
3 tahun kemudian -
"Ka Adrien....pesanan meja 2 jangan lupa" teriak Abel dalam keriuhan pelanggan di cafenya.
Rise cafe ramai seperti biasa, hingga jam penutupan pun cafe khas Italy itu masih sangat ramai.
Tiba-tiba ada seorang tamu datang, saat Abel dan Ricky bersih-bersih, terlihat seorang pria gagah memasuki cafe itu.
"Ka Robert...apa kabar?...sayang sekali cafe sudah tutup" ucap Abel.
"Hai Abel...Aku ke sini ingin bertemu Adrien" jawab Robert.
"Oo ok...sebentar Ka...aku panggil Ka Adrien, dia selalu sibuk membersihkan dapur jika cafe tutup" ucap Abel.
Abel berjalan ke arah pantry, dan memanggil Adrien.
Adrien pun keluar dan melihat Robert sudah berdiri di cafe nya.
"Hallo Adrien..how are you?" sapa Robert.
"I'm fine...ada apa Robert?" tanya Adrien.
"Aku ingin memberitahukan sesuatu padamu soal pernikahan ku, aku akan menikah 2 hari lagi...aku harap kau dan pegawai mu datang, aku akan melaksanakan pernikahan di hotelku, maaf aku tidak mencetak undangan nya, karena ku pikir kau masih di Italia...ku harap kau datang, mungkin kau bisa bertemu Tinka..." ucap Robert.
Adrien begitu tertegun dengan pernyataan Robert.
"Tinka?!"
"Ok baiklah...sampai bertemu 2 hari lagi untuk kalian" Robert meninggalkan Adrien dan masuk ke dalam mobilnya.
Apa hubungan pernikahan Robert dengan Tinka?, apa mereka akan menikah?, batin Adrien.
"Ka...Ka Adrien...kita harus datang, aku juga kangen dengan Ka Tinka" ucap Abel.
__ADS_1
"Tapi...bagaimana jika bride nya adalah Tinka?" keluh Adrien.
"Hah...iya ya" Abel menggaruk kepala nya.
"Aku ingin istirahat...aku pulang duluan...kalian beristirahat lah...Abel kunci kau bawa ya" ucap Adrien sambil mengeluarkan motornya.
"Siap Ka Adrien, hati-hati" jawab Abel dan Ricky.
Kasian ka Adrien, pikir Abel.
Adrien pun sampai di apartment nya, dan memakirkan motornya di basement, dia pun beranjak memasuki lobby apartment nya.
Pukul 16.00 sore, senja mulai terlihat di pantai Bali.
Adrien melihat gadis cilik menangis dan di kerumuni security.
"Ada apa ini pak?" tanya Adrien.
"Anak kecil ini bermain di pantai, tadi dia bilang bersama neneknya dan maminya, tapi dia kehilangan mereka dan lupa nomor apartment nya tuan Adrien" jelas security.
"Ohhh...hai Hallo...kamu cantik sekali, siapa nama kamu?" tanya Adrien.
"Jane...nama yang familiar...mau om temani, sambil menunggu keluarga mu datang" ucap Adrien.
"Terimakasih om...aku takut, aku belum pernah ke sini" jawab Jane.
"Iya tidak apa-apa di sini aman...pantainya indah ya..." Adrien coba menghibur Jane.
"Jane!...Jane!" teriak suara wanita memanggil Jane.
Adrien dan Jane menoleh.
Jane pun berlari ke arah wanita itu.
"Ternyata keluarga mu sudah datang, om pergi dulu ya..." Adrien mengusap kepala Jane.
"Terimakasih ya, om baik sudah menemani Jane" teriak bocah kecil itu.
__ADS_1
Adrien tersenyum ramah kepada mereka.
"Terimakasih" ucap Wanita itu.
Adrien pun berlalu dan memasuki lift.
"Jane...kamu ke mana aja?, mami mu nangis nyariin, oma opa juga kebingungan" ucap wanita itu yaitu Desy teman Tinka.
Tapi di pikir-pikir pria barusan mirip seseorang, pikir Desy.
"Iya tante...aku bosan di apartment jadi aku jalan-jalan ke pantai" jawab Jane.
Desy pun mengajak Jane ke tempat penginapan mereka.
Keluarga Tinka pun menginap di apartment Luxury tempat di mana Tinka dahulu melarikan diri.
Desy mengetuk pintu apartment Tinka dan mengantarkan Jane masuk.
"Ini dia bocah yang gak mau diem" ledek Desy ke arah Jane.
"Jane!!" semua teriak menghampiri nya Tinka, mama Tinka dan papanya.
"Mami, oma dan opa...aku tidak apa-apa...tadi ada om baik nemenin aku, ganteng banget..." ucap Jane.
"Ini anak...semua orang panik, ini malah kesenangan tersesat, tapi emang orang tadi ganteng sih...kayak pernah lihat di mana gitu?!" ucap Desy.
"Dasar kamu, Jane....lain kali hati-hati ya, tidak boleh jauh-jauh" ucap Tinka.
"Iya mi" jawab Jane.
"Ya udah aku mau ke hotel ya...kalian yakin mau nginep di sini saja?" Tanya Desy.
"Iya Des, aku dan keluarga ku di sini saja, sekalian aku mengenang saat aku sendirian di sini, sekarang kan aku bawa keluarga ku" jawab Tinka.
"Hmmm...baiklah...aku pergi ya..."
Desy pun meninggalkan Tinka dan keluarga nya.
__ADS_1
Di sinilah tempat kenangan ku dan Adrien, aku tidak tahu apa Adrien masih di Italy?, besok aku akan berkeliling, hari ini istirahat setelah penerbangan siang tadi, batin Tinka.