Aku Selalu Cinta , Kamu Tidak (Jatuh Cinta 3)

Aku Selalu Cinta , Kamu Tidak (Jatuh Cinta 3)
Della


__ADS_3

Hari berganti hari tak terasa kandungan rein sudah memasuki bulan ke delapan.


Sayang kalo kamu lelah istirahat saja jangan terlalu banyak kegiatan, ambil cuti sekarang, bukankah Willy sudah menyuruhmu mengambil cuti.


Aku ambil cuti Minggu depan mas, ujar rein yang sudah memanggil suaminya dengan embel embel mas didepan namanya.


Ayo kita berangkat sekarang biar santai, tidak terburu buru. Baiklah , jawab rein sambil mengambil tasnya dan menerima uluran tangan suaminya yang ingin menggandengnya.


Ma, kita berangkat dulu ya ucap Marcel menemui mamanya yang lagi asyik menonton berita di tv. Hati hati ya rein, kalo lelah dikantor segera istirahat. Iya mah kami pergi kerja dulu ya,. assalamualaikum.


Wa'alaikumsalam, jawab mamanya dengan senyum bahagia melihat anak dan menantunya yang rukun.


Setibanya di kantor Marcel langsung dihadapkan kejadian yang membuat amarahnya meledak, bagaimana tidak Della sang mantan kekasih , mengamuk di lobby karna tidak diperbolehkan masuk sama security atas perintah Marcel tentunya.


Ada apa ini? tanya Marcel dengan dingin.


Ini pak, ibu ini memaksa masuk ke dalam kantor untuk menemui bapak.

__ADS_1


Baiklah sekarang saya sudah disini, kamu kembali ketempat mu ucap Marcel pada security. Baik pak permisi ucap security meninggalkan Marcel dan Della.


Sekarang kamu sudah bertemu aku, apa yang kamu inginkan? tanya Marcel ketus.


Aku ingin kita kembali seperti dulu Marcel, aku masih sangat mencintaimu ucap Della sambil merangkul Marcel memeluknya.


Lepas ucap Marcel dingin.


Ke..kenapa sayang, bukannya kamu selalu mendambakan sentuhanku ucap Della semakin tidak punya rasa malu.


Baru beberapa langkah Marcel berhenti dan berbalik membuat Della sumringah, merasa Marcel masih perduli padanya.


Security! antar wanita ini sampai keluar, dan pastikan jangan sampai dia menginjakkan kakinya lagi ditempat ini.


Mari Bu silahkan ucap security sambil menyeret Della yang masih diam tak bergeming..


Marcelllll......aku akan balas semua perbuatan kamu, aku pastikan itu! teriak Della tidak terima atas sikap Marcel padanya.

__ADS_1


Didalam mobil Della marah dan kesal dengan amarah yang menguasai nya dia memukul setir mobilnya, aku akan buat perhitungan denganmu Marcel. Aku akan temui istrimu itu, lihat saja, aku akan hancurkan wanita yang kamu cintai, jika aku tidak bisa mendapatkan mu berarti dia juga tidak bisa.


Della pun meninggalkan kantor Marcel dengan rencana yang sangat jahat untuk rein.


Hari sudah sore Marcel berencana pulang dan terlebih dahulu menjemput rein dikantor Willy. Tanpa Marcel sadari ternyata Della sudah menunggu mengikutinya.


Oh ternyata disini wanita itu bekerja gumam Della sambil tersenyum licik.


Rein yang sudah menunggu ditemani Willy tersenyum saat melihat mobil Marcel tiba.


Kak Willy, mas Marcel sudah datang, aku pamit ya kak. Iya hati hati ingat kandunganmu sudah semakin besar, jaga keponakanku.


Marcel yang datang menghampiri, menggandeng tangan rein berjalan berhati hati, sambil berkata thanks ya bro memperlihatkan senyuman pada Willy, sambil menuju mobil mereka masing-masing.


Della yang memperhatikan sedari tadi mulai merencanakan niat buruknya terhadap rein.


Bagus ternyata istrimu sedang hamil, satu kali tepuk, 2 lalat mati ucapnya sambil menjalankan mobilnya meninggalkan tempat itu.

__ADS_1


__ADS_2