Amin Kita Berbeda

Amin Kita Berbeda
Rencana busuk Jonathan


__ADS_3

Pada waktu itu, hari dimana sebelum Syifa melakukan prosesi lamaran  dengan seorang pemuda yang sudah dijodohkan oleh kedua orangtuanya yang bernama Muhammad Hafid Pratama yang berlulusan dari pondok.


Pada saat itu Syifa  dan Hafid akan melangsungkan prosesi lamaran, sebelum prosesi lamaran  dimulai pada saat itulah Jonathan pun datang dengan sendirian tidak membawa pacarnya yang baru.


Pada saat itu acara Lamaran dimulai pukul 09 : 00 WIB, semua tampak normal tapi pada saat sebelum acara dimulai Jonathan sempat berfikir dan mencari kesempatan, ia telah membawa sapu tangan yang sudah dikasih obat bius untuk membius Syifa  dan dibawa ke sebuah rumah kosong tidak terpenghuni. Konon katanya yaa tempat rumah tersebut untuk melakukan ilmu ghaib dan dijadikan untuk pemerkosaan tersebut.


Pada saat itulah, Syifa akan melangsungkan lamaran. Namun pada saat mau melangsungkan lamaran, Syifa kan berada di kamar tidurnya untuk mempersiapkan Lamaran namun tak disangka Jonathan merencanakan aksi busuknya.


Jonathan sudah membawa sebuah sapu tangan yang sudah dikasih obat bius, kemudian pada saat itu Syifa sedang menunggu untuk dipanggil agar segera pergi ke ruangan tengah, sebelum ke ruangan tengah terlihat di dalam Syifa sendiri di kamar nah kesempatanlah si Jonathan untuk membius shireen yang duduk menghadap pintu.


"Mari saatnya aku membius Syifa, bodo amat dengan orang orang disekitar rumah ini yang terpenting kamu berada disampingku," batin Jonathan.


Akhirnya Syifa pun pingsan di dekapannya Jonathan, namun sebelum ia membawa Syifa keluar dari rumah kediaman Syifa, Jonathan pun menulis surat yang berisikan


Dear om, tante dan mas Hafid.


Aku akan membawa putri dan calon istri kamu ke puncak bogor, tenang putri om dan tante serta calon istri mas Hafid baik baik saja ko disini. Jika ingin putri om dan tante selamat tanpa ada luka sedikit pun, kalian harus menyiapkan uang sejumlah 100 juta rupiah.


Ouh iyaa jika kalian membawa polisi maka putri om dan tante akan aku bunuh, tolong jangan telfon polisi sekian


Jonathan Dirgantara.


Beberapa menit kemudian, Syifa dibawa oleh Jonathan  di salah satu tempat yang kumuh dan tidak tertata rapi.


Jonathan membawanya ke dalam mobil yang ia miliki untuk dimasukan ke dalamnya, pada waktu itu saat Syifa  mau dipanggil sama orangtuanya untuk pergi ke ruangan tengah disana sudah ada banyak tamu yang hadir


Pada waktu itu adiknya Syifa yang bernama ali terkejut dan berteriak hingga orang orang sekitarnya pada kaget.


"Aaaa..." teriak Ali


"Ada apa nak ali?"tanya umi dan abah


"Mi, ka Syifa  diculik," jawab Ali


"HA? Sama siapa?"tanya umi


Seketika Ali pun menunjukkan suratnya yang berisikan


Dear om, tante dan mas Hafid


Aku akan membawa putri dan calon istri kamu ke puncak bogor, tenang putri om dan tante serta calon istri mas Hafid baik baik saja ko disini. Jika ingin putri om dan tante selamat tanpa ada luka sedikit pun, kalian harus menyiapkan uang sejumlah 100 juta rupiah.


Ouh iyaa jika kalian membawa polisi maka putri om dan tante akan aku bunuh, tolong jangan telfon polisi sekian


Jonathan Dirgantara.

__ADS_1


Seketika umi dan abah  pun terkejut


"Astaghfirullah, Syifa dimana sih kamu, " kata umi


"Ini terusannya bagaimana om dan tante," ucap Hafid


"Jadi begini, kita membawa uang 100 juta dulu. Tapi sebelum itu kita memberitahu kepada polisi kalau ada penculikan," ide umi


"Nah bolehh saja tuhh, tapii bilang kepada tamu undangan bahwa Syifa nggak enakk badan bagaimana om dan tante," kata Hafid


Beberapa menit kemudian setelah diberitahukan kepada semua orang bahwa Syifa tidak enak badan, semua orang pun pulang dan pergi tanpa ada yang tersisa.


Mereka pun menyiapkan uang tersebut sebesar 100 juta, setelah mendapatkan uang tersebut mereka bingung kemanakah mereka akan memberikan uang tersebut mereka aja tidak tahu dimana alamat penculikan tersebut.


Pada saat itu Syifa masih tidak sadarkan diri, nah beberapa menit kemudian Syifa pun tersadar dan bertanya kepada penculik itu


"Siapa kamu? Mau apa kamu heh?"tanya Syifa


Syifa  pun sangat terkejut karena yang telah menculik dirinya adalah Jonathan mantan pacarnya sendiri


"Nathan? Kamu kenapa culik aku heh? Apa salahku terhadap kamu hiks," tangis Syifa


"Uluh uluh, ada yang udah sadar nihh yeayy...kamu kenapa," tanya Nathan


Pada waktu uangnya sudah didapat, tiba tiba saja Nathan  menelpon orangtua Syifa  untuk meminta tebusan uang


"KRING!"


"KRING!"


"KRING!"


Beberapa menit kemudian abahnya pun mengangkat telfon tersebut.


"H-halo, ini dengan keluarga Syifa," kata abah


"Halo juga om, ini Nathan. Syifa berada disini om, aman bersamaku ko hehe. Nathan  cuman minta tebusan doang ko sebesar 100 juta rupiah, jika tidak dibawakan maka akan terjadi apa apa sama Syifa," ancam Nathan


"I-iya ini sudah aku bawakan uang 100 juta buat kamu Nathan, cepat kembalikan anak saya," kata abah


"Baik, aku akan kasih alamatnya segera," kata Nathan


Beberapa menit kemudian, Nathan pun memberikan alamatnya untuk keluarganya Syifa segera kesana untuk menyerahkan uang 100 juta.


Pada waktu mau menjemput Syifa yang di culik tiba tiba saja ayahnya Nathan  datang dan ingin ikut memarahin Nathan karena telah menculik anak orang.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian, mereka pun telah datang ke rumah kosong tersebut. Awalnya cuman abahnya Syifa  terus disusul oleh ayahnya Nathan dan lain lain.


Pada waktu itu sebelum mereka datang, Nathan menyiksa Syifa hingga memukul Syifa.


"Bugh!"


"Bugh!"


"Bugh!"


"Ampun Nathan, jangan pukulin guelah. Apa salahku sih terhadap kamu," ampun Syifa


"Udahlah jangan banyak bacot dah, kamu salah karena kamu udah putusin aku. Aku sangat sayang terhadapmu Syif," bentak Nathan


"SEKARANG KAMU KO GITU SIH, AKU KECEWA BANGETT SAMA KAMU TAU NGGAK EHH. AKU KAN JUGA BERHAK BAHAGIA NATHAN HARUSNYA KAMU TERIMA NASIB KAMU, DAN KAMU HARUS MENIKAHI YANG SAMA KEYAKINAN DENGAN DIRIMU" bentak Syifa


"Heleh, banyak alasan bangett kamu syif, aku suka sama kamu sejak duduk di bangku kuliah harusnya kamu sadar dong Syif," bentak Nathan


Beberapa menit kemudian orangtua Syifa dan keluarganya Nathan pun datang menyelematkan Syifa dan memarahi Nathan.


"NATHAN.... LEPASKAN SYIFA. DIA BERHAK BAHAGIA NAK, KAMU JUGA HARUS IKUTAN BAHAGIA DONG NAK. TOLONGLAH NAK SADARLAH," tangis mamanya Nathan


Seketika Nathan tersadar atas apa yang ia perbuat dan bertanya kepada Syifa.


"Kamu nggak apa apa syifa?"tanya Nathan


"A-aku," jawab Syifa


Tiba tiba saja Syifa  pingsan akibat banyak luka di sekitar tubuh, dan penuh dengan biru biru


"BRUK!"


Semua orang pun terkejut karena melihat Syifa pingsan bergegaslah mereka membawa syifa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut lagi.


Nathan  sangatt menyesali atas perbuatannya, dia terlalu egois sekali, seakan akan Syifa ingin menjadi milik Mahen. Namun benar apa yang dikatakan mamanya Nathan kamu harus juga bahagia pada saat Syifa bahagia bersama yang lain


"Maafkan aku ya Hafid atas perbuatanku selama ini, kamu pantas jadi pendamping Syifa," ucap Nathan


"Iya Nat aku maafkan lagian udah berlalu ko biarkan saja semuanya berlalu hihi," kata Hafid


Nathan pun menyesali perbuatan dan minta maaf kepada semua orang termasuk keluarganya Syifa yang sudah membawa uang sebesar 100 juta rupiah.


...****************...


TO BE CONTINUED

__ADS_1


__ADS_2