AIR MATA CINTA ALANA

AIR MATA CINTA ALANA
Harimau betina


__ADS_3

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Happy reading guys 😘😘😘


Aldrich menggelengkan kepalanya, gemas dengan tingkah Alana, dia sengaja pura pura tidak merasakan sakit, padahal cubitan Alana tidak main main, apalagi gigitannya, seperti di gigit harimau saja.


"Mas,, kamu bukan vampir kan?" tanya Alana yang heran karena Aldrich tidak kesakitan.


"Bukannya terbalik?"


"Maksudnya?"


"Bukannya yang vampir itu kamu?" tanya Aldrich menarik hidung Alana.


"Ya jelas bukan lah, aku kan bisa terluka, kesakitan,punya ekspresi berbeda dengan kamu."


Aldrich menggulung lengan kemeja nya,kemudian memperlihatkan bekas gigitan Alana yang hampir mengeluarkan darah.


"Mas terluka?"


"Jadi Mas bukan Vampir?" tanya Alana beruntun.


"Tapi tetap saja Mas tidak punya Ekspresi."


"Tahu dari mana kamu kalau Vampir tidak punya ekspresi?"


"Mas pernah nonton film Twilight tidak?"


"Pasti belum pernah kan?"


"Mas tahu Edward itu kan Vampir, tidak punya Ekspresi selalu saja berwajah datar, persis seperti Mas Al."


"Itukan hanya Film." ucap Aldrich pendek.


"Mas serius kamu bukan Vampir?" tanya Alana lagi.


Aldrich memilih tidak menjawab pertanyaan konyol Alana, dia meninggalkan Alana menuju kamar mandi.


"Ish,, aku harus membuktikan Mas Al vampir atau bukan." ucap Alana.


Alana turun ke dapur dia hendak memasak untuk makan malam tapi ternyata disana sudah ada koki khusus,dia ingat dengan rencananya untuk membuktikan Aldrich vampir apa bukan, jadinya dia mengambil bawang putih lalu dia bawa ke kamar.


Sampai di kamar Aldrich masih belum selesai mandi, jadinya dia menyiapkan baju ganti Aldrich mulai dari pakaian dalamnya hingga baju santai.

__ADS_1


"Ya Allah bagaimana jika Mas Al memang Vampir." ucap Alana pelan.


"Konyol." ucap Aldrich tiba tiba dibelakang Alana.


"Astaghfirullah ya Allah,,!" teriak Alana yang kaget dengan kemunculan Aldrich tiba tiba.


"Kenapa? seperti melihat hantu saja."


"Mas kan memang saudaranya hantu."


Alana buru buru keluar membiarkan Aldrich memakai baju terlebih dahulu.


Setelah keluar Aldrich disambut kedua tangan Alana yang menyodorkan bawang putih di depan hidungnya.


"Apa?" tanya Aldrich yang bingung dengan tingkah Alana.


"Mas pasti pura pura biasa saja kan?"


"Sepertinya otak kamu mulai geser."


Alana membekap hidung Aldrich menggunakan bawang putih yang dia bawa.


"Jadi Mas memang bukan Vampir?" tanya Alana karena Aldrich masih biasa saja saat dia membekap hidung Aldrich menggunakan bawang putih.


Alana memicingkan matanya menatap Aldrich,kemudian tersenyum cengengesan merasa malu karena sudah menuduh Aldrich vampir.


"Lain kali kalau nonton Film jangan dibawa ke dunia nyata." Setelah mengatakan itu Aldrich meninggalkan Alana sendiri dalam kamar,namun sebelum benar benar keluar Aldrich berkata.


" Hati hati disini banyak Hantunya."


"Hantu? Mas kan lebih menyeramkan dari pada hantu." gerutu Alana.


Keysha dan Kenzi saat ini sedang berada di ruang kerja Aldrich, mereka tengah bicara serius.


"Pa,, aku tidak mau berurusan lagi dengan pria itu." Tolak Keysha saat Aldrich menyuruh untuk memaafkan Kenzo.


"Key,, Ayah mu tidak sepenuhnya bersalah."


"Tapi Ayah lebih membela Anak angkatnya ketimbang kami yang anak kandungnya." Kenzi ikut bersuara.


"Saat ini Papa tidak bisa memberi tahukan kalian semuanya, tapi ada satu hal yang membuat Ayah kalian selalu membela Edgar."


"Untuk saat ini Maafkan Ayah kalian, tidak ada satu orangpun yang mendukungnya,kalian sebagai Anak anaknya harus selalu mendukung Kenzo."

__ADS_1


"Apa Papa sudah tidak menyayangi kami lagi?" tanya Keysha.


"Kenapa kamu bertanya seperti itu Key?"


"Karena Papa menyuruh kami memaafkan Pria itu"


"Papa menyayangi kalian, sangat,Papa menyuruh kalian memaafkan Kenzo bukan berarti Papa tidak menyayangi kalian, tapi Papa tidak mau menjadi egois,saat ini Ayah kalian sangat membutuhkan dukungan kalian."


"Akan kami pikirkan Pa." Ucap Kenzi.


"Key keluar dulu mau bertemu dengan Bunda."Keysha keluar duluan, hatinya masih belum siap untuk memaafkan Ayahnya.


"Mulai besok kamu harus latihan bela diri." ucap Aldrich setelah Keysha keluar dari ruangannya.


"Untuk Apa Pa?" tanya Kenzi.


"Bahaya sudah semakin dekat." jawab Aldrich.


"Maksud Papa?"


"Ini alasan Papa selama ini menyembunyikan kalian."


"Ada penghianat dalam keluarga Ayahmu."


"Jadi,,, Mulai sekarang kalian harus hati hati terutama kamu Ken, mulai besok kamu dan Keysha sekolah harus membawa pengawal dan Papa tidak menerima bentuk penolakan apapun."


"Aku terserah Papa saja." Kenzi melihat lengan Aldrich yang terluka seperti bekas gigitan, kebetulan saat ini Aldrich hanya menggunakan kaos putih pendek yang pas mencetak tubuhnya dan celana hitam.


"Tangan Papa kenapa?" tanya Kenzi, Aldrich melirik tangannya kemudian tersenyum tipis.


"Di gigit harimau betina." jawab Aldrich.


"Hahahaha,,," tawa Kenzi dan Aldrich bersama.


_


_


_


TBC


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2