
tanpa terasa waktu semakin cepat berlalu .
sudah 5 hari Zen dan Elle menikmati indahnya Honeymoon mereka .
meskipun sebenarnya cinta antara Zen dan Elle adalah cinta bertepuk sebelah tangan.
Zen sangat berharap sepulangnya Honeymoon ,akan ada hadiah terindah yg mereka dapat ,
yaitu tumbuhnya tunas di rahim sang istri.
Zen sangat menginginkan seorang bayi yg lucu dan memanggilnya dengan sebutan Papi..
🍂
hampir setiap hari Zen dan Elle melakukan ritualnya ,
ritual untuk membuat sebuah tunas untuk tumbuh di ladang sang istri.
bahkan dalam satu hari mereka bisa melakukan ritual sampai 6 kali.
tetapi semua itu membuat Elle sangat kesakitan dan juga tidak nyaman .
bagaimanapun Elle tetap harus melayani Zen sebagai suaminya itu ,
Elle tidak ingin Zen marah dan mengadu kepada papi nya.
meskipun Elle mengakui bahwa Zen itu laki-laki yg baik hati ,buktinya selama Elle menjadi istrinya Zen tidak pernah Elle mendapatkan perlakuan yg tidak menyenangkan dari suaminya itu.
Zen memang sangat mencintai Elle, maka dari itu Zen selalu memperlakukan Elle dengan sangat istimewa.
akan tetapi Elle masih keukeuh dengan hatinya ,yg tidak bisa melupakan Dev sampai saat ini.
Elle ingin menutup rapat-rapat perasaannya kepada Dev ,akan tetapi disaat Elle dan Zen sedang melakukan Ritual mereka ,yg Elle bayangkan adalah sosok Dev .
__ADS_1
🍂🍂🍂
"sayang ,besok hari terakhir kita disini, apakah kamu ingin pergi ke suatu tempat lagi?" tanya Zen
"hmm pantai ,iyaa kita belum mengunjungi pantai Zen, aku sangat ingin ke pantai" jawab Elle
"baiklah ,kita akan pergi kesana besok, akan tetapi ritual malam ini harus kita selesaikan dulu sayang" rayu Zen sambil memeluk pinggang ramping Elle
tanpa banyak aba-aba Zen langsung menjamah tubuh Elle dengan penuh kelembutan.
mereka saling menyatukan bibir dan tubuh mereka di malam ini ,hingga rembulan pun menjadi saksi atas penyatuan mereka .
namun masih seperti biasa dengan Elle yg menganggap Zen itu adalah Dev ,kekasih hatinya.
🍂🍂🍂
pagi hari mentari menyusup ke dalam tirai kamar hotel,
membangunkan dua insan yg sedang tertidur lelah karena semalam menghabiskan acara ritual mereka.
dia melihat kearah laki-laki yg disampingnya ,tangan laki-laki itu masih melingkar di perutnya.
Elle hendak beranjak dari tempat tidurnya ,akan tetapi tangan kekar laki-laki itu semakin mengeratkan pelukannya.
"Lepas Zen ,aku mau mandi ,bersiaplah hari ini kau sudah janji akan mengajakku ke pantai bukan?" ucap Elle
"iya sayang aku janji ,aku tidak akan melupakan itu ,baiklah kita mandi bersama" sahut Zen dengan tiba-tiba menggendong Elle menuju ke arah kamar mandi
Elle akan berteriak namun mulutnya langsung dilahap oleh bibir merahnya Zen.
"jangan berisik ,hanya sekali saja ritual pagi ini sayang" bisik Zen
🍂
__ADS_1
Elle dan Zen masih berada di dalam kamar mandi ,dan itu sudah hampir dua jam ,
pagi ini kamar mandi pun menjadi saksi atas persatuan ritualnya mereka
🍂
kini Elle dan Zen sudah bersiap untuk pergi ke sebuah pantai ,
Enoshima beach .
itulah tempat yg akan mereka kunjungi di akhir Honeymoon mereka ini.
jarak Enoshima dari hotel mereka menginap memakan waktu satu jam lebih perjalanan .
🍂
Enoshima adalah sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah selatan prefektur Kanagawa tepatnya di Kota Fujisawa. Sejak zaman edo (1603-1868) hingga sekarang, tempat ini terkenal sebagai lokasi wisata untuk melihat Teluk Sagami dan Gunung Fuji.
pemandangan yg sangat indah bukan ?
🍂
Zen dan Elle berjalan menelusuri tepi pantai ,dengan melihat keindahan Enoshima tersebut .
sangat sejuk ,itulah yg Elle rasakan ,
hembusan angin yg menusuk hatinya ,pemandangan yg menenangkan matanya.
Zen melihat sikap Elle dengan senyuman manisnya ,betapa bahagianya Zen memiliki pujaam hati yg secantik Elle ,meskipun 100% hatinya belum untuk dirinya ,
Zen akan bersabar dan terus berjuang untuk mendapatkan hati Elle ,hingga Elle benar-benar jatuh ke dalam pelukannya.
__ADS_1
pemandangan Gunung Fuji yg terlihat dari Enoshima..