AIR MATA CINTA ALANA

AIR MATA CINTA ALANA
Ayah


__ADS_3

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Happy reading guys 😘😘😘


Menunggu hampir tiga puluh menit Aldrich tak kunjung datang, di hubungi ponselnya tidak aktif,


Alana berdiri hendak bertanya pada Asisten Aldrich namun berhenti karena pintu Restauran terbuka.


Masuklah pria dengan setelan Jas Navy menggunakan kemeja putih sangat sangat membuat Alana dan Twins terkejut bukan main melihat kedatangan pria tersebut.


"Ayah,," ucap Kenzi dan Keysha bersamaan, begitu juga Alana langsung terdiam kaku melihat kedatangan Kenzo.


Kenzo menyusuri setiap Restoran, pandangannya langsung terhenti pada satu titik, dimana anak anak dan wanita yang paling dia sayangi ada di hadapannya.


Saling pandang hingga beberapa menit, perlahan Kenzo mendekati mereka.


Merasa tidak mendapat respon Kenzo langsung bersimpuh di depan mereka.


"Maaf " ucapnya.


Alana langsung berjalan mendekat kemudian menarik Kenzo berdiri kembali.


"Jangan seperti ini Mas, bangun,, " ucap Alana.


"Tidak sebelum kalian memaafkan aku."


" Kami sudah memaafkan kamu Mas, sekarang kamu berdiri." Dengan lembut Alana membantu Kenzo berdiri.


Hatinya merasa terenyuh melihat Kenzo begitu rapuh, pria yang pernah menempati tahta tertinggi di hatinya.


Kenzi dan Keysha hanya menjadi penonton saja,dapat mereka lihat jika kedua orang tuanya masih memiliki rasa yang sama.


"Maafkan Daddy."


"Ayah bukan Daddy " ucap Kenzi.


"Ayah,,," ulang Kenzo.


Air mata menetes mendengar kata Ayah dari buah hatinya yang selama ini dia cari, penantian selama belasan tahun akhirnya dia bisa mendengar anaknya memanggil Ayah.


"Boleh Ayah peluk kalian?" Kenzi mendekat langsung memeluk Kenzo.


Alana menangis terharu melihatnya, hatinya merasa lebih plong beban yang selama ini dia tanggung sekarang telah luruh.


"Jagoan Ayah,, Maaf Ayah salah,maaf Ayah menyia nyiakan kalian selama ini." Kenzo berulang ulang terus meminta maaf.


"Kenzi sudah memaafkan Ayah." jawab Kenzi dia memang lebih dewasa ketimbang Keysha yang masih sering ke kanakan.


"Key tidak mau peluk Ayah juga." ucap Alana hanya dibalas gelengan oleh Keysha.


"Bukankah dari kecil Key memang ingin memeluk Ayah? sekarang kan Ayah sudah di depan Key" lanjut Alana.


"Itu dulu, sekarang Key sudah punya Papa Al ." ucap Keysha membuat dada Kenzo berdenyut nyeri.


Kenzo memeluk Keysha walau Keysha tidak mau di peluk dia tetap memeluk Putri kecilnya itu.


"Maafkan Ayah sayang, Ayah salah." Air mata Keysha langsung mengalir deras, ini adalah pelukan yang dia inginkan dari kecil.


"Princess Ayah jangan nangis dong nanti cantiknya hilang." ucap Kenzo.


Setelah acara peluk pelukan itu, Alana mencari keberadaan Aldrich yang tidak kunjung menampakkan batang hidungnya,dia mulai khawatir takut terjadi sesuatu terhadapnya.


"Ya Allah Mas,, kamu dimana?" ucap Alana pelan melihat layar ponselnya.

__ADS_1


"Oh,,, iya kenapa kamu bisa datang kesini?" tanya Alana pada Kenzo.


"Aku mendapat undangan dari Aldrich." jawab Kenzo.


"Mas Al?" Alana merasa heran.


"Ya,, Aldrich."


'Apa maksud kamu Mas, mengundang Mas kenzo tapi kamu malah menghilang?' ucap Alana dalam hati.


"Bunda keluar sebentar " pamit Alana. Dia tidak tahan ingin mencari Aldrich,sekalian memberikan ruang pada Ayah dam Anak itu agar bisa lebih mendekatkan diri.


"Mau kemana?" tanya Kenzo.


"Urusan sedikit." jawab Alana.


Alana keluar mencari Asisten Aldrich,dia melihat jika Asisten Aldrich sedang berbicara dengan ponselnya, Alana mendekat dengan samar dia mendengar jika sedang berbicara dengan Aldrich.


Alana yang geram langsung merampas ponselnya, dia geram dengan Aldrich dari tadi dia menelepon nya tidak di angkat berakhir dengan ponselnya tidak aktif.


"Diam ,,!" bentak Alana saat asisten Aldrich ingin mengambil ponselnya kembali.


"Jangan matikan !" ucap Alana tajam.


"Aku tahu ini kamu kan Mas?"


"Apa maksud kamu sebenarnya?"


"Dimana kamu sekarang?" tanya Alana beruntun.


"Mas,,," panggil Alana dengan sedikit membentak,dia sudah kesal bukan main pada Aldrich yang tidak kunjung menjawab.


"Pasti nanti jawabnya Hm hm,, saja" ucap Alana memberenggut kesal.


"Hhhh" Terdengar suara kekehan di sebrang sana, Istrinya sudah hafal dengan dirinya ternyata.


"Ada apa? Mas masih bertanya ada apa? dari tadi aku sudah nyerocos tidak jelas kamu masih bertanya ada apa?" ucap Alana dengan kesal membuat Aldrich gemas.


"Kamu cantik." puji Aldrich.


"Mas,,!" teriak Alana membuat Aldrich sedikit menjauhkan ponselnya.


"Hm,,"


"Hm,, lagi."


"Apa?" tanya Aldrich.


"Kamu dimana?"


"Nikmati saja waktu kalian dengan Kenzo, saya tidak bisa hadir." jawab Aldrich.


"Kamu tidak bisa hadir, apa memang sengaja tidak mau hadir?" tanya Alana.


"Aku ini istrimu, Apakah Mas tidak marah aku makan malam bersama dengan mantan suamiku?" Sebelum Aldrich menjawab Alana kembali bertanya,karena dia tahu Aldrich tidak akan menjawabnya.


"Mungkin" jawab Aldrich.


Alana memegang kepalanya yang terasa pening, dia tidak dapat memahami Aldrich, Aldrich pria misterius yang tidak dapat di tebak.


"Sudahlah nikmati semuanya, jangan pikirkan aku, aku sedang sibuk." Aldrich langsung mematikan ponselnya.


Alana kembali menghubungi nomer Aldrich tapi sudah tidak aktif.

__ADS_1


"Nyonya lebih baik Anda kembali saja ke dalam,makan malam sudah siap." Ucap Asisten Aldrich.


Alana berjalan masuk kembali,ternyata benar di dalam makan malam sudah tersedia di meja.


"Papa mana Bun?" tanya Keysha.


"Papa kalian ada pekerjaan mendadak." jawab Alana.


"Oh,,."


Mereka memulai makan malam dengan khidmat, dalam hati Alana merasa ini salah, karena saat ini dirinya dan Kenzo tidak lagi memiliki hubungan.


"Kenzi juga menyukai seafood ?" tanya Kenzo.


"Iya yah, Seafood adalah makanan favorit Kenzi." bukan Kenzi yang menjawab melainkan Keysha.


"Terimakasih karena kalian mau memaafkan Ayah." ucap Kenzo.


"Apakah anak Ayah tidak akan marah kalau Ayah makan malam dengan kami?" tanya Keysha hati hati.


Dalam sekejap Twins sudah begitu akrab dengan Kenzo, memang benar jika darah lebih kental dari pada pada air.


"Ayah bersama dengan anak Ayah, siapa yang akan marah."


"Besok kalian sekolah ?" tanya Kenzo mengalihkan pembicaraan.


"Iya yah,tapi Key sedih." Keysha mulai mengadu pada Kenzo.


"Sedih kenapa nak?"


"Ish,, Papa Al memindahkan kita ke Sekolah baru." jawab Key sambil cemberut.


"Memang kenapa Papa Al sampai memindahkan kamu ke Sekolah baru sayang?"


"Karena tadi pagi mereka berdua hampir celaka Mas." Sambung Alana.


"Celaka bagaimana?" tanya Kenzo.


"Hanya kecelakaan kecil Yah." Kenzi menyahut.


" Tapi kalian tidak apa apa kan nak?"tanya Kenzo khawatir.


"Kami tidak apa apa kok yah." jawab Kenzi.


"Besok biar Ayah yang mengantar kalian ke Sekolah baru nya ya,," Kenzo menawarkan diri.


"Oke Ayah." Kenzi dan Keysha langsung menyetujuinya.


"Kapan kapan Twins boleh tidak menginap di rumah saya." Ucap Kenzo hati hati pada Alana.


"Kalau aku sih Mas terserah anak anak saja." sahut Alana.


_


_


_


TBC


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘😘😘😘😘


Terimakasih untuk para Reders ku yang telah setia menjadi pembaca Novel Author abal abal ini, walau ceritanya GAK JELAS.

__ADS_1


Ceritanya hanya itu itu ajha, yang tidak suka silahkan di skip saja tidak apa apa kok, makasih masukannya.


Maaf kalau ceritanya tidak sesuai dengan ke inginan kalian, harap maklum Author nya masih belajar, masih butuh banyak belajar jadi sekali MAAF kalau ceritanya Ngawur. 🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2