obat Mas?" tanya Alana.
"Hm,,," balas Aldrich dingin.
"Mas masih marah?" tanya Alana hati hati takut menyinggung perasaan Aldrich.
"Tidak !" jawab Aldrich.
"Kenzi Papa berangkat kerja dulu ya,,, jagain Bunda dan Keysha, apapun yang terjadi kamu harus selalu percaya kalau Bunda dan Papa sangat menyayangi Kenzi dan Keysha." Ucap Aldrich sedikit berbisik pada Kenzi.
Aldrich berjalan meninggalkan ruang rawat Keysha tanpa berpamitan terlebih dahulu pada Alana.
Alana merasa harinya tersentil saat Aldrich lagi lagi mengabaikan dirinya,tidak tahan Alana mengejar Aldrich ke luar.
_
_
_
TBC
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘😘😘
__ADS_1