AKHIR

AKHIR
Bab 14


__ADS_3

Anaya....


Hari ini aku memutuskan untuk kembali. Bukan kembali kerumah Sanjaya. Aku hanya ingin memulai rutinitasku seperti sedia kala. Kuliah dan berkumpul bersama sahabatku. Mungkin sudah saatnya aku menghadapi orang biadap itu. Akan ku balas mereka sebab aku bukan lagi Anaya yang dulu, yang selalu mereka sakiti. Sekarang aku adalah Naya yang baru, anak dari papi dan mami orangtua angkatku.


Skip....


Setelah membersihkan diri dan berpakaian, aku berjalan menuju meja makan. Di sana sudah ada papi, mami dan Fadhil, aku mengedarkan pandanganku mencari seseorang tapi tak terlihat sama sekali. Aku duduk di samping Fadhil.


Sayang kita tunggu bang Furqan dulu ya. Mungkin dia sedang bersiap-siap. Kata mami


Beberapa saat kemudian, bang Furqan datang dan mendudukkan dirinya di sampingku. Kamipun mulai sarapan tanpa ada suara. Setelah sarapan aku meminta izin untuk ke kampus.


Mami, papi, Naya hari ini mau kuliah ya. Udah 3 bulan Naya ngga kuliah. Pasti sahabat Naya khawatir nyariin Naya.  Izinku dan kulihat bang Furqan melirikku.


Apa kamu udah baik-baik aja? Apa kmau yakin bisa bertemu orang-orang itu nak? Tanya papi


Hmm Insya'allah Naya bisa pi. Kan ada sahabat Naya yang jagain Naya. Kataku untuk meyakinkan mereka


Mami mengizinkanmu, tapi mami juga minta ceritakan semuanya kepada sahabatmu, mereka juga harus tau karena mereka juga keluargamu.


Iya mi. Naya udah mikirin itu. Naya ngga bisa nyembunyiin sesuatu dari mereka, seburuk apapun itu. Naya cuma berharap mereka tetap terima Naya yang seperti ini. Kataku sambil menunduk sedih.


Mereka sahabat baikmu bukan? Katamu mereka menyayangimu. Abang yakin mereka akan selalu berada disisimu. Percayalah. Kata bang Furqan sambil mengelus kepalaku.

__ADS_1


Ya udah kamu ke kampus mau diantar papi atau abang? Tanya mami


Hmm Naya naik taksi aja mi atau angkutan umum. Tawar ku


Nggaa boleh. Ingat mulai sekarang papi ngga ngizinin kamu naik kendaraan umum apapun itu. Kalo papi sama abang sibuk, kamu bisa minta diantar sama supir.


Tapi pi, selaku pada papi.


Beliin mobil aja pi, kata Fadhil


Ngga. Papi bukannya ngga mau beliin mobil. Tapi papi belum yakin biarin Naya pergi sendirian. Papi ngga mau hal buruk terjadi lagi. Sudah cukup kejadian 3 bulan yang lalu. Kalian mengerti? Apa kamu paham Naya?


Iya pi, Naya ngerti. Naya akan jadi anak mami dan papi yang baik dan penurut. Kataku sambil tersenyum.


Iya pi, Naya ngerti. Naya akan jadi anak mami dan papi yg baik dan penurut. Kata Naya sambil tersenyum.


Aku tertegun melihat senyuman itu. Ini adalah senyuman pertamanya. Sangat manis. Aku berharap senyum itu tidak hilang lagi.


Oh ya kamu juga harus jadi adik yang baik, jadi kamu harus nurut sama abang. Hari ini abang yang ngantar kamu ke kampus. Kataku padanya


Dia melirikku dan bertanya, apa abang tidak sibuk? Tanyanya


Ngga,. Ya udah mau berangkat sekarang? Tanyaku yang dijawab anggukan.

__ADS_1


Setelah berpamitan kami menuju mobil yang sudah disiapkan oleh pak Iman. Di dalam mobil tidak ada yang bersuara. Ku perhatikan dia hanya diam. Sampai aku teringat seuatu.


Oh ya ini untukmu, kataku seraya menyerahkan sebuah handpone keluaran terbaru dengan apel tergigit. Dia hanya menatapku bingung. Ini abang beliin buat kamu udah lengkap dengan sim card nya. Ni ambil.


Tapi bang,, Naya ngga enak..


Udah ambil. Paksaku sambil meletakkan Hp itu di tangannya. Di situ udah ada nomor abang, mami, papi dan Fadhil. Jadi kalau ada apa-apa, kamu langsung telpon aja. Paham???


Iya bang. Makasih ya. Katanya yang hanya ku angguki.


Mobilku berhenti di depan kampus Naya. Udah sampai, pulang nanti telpon abang biar abang jemput. Ingat kata papi jangan naik kendaraan umum. Jangan sendirian di kampus. Minta ditemenin sahabatmu kalo mau ke mana-mana. Paham??


Iya bang. Ya udah naya masuk dulu ya. Makasih udah nganterin Naya. Katanya sambil mengulurkan tangan. Aku yang bingung tetap menyambut uluran tangannya. Setelah itu dia cium punggung tanganku. Darahku berdesir, jantungku berdetak..


Pamit ya bang, assalamualaiku. Hati-hati di jalan.


Waalaikumsalam. Aku memandanginya berjalan menuju kampusnya. Setelah tak melihat bayangannya lagi ku lajukan mobilku ke perusahaan.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


***JANGAN LUPA UNTUK LIKE, DAN COMMENT YAAAAA....


SARANGHAE***....

__ADS_1


__ADS_2