Akibat Rasa Dendam!!

Akibat Rasa Dendam!!
Berguru pada mbah Kujang


__ADS_3

Bismillahirohmanirohim.


Sudah satu bulan setelah menyelesaikan tapanya, hari ini Mira sudah resmi lulus dari berguru dengan mbah Karjo.


Mira hanya menyelesaikan tapanya dalam waktu lima hari, mbah Karjo baru pertama kali menemukan ada murid yang berguru padanya dapat menyelesaikan tapa dalam yang dia suruh dalam waktu singkat.


Maka dari ituMbah Karyo berniat menyuruhMira untukbelajar 1 tahun lagi pada Mbah Kujang yang tinggal di daerah barat. Mbah Karjo dapat melihat jika Mira memiliki potensi untuk menjadi murid mbah Kujang yang tinggal di barat.


"Mira sini" suruh mbah Karjo pada Mira, gadis yang sebentar lagi akan menginjak umur 23 tahun itu mendekati mbah Karjo.


"Hari ini kamu sudah resmi lulus belajar dengan saya, tapi kamu harus pergi ke Barat untuk berguru pada mbah Kujang disana, jika sudah bertemu dengan orangnya maka berikan benda ini pada mbah Kujang, setelah itu dia akan tahu siapa kamu dan mbah Kujang juga akan tahu siapa yang mengutus kamu ke tempatnya"


Mira menerima barang yang diberikan mbah Karjo pada dirinya tanpa bertanya lagi, Mira hanya akan menjalankan perintah apa yang diberikan oleh gurunya.


"Sekarang kamu boleh pergi, biar pak Par yang mengatarmu agar bisa keluar dari tempat ini" ucap mbah Karjo setelahnya.


Lagi-lagi Mira hanya menurut dengan yang di katakan oleh mbah Karjo, karena Mira yakin jika dia keluar sendiri pasti akan tersesat.


Sama seperti saat berguru pada mbah Jarmi, Mira tak pernah keluar dari tempat tinggal mbah Jarmi, saat keluar ketika itu hari kelulusnya, itu saja saat pulang dari tempat mbah Jarmi untung Mira tak tersesat, hal yang sama pun Mira rasakan saat tinggal berguru pada mbah Karjo, dia selama setahun tak pernah melihat dunia luar, Mira hanya terus menyerap dan mempejari ilmu yang diberikan mbah Karjo pada dirinya.


"Kamu antar Mira sampai ke stasiun" suruh mbah Karjo pada pak Par yang sedari tadi sudah berada disana.


"Baik mbah, kalau begitu kami bergakat, ayo Mira"


Mira menggangguk, tapi sebelum pergi dia berkata pada mbah Karjo terlebih dahulu. "Mbah terima kasih atas semua ilmu yang sudah mbah ajarkan kepada saya" ucap Mira.

__ADS_1


"Tak perlu berterima kasih, asalakan kamu menepati janji yang sudah kamu ucapan sebelum mempelajari semua ilmu yang saya berikan!"


Mira mengangguk dengan yakin. "Saya pasti akan menepati janji itu mbah, asalkan dendam saya terbalaskan"


"Sudahlah sekarang kamu pergi, karena bahaya jika kamu keluar dari sini saat malam hari" peringat mbah Karjo pada Mira.


"Baik mbah" Mira lalu melangkah meninggalkan tempat tinggal mbah Karjo.


Mira mengikuti langkah pak Par yang berjalan begitu cepat, tapi sekarang Mira bisa mengimbangi langkah pak Par yang begitu cepat, karena dia sudah menguasai ilmu yang sama seperti miliki pak Par.


Tak perlu waktu lama Mira sudah sampai di stasiun dengan cepat. "Saya hanya bisa mengantar sampai sini, jika ke tempat mbah Kujang ingat haru terus mengambil jalan yang menuju ke barat jangan sampai mengambil jalur lain" pesan pak Par pada Mira.


"Baik pak terima kasih banyak atas semaunya" tanpa pamit pak Par sudah tak berada di hadapan Mira lagi.


"Sungguh orang aneh" ucap Mira saat sudah tak melihat ke keberadaan pak Par lagi di hadapannya.


***


Mira melewati perjalan yang begitu sulit untuk sampai ke tempat mbah Kujang, dia sudah berapa kali tersesat untung saja Mira bisa kembali menemukan jalan yang pertama dia lewati sebelumnya.


Sudah dua hari Mira berjalan ke arah barat tapi tak kunjung sampai di tempat mbah Kujang. "Sungguh melelahkan, ini lebih susah dari pada mencari tempat tinggal mbah Karjo dan mbah Jarmi" keluh Mira.


"Sekarang aku harus jalan kemana lagi ini" Mira masih terus mengeluh sambil berpikir dia harus meneruskan perjalanan ini atau tidak.


"Sudahlah Mira lebih baik ikuti saja kemana kakimu melangkah" putus Mira akhirnya.

__ADS_1


Mira terus berjalan mengikuti jalan setapak yang ada di hadapannya. Mira tidak tahu jalan setapak itu akan membawanya kemana, saat Mira terus mengikuti jalan itu dia dapat melihat ada beberapa rumah yang dibangun


Di tempat yang mirip Mira lewati, rumah itu dibangun dari kayu Mira berniat ingin bertanya pada Para pemilik rumah Siapa tahu mereka ada yang mengetahui tempat tinggal mbah Mbah Kujang di tempat tersebut.


Tapi Mira merasa aneh karena tak ada satupun orang yang terlihat di sekitar situ yang dia lihat hanya rumah berdiri kokoh namun tidak ada penghuninya sama sekali.


Mira akhirnya mengurungkan niatnya untuk bertanya pada para penduduk sekitar karena dia melihat tidak ada satu orang pun yang keluar dari rumaha mereka, khirnya Mira melanjutkan perjalanannya sendiri. Agar bisa cepat bertemu dengan mbah Kujang.


Mira sudah seharian berjalan di jalan setapak itu, tapi dia belum juga menemukan rumah mbah Kujang, Mira sudah menyerah saat ini dia begitu lelah, rasany Mira sudah tak sanggup berjalan lagi.


Sudah 3 hari Mira mencari rumah mbah Kujang sayangnya tak kunjung ketemu coba saja bisa bertemu seorang seperti pak Par, pasti Mira tak akan sesusah ini.


Saat Mira sudah menyerah Ketika dia duduk Mira melihat ada rumah seseorang di hadapannya rumah itu tak memiliki tetangga hanya ada satu rumah yang terkesan sangat mengerikan, dari luarnya saja rumah itu sudah begitu kumuh seperti tak terurus Mira yang merasa penasaran untuk melihat siapa pemilik rumah itu.


Mira bertanya pada diri sendiri "aku harus melihat Siapa pemilik Rumah ituSiapa tahu keberuntungan berpihak padaku jika itu rumah mbah Kujang"


Mira bangkitdari duduknya Dia segera melangkah ke rumah tersebut sampai di depan rumah yang Mira lihat tadia dia kembali segera bersuara.


"Permisi apakah di dalam ada orang?" tanay Mira memastikan.


Tak ada jawaban, tapi saat Mira akan kembali berusara pintu rumah itu terbuka dengan sendirinya. "Masuk kamh mencari mbah Kujang kan" ucap suara yang entah dari mana.


Walaupun ragu Mira tertap masuk ke dalam rumah itu, saat sampai di dalam rumah itu Mira kembali mendengar suara yang sama seperti di depan rumah ini tadi.


"kamu mencari Mbah Kujang benar kan? saya Mbah Kujang itu, apa yang diberikan Karjo padamu untuk diberikan kepada saya?" ucap seseorang yang entah di mana wujudnya, tapi suaranya terdengar di telinga Mira.

__ADS_1


Mira mengambil kotak yang diberikan Mbah Karjo sebelumnya pada dirinya untuk diserahkan kepada Mbah Kujang.


"Ini kotak yang diberikan Mbah Karjo kepada saya Saya diperintahkan menyerahkan kotak ini kepada Mbah Kujang jika saya sudah bertemu dengan orangnya "ucap Mira.


__ADS_2