
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Happy reading guys 😘😘😘
Alana tidak langsung berangkat ke perusahaan melainkan pergi ke makam Aldrich terlebih dahulu.
Berjalan dengan anggun lengkap dengan kacamata hitamnya, Alana memandang lama nisan Aldrich setelah itu la langsung berjongkok.
"Apa kabar Mas,,? " Alana mulai berbicara.
"Pasti sekarang kamu sudah bahagia ya, kamu sudah tidak sakit lagi, tapi kamu disana jangan genit sama bidadari ya Mas, Bidadari mu masih disini." Alana mengusap Air mata yang mulai menetes.
"Hiks,, Aku berjanji akan menjaga anak kita, dia tidak rewel Mas, dia tidak pernah menginginkan hal yang aneh aneh, sekarang dia sudah aktif bergerak,maaf Mas selama ini mengabaikan dia."
"Aku mau pergi ke perusahaan, Doakan aku ya Mas agar semuanya berjalan lancar."
"Aku Pergi dulu Mas,, I love You suamiku." Alana mengecup nisan Aldrich setelah itu memakai kembali kaca mata hitamnya dan meninggalkan pemakaman.
Semua mata tertuju pada Mobil Sport hitam yang berhenti di depan perusahaan ,Alana turun dengan penuh pesona Janda yang baru saja di ditinggal mati Suaminya.
"Pagi Bu,," sapa para karyawan.
Alana hanya tersenyum kecil, rasanya dia ingin menangis saat itu juga terlalu banyak kenangan dengan Aldrich membuat dada Alana sesak seketika.
Alana duduk di kursi kebesaran milik Aldrich, memejamkan matanya kemudian membukanya perlahan.
__ADS_1
Memeriksa beberapa berkas yang harus dia tanda tangani dan masih banyak berkas berkas lainnya.
Waktu terus berlalu hingga waktu yang ditunggu tunggu pun tiba, penerus Aldrich Giyafsa El Barak telah lahir.
Semalam Alana melahirkan dengan selamat tanpa kekurangan satu apapun, dia melahirkan seorang bayi laki laki, rupanya bagaikan duplikat Aldrich bagaikan pinang di belah dua.
"Wahh,, Adik Keysha sangat tampan." teriak Keysha antusias.
"Iyalah tampan kan Adik aku." balas Kenzi.
"Mana Ada dia itu tampan karena Adik aku." Ucap Keysha.
Dari Luar Kenzo masuk dengan membawa buket bunga, dia mendapat kabar dari Keysha jika Alana sudah melahirkan.
"Selamat ya Bayimu sangat tampan." ucap Kenzo.
"Bun kami mau cari sarapan dulu ya." pamit Twins pada Alana, mereka sengaja memberikan ruang pada Ayah dan Bundanya.
"Ada yang ingin aku bicarakan." ucap Kenzo pada Alana.
"Apa?" tanya Alana, sikapnya masih saja dingin pada Kenzo seolah memberikan tembok pembatas antara dirinya dan Kenzo.
"Aku masih mencintaimu seperti dulu ." ucap Kenzo tanpa basa basi.
"Lalu?" tanya Alana.
__ADS_1
"Aku ingin kita seperti dulu lagi, membesarkan Twins juga bayi ini."
Alana menghela nafas dia menatap Kenzo lama
"Maaf Mas,, aku tidak bisa." tolak Alana.
"Tapi kenapa? anak ini butuh seorang Ayah."
"Benar,dia memang membutuhkan sosok Ayah,tapi aku percaya aku bisa menjadi Ayah sekaligus ibu buat dia."
Alana sudah tidak lagi memikirkan tentang pernikahan dia hanya ingin fokus untuk membesarkan Twins dan putranya yang baru lahir.
Alana sengaja memberikan nama Putra kecilnya Aldrich persis seperti nama Ayahnya hanya saja Aldrich Louis El Barak nama panjangnya.
Sesuai dengan ucapan Alana dia tidak menikah lagi membesarkan anak anaknya sendiri, membawa Baby Al ke kantor, membawanya kemanapun dia pergi.
Sementara Keysha dan Kenzi sudah memasuki bangku perkuliahan, Kenzi begitu sibuk karena kadang membantu Bundanya terkadang juga harus membantu Kenzo.
Walau tidak kembali bersama tapi Alana dan Kenzo begitu kompak dalam urusan anak anak mereka.
_
_
_
__ADS_1
END
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘😘😘