AKU INGIN LARI

AKU INGIN LARI
Bertemu Kembali


__ADS_3

"Tinka tidak ada Tuan, sepertinya tidak masuk hari ini, tunggu saja Mr. Robert mungkin tahu sesuatu " ucap Claris kepada Kevin yang sedari pagi menanyakan Tinka.


"Kamu kan temannya, masa tidak tahu di mana Tinka tinggal" ucap Kevin memaksa Claris.


Tiba-tiba Robert menghampiri mereka.


"Ada apa ini?, kau calon suami Tinka yang kemarin, kenapa Pagi-pagi sudah membuat keributan di hotelku?!" ucap Robert ke arah Kevin yang menjadi pusat perhatian para tamu hotel.


"Oh iya kamu boss nya kan?, kamu tahu di mana Tinka tinggal?, kenapa dia tidak datang hari ini?" tanya Kevin.


"Aku memang boss nya, setahu ku dia tinggal di luxury apartment, dia pun tidak ada kabar sama sekali, kalau kau ingin tahu lebih jelas tentang Tinka, kau bisa tanya kekasihnya menurut info yang kudapat kekasihnya bernama Adrien owner RISE cafe, mungkin kau akan menemukan Tinka bersama nya" ucap Robert sinis.


"Ok terimakasih infonya" ucap Kevin berjalan meninggalkan Robert.


"Tunggu!" Panggil Robert dan Kevin menoleh ke arahnya.


Aku tidak akan melewatkan ini, dan aku ingin tahu keadaan Tinka, akupun mengkhawatirkan nya, bagaimana pun aku memiliki rasa pada Tinka juga, batin Robert.


"Aku bisa mengantarkanmu ke RISE cafe, aku juga ingin tahu kenapa dia tidak bekerja hari ini" ucap Robert mengajak Kevin masuk ke dalam mobilnya.


"Hmmm..baiklah" jawab Kevin.


Mereka berdua pun pergi ke RISE cafe untuk menemui Adrien.


Di dalam mobil mereka terdiam, lalu tiba-tiba Kevin memulai pembicaraan.


"Terimakasih sudah mengantarku, aku penasaran, sepertinya kau selalu ingin tahu soal Tinka, ku kira, kau bukan hanya sekedar boss nya?" tanya Kevin melihat ke arah Robert.


Robert menoleh ke arah Kevin.


"Aku menyukainya, tapi sepertinya dia hanya menganggap ku sebagai boss nya saja, siapa yang tidak menyukai Tinka, gadis baik, cantik, sederhana, aku tahu dia berasal dari orang berada di lihat dari barang yang di pakainya, tapi dia selalu menutupinya, semakin misterius, aku semakin suka, hanya lelaki bodoh yang menyia-nyiakannya" ucap Robert bangga menceritakan tentang Tinka.


"Aku lah lelaki bodoh itu, dia dulu istriku, kami memiliki seorang putri dan aku berselingkuh darinya dengan perempuan murahan, inilah saat yang tepat aku ingin memperbaiki kesalahan ku menjadi suami dan ayah yang baik untuk Tinka dan putri kami" jawab Kevin tertunduk malu.


"Apa?!, seharusnya kau malu menyebut dirimu calon suaminya, berarti aku masih ada kesempatan, aku bisa membahagiakan nya" ucap Robert antusias.

__ADS_1


"Jangan pernah kau mendekati nya!" Kevin melotot ke arah Robert.


"Kau tak ada hak, Tinka lah yang menentukan, memang dia mau denganmu lelaki yang sudah mengkhianatinya, dan kau tak berhak mengaturku!" Robert geram menunjuk ke arah Kevin.


"Tuan kita sudah sampai di RISE cafe " ucap supir Robert yang tiba-tiba memotong ketegangan antara Robert dan Kevin.


Kevin bergegas keluar mobil masuk ke dalam cafe yang lumayan ramai itu.


"Silahkan masuk, ada yang bisa saya bantu?" ucap Abel ramah.


"Apakah ada Tinka di sini?" Kevin tanpa basa basi.


"Tidak ada ka Tinka di sini" jawab Abel.


"Apakah Adrien ada?" tiba-tiba Robert masuk dan langsung bertanya soal Adrien.


"Ka Adrien ada di pantry, kalian duduk saja dulu, tidak enak di perhatikan pelanggan lain" ucap Abel kesal pada kedua pria itu.


Abel berlalu ke pantry.


"Ka Adrien ada ka Robert dan satu orang cowok nyariin ka Tinka, katanya ingin ketemu ka Adrien " ucap Abel.


"Iya sebentar lagi aku akan menemui mereka " ucap Adrien pada Abel sambil memasak pasta.


Setelah selesai dengan pastanya, Adrien langsung bergegas menemui mereka.


Hmmm...ada apa ini?, ada dua orang mencari Tinka, ada alasan apa mereka mencari Tinka, 2 pria sekaligus dan Adrien, aku ingin tahu, pikir Lauren ingin tahu dan mengikuti Adrien di belakang untuk menghampiri Robert dan Kevin.


"Kau Adrien kan kekasih Tinka?, aku ingin tahu Tinka di mana?, aku ingin membawa nya pulang bersamaku" ucap Kevin berdiri dari kursi saat Adrien datang.


"Untuk apa kau mencari Tinka?, Tinka tidak ingin menikah denganmu, kau tak pantas dengan Tinka" ucap Adrien ke arah Kevin.


"Hmmm...lelaki bodoh dengan percaya dirinya masih menganggap Tinka akan menerima mu kembali" Lanjut Robert yang kesal terhadap Kevin.


"Aku di sini bukan mencari masalah dengan kalian, aku hanya ingin bertemu Tinka, aku tidak butuh pendapat kalian!" ucap Kevin menggebrak meja membuat para pelanggan melihat ke arahnya.

__ADS_1


"Memang kau tak pantas dengan Tinka, lelaki sampah sepertimu!!!, seharusnya kau malu masih mencari Tinka!" ucap Robert berdiri dengan nada keras ke arah Kevin.


"Kau..." Kevin menarik kerah setelan jas Robert.


"Sudah cukup!, kalian berdua, kalian membuat keributan di cafe ku, dan percuma saja kalian mencari Tinka, Tinka sudah tidak ada di Bali, tadi pagi aku mengantar nya ke bandara" ucap Adrien menengahi mereka berdua.


"Ke mana pergi nya?!" tanya Kevin.


"Dia pergi menemui putrinya" jawab Adrien.


Abel dan Lauren yang sedari tadi mendengarkan percakapan mereka bertiga terkejut.


Mendengar itu Kevin bergegas berjalan ke luar cafe dan menghadang taxi untuk kembali ke hotel mengambil barang-barang nya dan menyusul Tinka.


"Kau tidak ikut dengan Tinka?" tanya Robert pada Adrien.


"Aku percaya padanya, dia akan menyelesaikan semuanya" jawab Adrien tenang.


"Kau tidak takut?!, begitu ambisius laki-laki yang bernama Kevin tadi ingin menikahi Tinka dan mereka sudah memiliki seorang putri" ucap Robert ke arah Adrien.


Adrien hanya membalas ucapan Robert dengan senyuman.


Aku percaya padamu Tinka, aku akan menunggumu, kau adalah hatiku, batin Adrien.


"Hmmm...dasar lelaki bodoh" ucap Robert kepada Adrien dan berlalu meninggalkan cafe itu.


Wow Tinka di perebutkan 3 pria sekaligus, bukan pria biasa semuanya sepertinya, Adrien, Robert dan lelaki satu lagi memiliki penampilan seperti Robert. Apa yang di lakukan wanita penggoda itu?, membuat para lelaki bodoh ini tertunduk padanya. Dan Tinka sudah memiliki putri?, kalau begitu aku masih memiliki kesempatan bersama Adrien selama Tinka tidak ada, akan ku gunakan sebaik mungkin. Pikir Lauren tersenyum licik.



...Adrien (source pic pinterest)...



...Kevin (source pic pinterest)...

__ADS_1



...Robert (source pic pinterest)...


__ADS_2