
Semua orang berlari kecil kesana-kemari .
mereka semua tampak sibuk dengan pekerjaannya masing-masing.
Grand Hotel Flower adalah tempat dimana akan dilangsungkan Pernikahan Elle dan Zen.
Dekorasi yg sangat megah , altar Pelaminan yg sangat mewah , dengan dominasi warna abu-abu.
๐
Elle masih sibuk dengan riasan-riasan di wajahnya .
makeup artis profesional kini sedang menggerakan jarinya di wajah putih Elle .
di tempat berbeda , Zen masih dibantu dengan sedikit polesan di wajahnya.
๐
waktu yang dinanti-nanti akhirnya datang juga, kali ini sang mempelai telah siap untuk memulai prosesi pernikahannya. sebelum memulai resepsi pernikahan, sang mempelai beserta segenap keluarga, sahabat maupun kolega menuju tempat yang ditunjuk untuk melaksanakan pemberkatan pernikahan. para tamu undangan pun telah siap menyambut rombongan dengan bersuka cita.
Di dalam gedung , Elle dan Zen duduk bersanding di depan mimbar sementara orang tua mempelai duduk di barisan paling depan dilanjutkan oleh anggota keluarga lainnya di belakangnya. Prosesi diawali dengan melantunkan pujian bersama-sama, pemberitaan firman Tuhan, disambung dengan upacara peneguhan nikah yang dipimpin oleh pendeta.
Dalam upacara peneguhan nikah ini, pendeta akan mengajukan beberapa pertanyaan kepada kedua mempelai.
Pertanyaan-pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahuiย kesungguhan mereka dalam memasuki bahtera pernikahan. Kedua mempelai kemudian akan menjawab pertanyaan yang diajukan secara simbolis dan bergantian.
Dalam upacara pemberkatan, mengharuskan masing-masing mempelai untuk mengucapkan janji nikah, baik mempelai laki-laki maupun mempelai perempuan.
__ADS_1
Janji nikah ini berisi pernyataan kesanggupan untuk menjadi suami dan istri yang dilakukan secara resmi.
janji nikah ini dibuat atas keinginan kedua mempelai dan harus dipertanggungjawabkan seumur hidup.
Usai menjawab pertanyaan peneguhan dari pendeta, Elle dan Zen berdiri dan saling berhadapan, lantas mereka mengucapkan janji nikah secara bergantian, dipandu oleh pendeta dan disaksikan oleh semua orang yang hadir di tempat itu.
Pengucapan janji nikah ini merupakan momen yang menegangkan bagi Elle dan Zen. Mereka harus dengan lantang dan bersungguh-sungguh mengucapkan janji setia mereka sebagai sepasang suami istri.
Elle hanya bisa bersabar dan menuruti semua arahan pendeta , meskipun dia sendiri tidak ingin bersikap dengan penuh kepura-puraan seperti ini.
Kemudian prosesi dilanjutkan dengan saling menyematkan cincin pernikahan di jari manis tangan kanan masing-masing.
Maka, sang mempelai telah sah dinyatakan sebagai pasangan suami istri setelah dilakukan pemberkatan oleh pendeta di hadapan tamu undangan .
Kemudian mereka saling menempatkan diri, sang mempelai laki-laki di sebelah kanan dan mempelai perempuan di sebelah kiri. Dilanjutkan prosesi ucapan terima kasih kepada orang tua dengan melakukan sungkeman secara bergantian.
๐
dan masih banyak acara lainnya lagi .
tamu undangan di Pernikahan Elle dan Zen ini hanya dibatas untuk 1000 tamu undangan .
itu pun kebanyakan hanya dari kalangan bisnis keluarga mereka masing-masing..
Elle dan Zen masih sibuk menyalami tamu undangan yg tiada hentinya antri untuk mengucapkan kata selamat kepada mereka .
terlihat begitu jelas di wajah Zen yg menunjukkan kebahagiaan di hari pernikahannya ini .
__ADS_1
akan tetapi sangat berbeda dengan Elle , Elle hanya bisa menunjukkan Drama lagi , se akan-akan ia bahagia atas semua ini ,
senyum kecil di sudut bibir Elle terlihat begitu jelas bahwa wanita itu sangatlah terpaksa akan semua ini .
Elle masih melihat kesana-kemari seperti menunggu seseorang yg sangat penting untuk hadir disini.
"sayang ,apa kamu menunggu seseorang?" tanya Zen
"ah tidak ,aku tidak sedang menunggu siapa-siapa" ucap Elle
"atau kah kamu merasa lelah ? kalau kamu lelah aku akan antar ke kamar ,kamu beristirahatlah sayang" sahut Zen
"aku masih ingin disini Zen" jawab Elle singkat
๐
tamu undangan sudah mulai terlihat sedikit kehadirannya , akan tetapi Elle masih belum menemukan seseorang yg dia tunggu .
Elle hanya melihat Fiona bersama teman-temannya yg lain , akan tetapi bukan mereka yg Elle cari saat ini.
melainkan Dev ,
Elle sangat berharap Dev bisa hadir , Elle begitu merindukan Dev ,padahal baru kemarin dia menemuinya.
Kini antrian tamu undangan sudah berakhir , ada yg di sibukan dengan mencicipi hidangan , atau ada yg hanya sekedar mengobrol satu sama lain , akan tetapi Dev masih tidak kunjung terlihat.
__ADS_1
(Elle hanya bisa menuruti apa yg dilakukan oleh suaminya itu , Zen yg kini menjadi suami Elle ,dan Elle mungkin hanya bisa membayangkan bahwa yg mencium dirinya adalah Dev)