Aku Kembali

Aku Kembali
Honeymoon


__ADS_3

Pesta Pernikahan Elle dan Zen berakhir pada pukul 21:00 ..


keduanya beristirahat sejenak di kamar hotel ,


Elle membaringkan tubuhnya di tempat tidur ,dan masih menggunakan gaun pernikahannya ,


sedangkan Zen lebih memilih untuk berendam di bathub untuk menghilangkan rasa lelah di sekujur tubuhnya.


🍂


ketika Zen keluar dari kamar mandi betapa terkejutnya dia melihat sang istri sudah tertidur dengan pulasnya ,


Zen sangat tidak tega membangunkan sang isteri , maka dari itu dia pun menahan jiwa kelaki-lakiannya demi sang istri tercinta.


Zen pun menyelimuti tubuh sang istri.,dan dia memandangi wanita cantik itu dengan seksama.


"aku mencintaimu Elle ,aku tau di hatimu masih tersimpan nama laki-laki itu , akan tetapi aku yakin suatu saat nanti kau pun akan mencintaiku" ucap Zen dalam hatinya


Zen mengelus lembut pipi sang istri , kemudian dia merebahkan tubuhnya di samping istrinya , sampai Zen menyusul Elle ke alam mimpi.


🍂


mereka berdua tidak sama dengan pengantin baru yg lainnya ,


yg seharusnya malam pertama mereka diisi dengan pekerjaan yg membuat mereka di mabuk kepayang..


🍂🍂🍂


"sayang ,bangunlah" Zen berbisik di telinga Elle


"hmmm, aku masih ngantuk Zen" leguh Elle


"tapi sayang ,kamu harus bangun dan bersiap ,kita harus pergi secepatnya" tambah Zen


"pergi secepatnya ? maksudmu bagaimana ?" mata Elle terbelalak dan Elle pun mengerutkan keningnya


" sebenarnya sudah jauh-jauh hari aku memesan tiket pesawat untuk kita berbulan madu" ya mungkin 1 jam lagi kita akan berangkat" Zen menjelaskan pada Elle


"kenapa kamu tidak bicarakan ini dari awal Zen ? lalu akan pergi kemana kita?" tanya Elle


"iya maka dari itu maafkan aku sayang ,aku sudah memutuskan kita akan berbulan madu ke Jepang" sahut Zen

__ADS_1


"Jepang ? Are you serious?" Elle mulai mengubah posisinya dari terlentang menjadi duduk di atas kasur


Elle sangat bahagia mendengar kata Jepang ,karena impiannya untuk pergi Honeymoon akan terlaksana , akan tetapi yg dia impikan itu hanya dengan Dev ,bukan dengan laki-laki lain termasuk Zen.


raut wajah Elle berubah seketika ,karena kenyataannya yg sedang dia hadapi adalah Zen bukan Dev.


"hallo ? kenapa melamun ? ayolah come on ,kita harus segera bersiap" ucap Zen


"baiklah tunggu aku" sahut Elle


🍂🍂🍂


mereka berdua kini sudah ada di dalam pesawat ,


Zen terus menggenggam tangan Elle ,meskipun Elle terlihat sedikit risih , akan tetapi Zen tidak memperdulikan itu.


perjalanan Jakarta-Jepang memakan waktu (-+) 7 jam..


.


selama di Perjalanan hanya rasa bosan yg Elle dapatkan ,


apa mungkin Dev sedang merindukan Elle seperti yg Elle rasakan saat ini ?


apa yg ada di fikiran Dev dengan pernikahan Elle saat ini ?


Entahlah ,bagi Elle ini semua adalah mimpi buruk yg harus dia jalani.


akhirnya Elle pun memutuskan untuk tidur di dalam pesawat ,tangannya masih di genggam erat oleh Zen , Elle tidak memperdulikan itu dan Elle pun sudah terbuai ke alam mimpi..


🍂🍂🍂


kini mereka sudah menginjakkan kakinya di Negara Jepang , dan akhirnya impian Elle kini sudah terpenuhi , meskipun bukan dengan Dev ,setidaknya Elle berada disini sekarang.


🍂


Elle dan Zen segera menuju ke Hotel yg sudah Zen pesan dari jauh-jauh hari .


The Prince Gallery Tokyo Kioicho Hotel yg dipilih Zen untuk menginap selama disana .


__ADS_1


wah ,indah bukan pemandangannya ?


Zen pun memotret sang istri dengan kamera yg dia bawa.


🍂🍂🍂


Kini langit sudah mulai terlihat Gelap , waktu menunjukkan pukul 07:00.


Ponsel Elle berdering dan ternyata Tuan Zaki & Nyonya Ayona yg menghubungi Elle dengan Via Video call..


"hallo sayang , baru tadi pagi kamu pergi rasanya mami begitu merindukanmu" Ucap Nyonya Ayona


"iya nak ,papi pun merasakan seperti itu , apa kamu bahagia berada di tempat yg sangat kamu idamkan itu?" Tanya Tuan Zaki


"yaa ,Elle sangat bahagia berada disini mi, pi .dan doakan Elle juga agar Elle selalu bisa bahagia" jawab Elle


"tentu saja kami akan berdoa agar kau selalu bahagia nak" sahut Nyonya Ayona


"ya sudah nak ,papi dan mami hanya rindu saja denganmu , kalau begitu nikmatilah bulan madu kalian, ingat sayang ,jangan buat Zen kecewa denganmu ya" Tuan Zaki memperjelas ucapannya


"hmm baiklah"jawab Elle singkat.


🍂🍂🍂


malam semakin larut , Elle pun merebahkan dirinya di tempat tidur diikuti oleh Zen.


"Elle , terimakasih kamu sudah menerimaku sebagai suamimu ,dan sesungguhnya aku sangat bahagia akan semua ini , semoga saja kita akan selalu bersama sampai kapanpun itu" ucap Zen yg menggenggam tangan Elle begitu eratnya


Elle hanya terdiam mematung, Elle tidak tahu harus berkata apa dan menjawab apa yg disampaikan oleh Zen.


perasaannya masih gundah gulana dengan otaknya yg masih berputar kencang memikirkan seorang laki-laki yg sangat dia cintai.


Cup..


tanpa aba-aba Zen mengecup bibir Elle ,


Zen sangat terbuai dengan kecantikan Elle , dan rasanya wanita itu bagaikan stamina untuknya.


Elle masih terdiam melihat sikap Zen yg seperti itu ,


di dalam hatinya Elle sangat ingin berontak ,akan tetapi dia tidak bisa melakukannya , meskipun Elle tidak mencintai Zen akan tetapi Zen tidak bersalah dalam hal ini , maka dari itu Elle masih ingin menghargai Zen yg kini sebagai suaminya.

__ADS_1


__ADS_2