
Ai Ayana Amaor, sudah berapa kali gue bilang jangan pernah loh berani nyentuh barang-barang gue, apa kau tuli haah?? Bentak kakak perempuan Ayana.
Maaf kak, Ayana ngga bermaksud. sela Ayana. Halah alasan aja lo. Gue ingetin sekali lagi ya, lo jangan pernah nyentuh barang milik gue atau gue patahin tangan lo, ngerti?? Setalah mengatakan itu kakak ayana pergi meninggalkan ayana yang tertunduk sedih mendengar bentakan sang kakak.
Bahkan untuk menyentuh barang kalian saja Ayana ngga bisa, bagaimana Ayana bisa menyentuh hati kalian. Lirih Ayana sambil tersenyum miris. Hmm dari pada mikir yang macam-macam mending gue ke kampus aja. Mungkin dengan ketemu teman-teman gue yang ngga waras itu gue bisa lupa masalah gue, setidaknya gue bisa melupakan masalah gue untuk sejenak.
Setelah bersiap-siap, ayana segera berangkat ke kampus. Ayana pergi ke kampus dengat angkot karena jarak kampus dengan rumah Ayana lumayan jauh. Sesampainya di kampus Ayana mulai mencari keberadaan sahabat-sahabatnya. Huh kemana si mereka, dari tadi kok ngga kelihatan, udah capek juga nyarinya, apa jangan-jangan mereka udah tiada yah, sebelum pikiran Ayana ngelantur kemana-mana, tiba-tiba Ayana mendengar suara yg sangat tidak merdu sedang memanggilnya.
Hoyyy taaiiiii' ...
__ADS_1
Hoyyy Aayaaaan...
Panggil keempat sahabat Ayana dengan panggilan yang berbede-beda. Panggilan yang membuat ayana kesel stengah hidup kepada sahabatnya ini. Heh dasar asem kalian yah, denger ya nama gue itu Ai'. A I, bukan ***, paham lo, ihhh loh juga bisa-bisanya loh manggil gue ayan, lo pikir gue penyakit ayan apa hah. Oh atau kalian ngga bisa ngerti bahasa orang cantik ya. Ihh boda ah gue males ngomong sama orang jelek kayak kalian. Setelah mengatakan itu Ayana berlalu meninggalkan sahabatnya yang tengah terkekeh mendengar khutbah Ayana.
Eh Ai Ayana Amaor, mau ke mana lo?. Teriak keempat sahabatnya. Ah bodo gue ngga denger. Jangan deketin gue, gue alergi sama noda kayak kalian.
Dalam hati ayana sangat bersyukur di pertemukan oleh Nala, Rena, Tomo dan Iqbal. Mereka selalau ada di saat ayana susah. Menjadi tameng buat ayana saat yg lain mulai memojokkannya. Ayana ngga tau seperti apa suramnya hidupnya tanpa mereka.
Ehh ayana loh ada masalah?? Tanya nala saat melihat ayana yg dari tadi melamun. Ayana yg ditanya hanya tersenyum menggeleng. Ngga kok, gue seneng aja bisa bareng kalian kayak gini, rasa sesak di hati gue hilang gitu aja. Hhehehe... Makasih ya udah mau jadi sahabat gue. Jangan pernah ninggalin gue. Ucapa ayana sambil tersenyum tipis.
__ADS_1
Iiihhhh... Ngomong apaan si lu ai' kita itu sahabat. Kita ngga akan pernah ninggalin lo apapun yg terjadi. Kata nala kepada ayana, ia bener kita harus kayak gini terus, suka maupun duka. Kata tomo menimpali dan di angguki yg lain. Ayana yg mendengar itu terharu, setidaknya untuk saat ini ayana masi bersama mereka, ayana ngga tau kedepannya seperti apa.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
***Hallo guys,,,,
Jangan lupa tinggalkan jejak ya.
Love you***....
__ADS_1