
Besok adalah hari pernikahan mereka. Bukan hanya Naya dan Furqan. Rion dan Anya juga akan melangsungkan pernikan.
-----
Naya berusaha memejamkan matanya. Tapi rasanya sangat sulut. Besok adalah hari pernikahannya dengan Furqan orang yg di cintainya. Ayana berharap ini adalah pernikahan pertama dan terkahir untuknya...
----------
Di kamar yg berbeda Furqan juga tidak bisa tidur. Jantungnya berdetak kencang memngingat besok dia akan menikahi seseorang yg sangat dia cintai. Furqan juga berharap ini adalah pernikahan yang pertama dan terakhir untuknya.
----------
Saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan Ai Ayana Amaor binti Bramasta Sanjaya dengan mahar sebentuk.............
SAYA TERIMA NIKAHNYA AI AYANA AMAOR BINTI BRAMASTA SANJA DENGAN MAS KAWIN TERSEBUT TUNAI KARENA ALLAH.
Bagaiamana saksi..
SAHH....
__ADS_1
Alhamdulillah.
-----------------
Dilain tempat, di hotel bintang lima.
Acara pernikahan digelar dengan sangat meriah dengan ribuan tamu undangan. Senyum dari kedua mempelai tidak pernah luntur yg mendakan mereka sangat bahagia. Resepsih digelar sampai larut malam.
Di kamar Naya terlihat sangat gugup, pasalnya mulai malam ini dia akan tidur dengan Furqan. Walaupun mereka pernah tinggal berdua selama 18 bulan di Jerman, tapi mereka tidak pernah tidur di kamar yang sama. Untuk menghilangkan rasa gugupnya Naya mengalihkan perhatiannya pada Tv yang dari tadi menyala. Naya mencoba mencari siaran yang bisa menghiburnya. Dia berhenti disalah satu siaran yang sedang menayangkan pernikahan mewah putri keluarga Sanjaya dengan putra keluarga Pratama.
Naya tersenyum sinis melihatnya. Tak ada lagi air mata, yang ada hanya kebencian. Tangannya mengepal kuat.
Hah berbahagialah sepuasnya, karena setelah ini aku akan menghancurakan kalian.
Hmm anu,, Naya terlihat sangat gugup sekaligus takut. Dia belum siap menjalankan kewajibannya.
Kita hanya tidur Naya, aku akan menunggu sampai kamu siap. Kata Furqan sambil menarik lembut Naya untuk berbaring disampingnya. Pejamkan matamu, aku tau kau pasti lelah. Kata Furqan lalu menarik Naya untuk bersandar didadanya. Naya memberanikan diri memeluk Furqan. Furqan tersenyum melihat Naya memeluknya di elusnya kepala Naya hingga Naya tertidur. Diciumnya kening Naya. Semoga mimpi indah istriku. Aku mencintaimu.
-----------------------------------------------------------
__ADS_1
Naya terbangun dari tidurnya. Saat membuka mata orang pertama yang dia lihat adalah orang yg sudah resmi menjadi suaminya. Tangannya terulur mengelus pipi sang suami. Furqan terbangun ketika merasakan tangan halus mengelus pipinya dengan lembut. Matanya bertemu dengan mata sang istri, dia tertawa saat melihat istrinya terkejut karena ketahuan sedang memangdangnya dan mengelus pipinya. Wajahnya merona karena malu. Digenggamnya tangan Naya yang masi berada di pipinya. Pagi sayang..
Eh pagi bang. Jawab Naya gugup
Nay, mulai sekarang jangan manggil abang dong. Kata Furqan
Naya mengernyitkan keningnya bingung. Loh selama ini kan emang manggilnya abang. Kok baru sekarang ngelarangnya? Tanya Naya.
Yaa dulu sama sekarangkan beda. Sakarang kamu udah jadi istriku. Masa manggilnya abang. Aku kan bukan Ikbal atau Tomo.
Aku hanya tersenyum mendengar penjelasannya. Ada-ada aja suamiku ini.
Baiklah mas. Kata ku. Hm kurasa panggilan mas tidak buruk
Furqan tersenyum mendengar panggilan baru dari istrinya.
------------------------------
***JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJEK YA....
__ADS_1
LOL, VOMMENT AND VOTE.
THANK YOU..😘😘***