Aku Kembali

Aku Kembali
Fitting Baju


__ADS_3

Elle masih menangis di sudut kamarnya ,


hatinya begitu rapuh , seakan dia ingin mengakhiri hidupnya , tapi dia mungkin tidak akan se nekad itu .


rasa sakit yg menghampirinya melebihi dari rasa apapun ,


semenjak pertemuannya dengan Zen ,hari-hari dilalui Elle dengan sebuah rasa sakit dan tangisan .


sulit rasanya untuk Elle bisa tertawa sedikit saja ..


nafsu makan yg hilang , untuk bangun dari tempat tidur pun rasanya sangat sulit Elle lakukan .


sampai hari ini Elle melupakan untuk pergi Fitting baju Pengantin ..


tok ..tok ..tok


"sayang ,apa kamu di dalam nak ?" Nyonya Ayona memanggil Elle di depan pintu kamar


Elle segera mengusap air matanya yg membasahi pipi lembutnya itu ,


"ya mi , aku disini" jawab Elle


"Zen sudah menunggu di bawah nak , keluarlah temui dia" ucap Nyonya Ayona


Elle pun beranjak dari tempat tidurnya meskipun dia sangat terpaksa melakukan itu semua ,


dengan kaki yg enggan melangkah akhirnya dia berjalan membukakan pintu kamarnya.


"untuk apa dia kemari mi?" Tanya Elle


"Loh sayang ,apa kamu lupa ? hari ini kamu harus Fitting baju kan ? kamu dan Zen yg akan pergi ke butik langganan Mami" sahut Nyonya Ayona


"Elle tidak ingat mi ,ya sudah Elle bersiap dulu, nanti Elle turun ke bawah" mendengar bahwa dia akan pergi bersama Zen ,seketika mood Elle semakin menjadi tidak karuan ,


"baiklah sayang ,dandan yg cantik ,mami tunggu dibawah" ucap Nyonya Ayona mengelus lembut pipi Elle


Elle pun segera bersiap ,meskipun hatinya menolak tapi apa daya , demi orang tuanya Elle siap jika hatinya selalu tersakiti , meskipun sebenarnya hati Elle sangatlah sakit dibuatnya.


🍂🍂🍂

__ADS_1


Dan Elle pun akhirnya turun ke bawah menemui Zen ,


Tuan Zaki sedang asik mengobrol dengan calon menantunya itu ,


Elle bisa melihat betapa bahagianya sang Papi ketika bersama Zen , berbeda saat berhadapan dengan Dev ,yg hanya memberikan amarah dan amarah saja , sampai sang Papi menjadi sakit-sakitan seperti ini.


Elle memang mencintai Dev , akan tetapi Restu orang tua sangatlah penting baginya ,


meski saat ini cintanya hanya untuk Dev tapi apa daya , keadaan yg terpaksa membuatnya harus menerima semua ini.


"Elle , sini sayang , Zen sudah lama menunggumu" ucap Tuan Zaki


Zen hanya memandang Elle dengan sebuah senyuman yg dia berikan kepada Elle..


"daripada menunggu lebih lama lagi ,sebaiknya kalian pergi sekarang saja ,pasti yg namanya calon pengantin sangat tidak sabar kan jika mau Fitting baju" ucap Tuan Zaki


"baiklah om ,kita akan pergi sekarang ,ayo Elle" ajak Zen


Elle hanya mengangguk dan mengikuti langkah Zen menuju ke arah mobilnya..


"hati-hati dijalan ya kalian , oh iya Zen ,jaga putri semata wayang nya om ya" ucap Tuan Zaki


Zen pun mempersilahkan Elle masuk ke dalam mobilnya.


hanya suara musik di sepanjang perjalanan , tidak ada percakapan diantara Elle dan Zen .


akan tetapi Zen sangat mengetahui apa yg dirasakan oleh calon isterinya itu , tanpa banyak bicara Zen hanya diam saja melihat tingkah Elle yg begitu dingin padanya.


🍂


kini mereka sudah sampai di butik langganan Maminya Elle .


Elle dan Zen disambut ramah oleh para pegawai di butik tersebut ,


karena mereka sudah mengetahui siapa Elle dan Zen itu ,


sampai sang sahabat Nyonya Ayona menghampiri Elle dan Zen.


"waahhh calon pengantin ,sangat serasi sekali yaa wanitanya cantik dan pria nya pun sangat tampan" Ucap Jenifer si pemilik butik tersebut

__ADS_1


"tante , apa kabar ? lama kita tidak berjumpa" Ucap Elle


"kabar tante baik sayang , sudah lama sekali tidak bertemu denganmu Elle , sekalinya bertemu kamu sudah membawa seseorang, hihi" sahut Jenifer


Elle hanya tersenyum tipis ,


dan Jenifer pun memilihkan Elle sebuah gaun yg dia rancang sendiri .


"coba kamu pakai yg ini Sayang ,ini adalah model terbaru di butik ini ,tante sendiri loh yg turun tangan mengerjakan semuanya" Ucap Jenifer


Elle pun mengangguk dan mengambil gaun yg dipilihkan Jenifer untuknya .


dan Elle memasuki Fitting Room ,


sementara Jenifer masih sibuk Memilih baju yg cocok untuk Zen .


Elle keluar dengan gaun yg melekat di tubuhnya itu ..


Zen sangat terpana dengan kecantikan Elle , padahal hanya memakai gaunnya pun Ellw terlihat begitu cantik , apalagi disaat hari pernikahannya tiba ,


Zen benar-benar terpesona dengan Elle , Elle sendiri hanya terdiam sambil memandangi sebuah cermin berukuran besar yg ada di hadapannya itu ..


"aku terlihat cantik , aku terlihat begitu cocok memakai gaun ini , seandainya saja Dev yg menjadi suamiku nanti ,mungkin saat ini aku akan tersenyum bahagia ,begitu pula dengan dev" ujar Elle dalam hatinya


🍂


"Luar biasa sekali kamu sayang ,sangat cantik ,lihat tuh calon pengantin Pria pun tidak berkedip sama sekali" Ucap Jenifer seketika membuyarkan lamunan Elle


"kamu sangat cantik Elle , gaun ini sangat cocok melekat di tubuhmu" Puji Zen


"terimakasih" jawab Elle datar


"baiklah , semuanya pun tergantung kalian calon pengantin, bagaimana ? apa cocok menurut kalian ?" tanya Jenifer


"aku tergantung Elle saja tan" sahut Zen


"hmm ,baiklah aku ambil yg ini saja" jawab Elle singkat


"okey , serahkan semuanya pada tante ya sayang , memang kalian ini pasangan yg serasi , kelak anak-anak kalian pun akan sama cantik dan tampannya seperti kedua orang tuanya" goda Jenifer...

__ADS_1


__ADS_2